UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Lourdes ditutup menyusul banjir terburuk dalam 100 tahun

24/06/2013

Lourdes ditutup menyusul banjir terburuk dalam 100 tahun thumbnail

 

Presiden Perancis François Hollande mengatakan belum lama ini bahwa keadaan darurat bencana alam di barat daya negara itu akan dideklarasikan menyusul banjir melanda di seluruh wilayah itu dan mengakibatkan Kota Lourdes dan situs ziarah Katolik terkenal itu mengalami kerusakan.

Basilika St. Maria Imakulata adalah satu-satunya yang selamat tanpa kerusakan akibat banjir itu yang menghancurkan tempat ziarah di Kota Lourdes tersebut.

Gua Maria terkenal itu terendam air berlumpur sementara kapel dan kolam air yang diyakini banyak orang memiliki kekuatan penyembuhan, berada dalam kerusakan, menyusul banjir melanda seluruh kota itu.

Hanya enam bulan lalu kota itu dilanda banjir serupa yang menyebabkan kerugian lebih dari satu juta euro akibat bencana itu.

Salju yang mencair dan juga Sungai Gave de Pau meluap, menambah banjir hebat pekan ini bahkan lebih parah daripada Oktober lalu.

Walikota Lourdes, Jean-Pierre Artiganav berbicara tentang dampak banjir di kota itu, seraya menjelaskan banjir tersebut sebagai “bencana ekonomi”.

“Prioritas kami adalah menata kembali akses [ke kota itu] sehingga Lourdes dapat terus bertahan. Tapi, kami membutuhkan banyak waktu untuk membersihkan dan membangun kembali jaringan komunikasi.

Pembersihan tersebut kemungkinan akan membutuhkan beberapa bulan, bukan minggu, karena hujan masih berlanjut maka debit air tetap tinggi.

Lourdes dikunjungi oleh jutaan peziarah dari seluruh dunia setiap tahun, yang berarti perekonomian kota itu hampir seluruhnya tergantung pada wisatawan.

Tapi, tempat suci terkenal itu, yang Gereja Katolik telah mengaitkan dengan 68 mukjizat, mungkin tidak pernah sepenuhnya pulih akibat bencana tersebut dan akan tetap ditutup di masa mendatang.

Sumber: Disaster for Lourdes after worst floods in 100 years

  • Luciano Lin

    Mujijat Lourdes yang terakui atau yang tidak diakui tidak terhitung jumlahnya.
    Apakah kita sebagai bagian dari Gereja ini mau mengintropeksi dan melihat nya sebagai kikisan atau tanda berakhirnya Sang Bunda kita dalam usaha NYA tanpa berhenti memperingatkan manusia ?

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Waspadalah terhadap terorisme 'bersarung tangan putih', kata Paus kepada biarawati dari Tanah Suci
  2. Kanonisasi dua biarawati asal Palestina mendorong perdamaian
  3. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  4. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  5. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  6. Klerus AS desak sinode mendatang keluarkan pernyataan yang jelas dan tegas terkait ajaran Gereja
  7. Umat Katolik Toraja se-Jabodetabek merayakan Paskah
  8. Uskup Agung Samarinda ajak umat Katolik untuk terus memberikan kontribusi
  9. Perdebatan transgender di Korea Selatan mendorong para aktivis LGBT menentang Kristen
  10. Indonesia tolak manusia perahu membuat krisis migran di Asia meningkat
  1. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  2. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  3. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  4. Perspektif Katolik tentang perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi
  5. Jumlah umat Katolik kecil di Tibet mungkin dipengaruhi komunis Tiongkok
  6. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  7. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  8. Kisah budidaya rumput laut dari Papua
  9. Indonesia dan Malaysia sepakat bantu imigran Rohingya
  10. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online