UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Negara-negara Asia dapat kecaman keras terkait pelanggaran HAM

24/05/2013

Negara-negara Asia dapat kecaman keras terkait  pelanggaran HAM thumbnail

 

Negara-negara Asia telah berada di bawah sorotan Amnesti Internasional, sebuah kelompok hak yang berbasis di London dalam laporan tahunan yang dipublikasikan pada Rabu.

Bangladesh dikecam terkait catatan hak asasi manusia (HAM) selama setahun terakhir, yang menunjukkan di beberapa daerah di mana pelanggaran terjadi secara mencolok.

“Sekitar 30 orang dieksekusi di luar hukum. Pasukan keamanan negara itu terlibat dalam penyiksaan dan perlakuan buruk lainnya serta setidaknya 10 kasus penghilangan paksa. Kekerasan politik mengakibatkan kematian empat warga,” kata laporan itu.

Perempuan di Bangladesh mengalami berbagai bentuk kekerasan termasuk serangan dengan cairan asam, pembunuhan karena gagal membayar mas kawin yang diminta, pencambukan akibat pelanggaran hukum agama, kekerasan dalam rumah tangga, dan kekerasan seksual.

Amnesty juga menyatakan pemerintah gagal melindungi minoritas agama dan etnis yang diserang, serta setidaknya satu orang seminggu meninggal tahun 2011 di tangan penegak hukum di Bangladesh.

Catatan bagi Korea Utara, akibat penjara terhadap para pembangkang juga menerima kritikan pedas, namun Catherine Baber, wakil direktur Amnesty untuk Asia-Pasifik, mengatakan baru-baru ini Komisi Penyelidikan PBB untuk Korea Utara membuat “langkah yang menggembirakan” dalam menangani berbagai pelanggaran HAM “yang brutal dan sistematis” di sana.

Sementara Korea Selatan tidak luput dari pengawasan. UU Keamanan Nasional negara itu yang kontroversial  sedang digunakan oleh pemerintah “untuk mengendalikan debat online dengan Korea Utara,” demikian Byun Jeong-pil, kepala koordinator Amnesty Korea.

Ia mencontohkan kasus Park Jeong-geun, yang dijatuhi hukuman pada November lalu selama 10 bulan penjara, diskors selama dua tahun, karena melanggar hukum setelah “menyindir melalui pesan twitter dari sebuah situs Korea Utara yang dilarang.”

Di Sri Lanka, “penahanan ilegal, penyiksaan dan penghilangan paksa tetap marak terjadi dan pelaku  tidak dihukum,” demikian laporan tersebut. Para pembela HAM, wartawan dan anggota peradilan dilecehkan oleh pejabat dan para pendukung pemerintah.

Kelompok ini telah mendata lebih dari 20 penghilangan paksa yang diduga dilaporkan di Sri Lanka tahun lalu.

Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapaksa mengatakan selama pidatonya pekan lalu bahwa ia akan melanjutkan perjuangan melawan kekuatan anti-Sri Lanka yang mencoba untuk “memisahkan diri dari negara itu”.

Namun, Amnesty mengatakan pihak berwenang “terus menjadikan UU Pencegahan Terorisme untuk menangkap dan menahan tersangka untuk jangka panjang tanpa tuduhan atau pengadilan.

Sumber: Amnesty slams Asian countries on human rights

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Koalisi peduli anak tolak perkawinan usia dini
  2. Paus Fransiskus menyerukan penghapusan hukuman mati dan penjara seumur hidup
  3. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  4. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  5. Lomba lukisan tentang iman Katolik untuk menemukan seniman muda
  6. Umat Katolik protes terkait perampasan lahan Gereja oleh pemerintah
  7. Diskriminasi Ras vs Sumpah Pemuda
  8. Pembunuh biarawati: Pengampunan keluarga memberikan 'kehidupan baru' bagi dia
  9. Kendurenan awali Konggres Persaudaraan Sejati Lintas Iman
  10. Kekerasan terus terjadi, Gereja Papua minta negara serius lindungi warga
  1. Sejumlah agamawan Indonesia ikuti dialog lintas agama di Polandia dan Slowakia
  2. Paus desak para aktivis berjuang melawan ‘penyebab kemiskinan struktural’
  3. Kemenag siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama
  4. Ketulusan Jokowi menjadi obat pengungsi Sinabung
  5. Lomba lukisan tentang iman Katolik untuk menemukan seniman muda
  6. Koalisi peduli anak tolak perkawinan usia dini
  7. 3.284 pengungsi Sinabung tinggal di 12 lokasi
  8. Kemenag adakan deradikalisasi pendidikan agama
  9. Paus Emeritus Benediktus: Dialog sebagai cara berbagi sukacita Injil
  10. Pembunuh biarawati: Pengampunan keluarga memberikan ‘kehidupan baru’ bagi dia
  1. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  2. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  3. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  4. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  5. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  6. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  7. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  8. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
  9. Kita semua tertipu. Yang dikira dapat dipercayai pemerintahan yang baik ternyat...
    Said on 2014-09-30 10:19:00
  10. @donotchangemyname: baca dokumen2 Gereja yg terkait dgn hal tsb. Prinsip dan huk...
    Said Antonio on 2014-09-27 01:06:00
UCAN India Books Online