UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Pemimpin lintas agama Asia bahas persiapan kongres WCRP di Austria

25/06/2013

Pemimpin lintas agama Asia bahas persiapan kongres WCRP di Austria thumbnail

Para pemimpin lintas agama Asia menghadiri pertemuan ACRP di Malang

 

Belum lama ini para pemuka lintas agama Asia mengadakan  rapat tahunan Dewan Pengurus Asian Conference of Religions for Peace (ACRP) berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur.

Sebanyak 49 delegasi dari 14 negara hadir dalam pertemuan tersebut — Australia (1 delegasi), Bangladesh (2), Kamboja (1), Cina (9), India (5), Indonesia (6), Jepang (5), Nepal (1), Korea Utara (4), Pakistan (3), Filipina (1), Korea Selatan (9) serta ada peninjau dari Malaysia (1) dan Timor Leste (1).

Theophilus Bela, sekjen Indonesian Committee of Religion for Peace (IComRP), cabang dari ACRP, mengatakan, “Pertemuan itu membahas tentang rencana diselenggarakannya World Assembly dari World Conference of Religions for Peace (WCRP) di Wina, Austria, yang akan berlangsung pada 19-22 November 2013.”

WCRP merupakan jaringan dialog agama terbesar di dunia dan didukung oleh Vatikan melalui Dewan Kepausan Dialog Antaragama. Ketua dewan ini Jean-Louis Kardinal Tauran membawakan pidato pada setiap pertemuan WCRP.    
 
Tema kongres WCRP, Welcoming the Other: Action for Human Dignity, Citizenship and Shared Well-Being (Saling Menyapa: Aksi untuk Menjunjung Tinggi Martabat Manusia, Kesetaraan Warga Negara dan Bergotong Royong dalam Menikmati Hasil-hasil Pembanguan).

Tema tersebut, menurut ketua Forum Komunikasi Kristiani Jakarta (FKKJ) itu, terimplisit “nilai-nilai  Katolik seperti hakekat luhur martabat manusia dan solidaritas atau kesetiakawanan.”
 
Kongres itu akan dihadiri sekitar 600 delegasi dari berbagai negara dan sekitar 200 orang sebagai peninjau.

Para peserta kongres akan dibagi dalam tiga komisi. Komisi I membahas kerja sama pencegahan dan transformasi konflik. Komisi II membahas kerja sama melalui pembentukan masyarakat yang adil dan harmonis, dan Komisi III membahas kerja sama menjaga kelestarian bumi.

Ia mengatakan Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz akan membiayai acara besar ini melalui sebuah yayasan yang disebut King Abdullah bis Abdulaziz International Center for Interreligious and Intercultural Dialogue.

Selain itu rapat para pengurus ACRP di Malang tersebut, katanya, juga membahas tentang Kongres ACRP ke-8 pada Agustus tahun 2014. Tema kongres ACRP: “Harmoni dan Persatuan di Asia”.

Beberapa negara menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah acara kongres ini. Korea Utara dan Korea Selatan secara bersama mengusulkan menjadi tuan rumah kongres ACRP tersebut. Namun, hal ini masih dalam proses pembahasan, mengingat hubungan antara kedua negara ini saat ini masih penuh ketegangan.

Menurutnya, empat delegasi dari Korea Utara semuanya beragama Katolik dijadwalkan akan hadir dalam pertemuan itu.

Konradus Epa, Jakarta 

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Minggu Palma, Paus mengajak umat bersikap 'rendah hati'
  2. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  3. Jelang prosesi Jumat Agung di Larantuka, rumah warga jadi "home stay"
  4. 10 Pelajaran Dari Kesuksesan Singapura Bersama Lee Kuan Yew
  5. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  6. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  7. Ajaran membunuh di Buku Agama tak ada dalam Alquran, kata Syaffi Maarif
  8. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  9. Musdah Mulia: Radikalisme di Indonesia dibiayai APBN
  10. Ratusan tunawisma diundang Vatikan untuk makan malam dan tour ke museum
  1. Minggu Palma, Paus mengajak umat bersikap ‘rendah hati’
  2. Umat Katolik merayakan Minggu Palma dengan hikmat dan meriah
  3. Paus Fransiskus menyalami tunawisma saat kunjungan ke Kapel Sistina
  4. Rakyat Salvador pawai mengenang Uskup Agung Romero, ‘Santo Rakyat’
  5. Musdah Mulia: Radikalisme di Indonesia dibiayai APBN
  6. Buku agama yang bolehkan pembunuhan masih beredar
  7. Setengah juta orang dukung petisi online membebaskan Asia Bibi
  8. Renungan Hari Minggu Palma bersama Pastor Bill Grimm
  9. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  10. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online