UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Directory | A service of UCA News

Vatikan berikan sinyal Paus Fransiskus akan kunjungi Manila

24/05/2013

Vatikan berikan sinyal Paus Fransiskus akan kunjungi  Manila thumbnail

 

Paus Fransiskus kemungkinan akan mengunjungi Filipina pada awal tahun 2016 untuk menghadiri Kongres Ekaristi Internasional di Kota Cebu, demikian ungkap ketua presidium Konferensi Waligereja Filipina pada Rabu.

Uskup Agung Jose Palma mengatakan ia menerima permintaan dari Vatikan untuk memindahkan Kongres tersebut, yang dijadwalkan pada Mei 2016 dimajukan ke Januari tahun itu. Surat itu mengatakan bahwa Paus memiliki agenda penting pada Mei.

“Kami mengatakan kepada mereka bahwa Januari adalah kesempatan baik  kunjungan Paus Fransiskus ke Filipina,” kata Uskup Agung Palma, yang juga ketua Panitia Kongres Ekaristi Internasional.

“Kami tahu bahwa Paus terus menginspirasi kami dan kunjungannya akan memiliki dampak yang besar terhadap iman dan kehidupan iman umat kami.”

Uskup Agung Emeritus Manila, Gaudencio Kardinal Rosales, sebelumnya mengatakan dia yakin Paus akan mengunjungi negara itu tahun 2016.

Kardinal Rosales adalah salah satu dari tiga kardinal Filipina yang menghadiri Konklaf  di Vatikan menyusul pengunduran diri Paus Benediktus XVI pada Februari.

Paus Yohanes Paulus II mengunjungi Filipina dua kali. Kunjungan pertamanya tahun 1981 saat beatifikasi Lorenzo Ruiz.

Tahun 1995, Paus Yohanes Paulus II mengunjungi Filipina pada Hari Kaum Muda se-Dunia.

Kongres Ekaristi Internasional ke-51 tahun 2016 dengan tema “Christ in You: Our Hope of Glory.

Sumber: Vatican signals possible papal visit to Manila

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Dua pria memperkosa sorang gadis di biara Katolik
  2. Para biarawati diserang di Bangladesh bagian utara
  3. Pemuda Kristen dan Katolik bertemu Dubes Palestina
  4. KMJ laporkan JP ke Bareskrim Polri atas tuduhan penistaan agama
  5. Konflik Israel-Palestina bukan perang agama
  6. Capres Jokowi berkunjung ke KWI
  7. Dipaksa pindah agama dan bayar pajak, warga Kristen tinggalkan Mosul
  8. Misa Syukur dipimpin uskup yang tak diakui Vatikan diprotes para seminaris
  9. Gereja luncurkan situs terkait perjalanan Paus Fransiskus ke Korea
  10. Koalisi perempuan kecewa dengan revisi UU MD3
  1. Ribuan orang turun ke jalan menentang serangan terhadap para biarawati Katolik
  2. Komunitas Sant’Egidio adakan buka puasa dengan warga Muslim yang kurang mampu
  3. Tokoh lintas agama ajak seluruh elemen bangsa untuk menerima hasil Pilpres
  4. Paus menyerukan doa bagi orang Kristen yang eksodus dari Mosul
  5. Pengadilan Tinggi bela orang Kristen terkait CD yang menggunakan kata “Allah”
  6. Eksplorasi spiritualitas sebagai pelayanan baru Gereja di Kamboja
  7. Berpolitik tanpa bermusuhan: Natsir dan IJ Kasimo
  8. Presiden SBY: Ketegangan hanya di elit politik, bukan masyarakat
  9. Dipaksa pindah agama dan bayar pajak, warga Kristen tinggalkan Mosul
  10. Dua pria memperkosa sorang gadis di biara Katolik
  1. How can the state prohibits the use of Allah word, whereas the word is universal...
    Said y3 on 2014-07-14 14:51:00
  2. Good news. I have been in South Korea and several time attended Misa in Myongdon...
    Said y3 on 2014-07-14 14:40:00
  3. Tks Romo Uskup tercinta...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:31:00
  4. very cool monsinyur...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:23:00
  5. Aku ingin komentar namun diluar topik yang seenarnya. Namun ini menggangu pikira...
    Said Yohannes on 2014-07-08 17:53:00
  6. Kira2 FPI dan Kader PDIP garang yang mana ya.....kalo FPI yg diswiping tempat2 m...
    Said Wanto on 2014-07-05 18:19:00
  7. Amin...
    Said Cahya Nugroho on 2014-07-03 16:35:00
  8. Ini versi yang lebih lengkap dari pada yang sudah-sudah saya baca di media OL la...
    Said Dwi Prass on 2014-07-02 19:46:00
  9. sistem pemimpin dunia ini sudah akan berakhir. maka semua yg terjadi memang har...
    Said jojo on 2014-06-30 15:08:00
  10. Good article...
    Said yebambang on 2014-06-27 05:05:00
UCAN India Books Online