UCAN Indonesia Catholic Church News

Katolik dan Lutheran sepakat merayakan 500 tahun Reformasi

24/06/2013

Katolik dan Lutheran sepakat merayakan 500 tahun Reformasi thumbnail

 

Gereja Lutheran dan Gereja Katolik telah berjanji untuk merayakan secara bersama peringatan 500 tahun Reformasi Protestan  tahun 2017, dan kedua pihak sepakat untuk mengabaikan permusuhan dan prasangka berabad-abad lamanya.

Vatikan dan Lutheran World Federation merilis sebuah dokumen bersama berjudul, “Dari Konflik menuju Persekutuan,” di Jenewa, Senin (17 Juni), dengan tujuan untuk mengatasi konflik yang telah berlangsung berabad-abad.

Publikasi 95 tesis Martin Luther pada  31 Oktober 1517, secara tradisional diperingati sebagai lahirnya Reformasi yang menimbulkan perpecahan Kristen Barat ke dalam Katolik dan Protestan.

Dalam dokumen itu, dua Gereja itu mengakui bahwa di era ekumenisme dan globalisasi, mereka memerlukan pendekatan baru, dengan fokus pada pengakuan timbal balik atas rasa bersalah mereka dan menyoroti kemajuan mereka melalui dialog Lutheran-Katolik dalam 50 tahun terakhir.

Bagaimana memperingati puncak perpecahan adalah topik sensitif di Roma, di mana sejumlah umat Katolik mengatakan tidak ada untuk merayakan tentang perpecahan.

Dokumen sejarah Reformasi itu perlu kembali dikaji  karena dokumen itu menimbulkan perpecahan, dengan menekankan bahwa Luther “tidak bermaksud mendirikan Gereja baru, tetapi merupakan bagian dari keinginannya yang besar dan untuk reformasi” di dalam Gereja.

Sumber: Catholics and Lutherans agree to bury the hatchet

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  2. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  3. Ensiklik Laudato Si' mulai diterapkan di keuskupan India
  4. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  5. Said Agil: Prinsip NU adalah melindungi hak minoritas
  6. Pemimpin Gereja sambut baik pembebasan pria Kristen terkait penghujatan
  7. Jangan ada peristiwa Tolikara jilid II
  8. Paroki harus manfaatkan FKUB
  9. Pameran St. Yohanes Paulus pererat hubungan Katolik-Yahudi
  10. Dua tahun setelah Topan Haiyan, pengungsi tetap berada dalam 'situasi mengerikan'
  1. Dua tahun setelah Topan Haiyan, pengungsi tetap berada dalam ‘situasi mengerikan’
  2. Jangan ada peristiwa Tolikara jilid II
  3. Amendemen UUD 45 perlu dikaji lagi
  4. Di Banglades, warga pesisir menjadi korban akibat perubahan iklim
  5. Kehidupan berbahaya di perbatasan Banglades-India
  6. Puluhan orang tewas di seluruh Asia Selatan akibat banjir
  7. Masyarakat adat di Banglades tuntut pengakuan atas hak-hak mereka
  8. Aktivis dari 28 negara bahas dampak kerusakan akibat pertambangan
  9. Kasimo layak mendapat gelar Pahlawan Nasional
  10. Pemuda Katolik imbau publik tidak pilih petahana yang gagal layani rakyat
  1. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  2. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  3. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  4. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  5. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  6. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  7. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  8. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  9. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  10. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
UCAN India Books Online