UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Para uskup Myanmar membuat pernyataan langka terkait hak beragama

12/06/2013

Para uskup Myanmar membuat pernyataan langka terkait hak beragama thumbnail

 

Para pemimpin Gereja Katolik di Myanmar telah mendesak pemerintah untuk melindungi, mempromosikan dan memenuhi hak-hak semua agama, khususnya bagi ‘komunitas-komunitas minoritas.”

Dalam sebuah pernyataan publik yang jarang terjadi menyusul kekerasan anti-Muslim terakhir di Meikhtila dan Lashio, mereka  meminta pemerintah untuk mengatasi kelompok agama radikal yang menjadi pemicu kekerasan.

“Kami ingin hidup berdampingan secara  damai di antara semua agama di Myanmar, namun karena ekstrimis di kedua komunitas itu, kekerasan semacam ini telah terjadi. Jadi kami menyerukan perdamaian dan keadilan di antara semua agama dan mengakhiri kebencian dan pembunuhan,” kata Uskup John Hsane Hgyi, kepada ucanews.com, Senin.

“Saya mendesak pemerintah dan pihak berwenang terkait untuk mengambil tindakan efektif terhadap mereka yang memprovokasi kekerasan,” tambah ketua presidium Konferensi Waligereja Myanmar itu.

Dalam pernyataan sebelumnya yang dirilis pada 7 Juni, para uskup mengecam aksi kekerasan baru-baru ini yang dilakukan oleh “kaum fundamentalis yang terlibat dalam saling membunuh” di Arakan, Meikhtila, Lashio dan daerah lainnya.

“Kami memohon kepada semua pihak bahwa ruang untuk demokrasi dan reformasi perlu dijaga dari segala kekuatan-kekuatan fundamentalis yang mengancam untuk memecah-belah tatanan bangsa ini,” kata pernyataan, yang ditandatangani oleh Uskup Hsane Hgyi.

Kekerasan sektarian terhadap umat Muslim telah menyebar di berbagai daerah bagian tengah negara yang mayoritas Buddha itu sejak kasus yang terjadi di Negara Bagian Arakan tahun lalu. Kekerasan Maret mengakibatkan kematian sedikitnya 44 orang, mendorong Presiden Myanmar Thein Sein untuk bersumpah untuk mencegah insiden lebih lanjut.

Namun, bentrokan tetap terjadi, dan telah mengancam akan menyebar ke kota-kota besar.

Kekerasan terbaru terjadi di Lashio, negara bagian Shan pada 29 Mei di mana satu orang tewas, lima bangunan milik Muslim, termasuk masjid dan sekolah dibakar oleh massa Buddha. Lebih dari 1.000 orang mengungsi.

“Keragaman agama adalah kekuatan bangsa ini. Upaya untuk merusak hak-hak fundamental ini harus dilawan oleh semua orang,” tegas pernyataan para uskup tersebut.

Sumber: Myanmar bishops make rare statement on religious rights

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja minta Jokowi ungkap kelompok garis keras yang kacaukan Papua
  2. Empat orang Asia masuk Komisi Teologi Internasional
  3. Qanun Jinayat disahkan, warga non Muslim cemas
  4. Menag: Pemaksaan kehendak salahi etika Islam
  5. Ancaman ISIS membuat para uskup Filipina gugup
  6. Penyerang sebuah kelompok doa Rosario di Sleman dituntut empat bulan penjara
  7. Pilkada lewat DPRD, Indonesia dinilai bisa lebih rusak dari ORBA
  8. Egoisme agama muncul karena pendidikan tidak mengajarkan etika
  9. Paus Emeritus Benediktus XVI disebut kakek dari semua kakek
  10. Surat Gembala Hari Pangan Sedunia 2014
  1. Tim pelayanan penjara Yesuit mengunjungi keluarga para napi Laos di Thailand
  2. Penyerang sebuah kelompok doa Rosario di Sleman dituntut empat bulan penjara
  3. Universitas Yesuit di Asia-Pasifik bahas peran mereka dalam bidang keadilan sosial
  4. PID: Wadah pemuda lintas agama menyatukan perbedaan
  5. Kebebasan beragama dinilai jadi persoalan serius buat Jokowi
  6. Biarawati juara The Voice luncurkan album Natal
  7. Vatikan: Hari Komunikasi Sedunia 2015 fokus pada keluarga
  8. Qanun Jinayat disahkan, warga non Muslim cemas
  9. Paus Emeritus Benediktus XVI disebut kakek dari semua kakek
  10. Sambil berdemontrasi demi pro demokrasi, para mahasiswa Kristiani menyalurkan makanan
  1. Hendaknya banyak paroki di wilayah keuskupan-keuskupan meniru hal yang baik yang...
    Said pandenaker simanjuntak on 2014-09-23 09:39:00
  2. Tujuan Paus mungkin yang terpenting adalah bahwa orang tidak dijauhkan dari Sakr...
    Said on 2014-09-21 06:16:00
  3. Puji Tuhan, kalau ada titik terang dari Pak Mengeri Agama yang baru.. Terkabull...
    Said on 2014-09-19 11:42:00
  4. Mantap... hidup santo paulus... Dari muka semua guru, yg kukenal banget itu pak...
    Said Ria on 2014-09-17 22:11:00
  5. KWI sudah mengeluarkan pernyataan resmi menolak PP tersebut. Berarti Ibu Menteri...
    Said chris on 2014-09-13 19:50:00
  6. Bravo... sudah didaftar untuk hak paten? Mau dengar lebih lanjut kalau sudah ad...
    Said on 2014-09-12 07:20:00
  7. Hukuman pilihan...atau nilai emasnya itu... baru tahu ini.. Kalau diberi kesemp...
    Said on 2014-09-12 07:03:00
  8. K-13: guru yang sudah mendapat pelatihan pun msh tetap bingung. Sekarang buku pe...
    Said Lakestra on 2014-09-08 13:49:00
  9. apapun argumennya, masalah patung itu suda beda sejak dulu, tidak heran.......
    Said tri siwi ibar santoso on 2014-09-08 13:13:00
  10. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
UCAN India Books Online