UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Warga Flobamora di Jabodetabek bantu para korban letusan Gunung Rokatenda

17/06/2013

Warga Flobamora di Jabodetabek bantu para korban letusan Gunung Rokatenda thumbnail

Gunung Rokatenda meletus pada 2 Februari 2013

 

Warga Flores, Sumba, Timor, dan Alor (Flobamora), Provinsi NTT, yang tinggal di wilayah Jabodetabek membantu para korban gunung meletus di Pulau Palue, Flores, NTT.

Bantuan itu disalurkan berupa dana yang dikumpulkan melalui Misa penggalangan dana bersama Uskup Maumere Mgr Gerulfus Kherubim Pareira SVD, yang diadakan di Gereja St. Yoseph Matraman, Jakarta Timur, Minggu (16/6).

Dana yang dikumpulkan  pada Misa itu sekitar Rp 37 juta. Selain dana, juga disumbangkan pakaian layak pakai dan 1.000 utas Rosario.

Misa yang diselenggarakan oleh FKM Flobamora Peduli mengambil Tema, “Menjalin Persudaraan dan Solidaritas Bersama Korban Bencana Letusan Gunung Rokatenda Palue- Flores NTT”.

Uskup Kherubim menyampaikan  terima kasih kepada warga Flobamora di Jabodetabek yang telah ikut membangun rasa solidaritas terhadap sesamanya di Pulau Palue. “Saya menyampaikan terima kasih atas solidaritas Anda semua yang telah membantu mereka yang membutuhkan.”

Warga di pulau itu, yang mencakup keuskupannya berjumlah 10.000 jiwa itu kini mereka sangat membutuhkan air bersih dan makanan.

Uskup itu mengatakan bahwa letusan Gunung Rokatenda akan masih terjadi ke depan. Sebagian besar warga telah mengungsi ke Pulau Flores karena mereka trauma gunung itu akan meletus lagi.

Seusai Misa, warga Flobamora berdialog dengan Uskup Kherubim di Aula Sekolah Marsudirini guna mendengar informasi yang sebenarnya tentang keadaan para korban.

Ia mengatakan pulau yang memiliki dua paroki itu adalah pulau gunung api, dan saat ini cuacanya sangat panas baik dari atas maupun dari bawah serta abrasi laut.

“Sejak bencana itu terjadi Oktober,  kami telah mengirim beras dan air bersih,” kata uskup yang telah mengunjungi para korban pada April lalu.

Mereka sekarang, kata prelatus itu, sangat menderita. Dana bantuan ini akan digunakan untuk membeli makanan dan air bersih serta kebutuhan lainnya.

Marcel Muja, salah satu koordinator Misa penggalangan dana itu mengatakan, “Acara ini adalah wujud solidaritas kami warga Flobamora untuk membantu para korban.”

Selain warga Flobamora, kata Uskup Kherubim, dua Kelompok Tionghoa Peduli Flores di Jakarta juga telah membantu para korban bencana tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian ini.

Gunung Rokatenda terakhir meletus pada 29 April 2013. Gunung setinggi 862,5 meter dari permukaan laut ini, memiliki luas kawah sebesar 250 meter persegi.

Letusan kali ini merupakan letusan ketiga, setelah pada Oktober 2012 terjadi letusan yang menyebabkan ribuan warga mengungsi. Gunung Rokatenda masih berstatus siaga (level III).

Konradus Epa, Jakarta

Foto: tribunnews.com

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. ASEAN dan koalisi masyarakat sipil luncurkan inisiatif sekolah aman
  2. Wapres: Masih banyak pemimpin yang "jual murah" surga
  3. Tiongkok bebaskan Uskup Yujiang setelah enam bulan ditahan
  4. Mgr Soegijapranata dan Romo Mangun jadi tokoh kesetaraan Indonesia dalam acara Bandung Lautan Damai
  5. Jutaan orang diharapkan akan menghormati relikwi Santo Fransiskus Xaverius
  6. Paus Fransiskus: Anak-anak berhak memiliki ibu dan ayah
  7. Konferensi Vatikan mencari bahasa baru terkait perkawinan
  8. Pelanggaran kebebasan beragama diperparah kebijakan pemerintah
  9. Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan SIGNIS Asia
  10. Amnesty Internasional kritik UU Penodaan Agama di Indonesia
  1. Kardinal Zen: Tiongkok tidak memahami ‘niat baik’ Paus Fransiskus
  2. Paus Fransiskus: Tuhan Maha Pemaaf, alam tidak
  3. KWI dukung gugatan nikah beda agama
  4. Model pendidikan seminari dan pesantren cocok diterapkan di perbatasan
  5. ASEAN dan koalisi masyarakat sipil luncurkan inisiatif sekolah aman
  6. PBB tekan Myanmar terkait hak-hak kewarganegaraan Rohingya
  7. Tokoh agama dan seniman kampanye Jakarta damai
  8. Gereja Katolik menandai 500 tahun di Myanmar
  9. Pemimpin Kristen dan Muslim desak revisi UU Penghujatan
  10. Keluarga berperan cegah kekerasan pada anak
  1. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  2. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  3. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  4. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  5. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  6. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  7. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  8. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  9. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  10. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
UCAN India Books Online