UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Warga pawai obor menandai 100 tahun Injil masuk Toraja

25/06/2013

Warga pawai obor menandai 100 tahun Injil masuk Toraja thumbnail

 

Dalam rangka memperingati 100 tahun atau 1 abad Injil masuk Toraja, Sulawesi Selatan, ribuan warga dari tiga kabupaten di Kalimatan Timur — Kutai Timur, Kutai Kartanegara, dan Bontang melakukan pawai obor dari 21-22 Juni 2013.

Pawai tersebut dimulai dari Katolik Centre yang berada di jalan Soekarno-Hatta, Kutai Timur dan berakhir di Gereja Prima Sangatta, Jalan Pongtiku.

Sejumlah acara diselenggarakan di sana, diantaranya ibadah dan hiburan berbagai kesenian adat Toraja seperti tari Pakgellu, Manimbong, dan lainnya.

Pawai obor kemudian dilanjutkan pada Sabtu (22/6) pagi, yang diawali dengan arak-arakan dari Gereja Prima Sangatta menggunakan mobil hias, rombongan peserta bergerak menuju Lapangan Swarga Bara yang berjarak 2 kilometer.

Setibanya di Lapangan Swarga Bara, peserta pun dipersilahkan masuk dengan tata cara ala penjemputan tamu dalam adat Toraja. Dalam kegiatan ini, peserta diperkirakan mencapai lebih dari 5.000 orang.

Setelah peserta dan tamu berkumpul di pondok masing-masing, Pendeta Arsiatik Kabanga memimpin ibadah. Dalam khotbahnya, pendeta asal Makassar ini menyatakan bahwa Toraja adalah salah satu suku yang dulunya tidak mengenal Tuhan. Barulah sekitar seratus tahun lalu, seorang misionaris asal Belanda, Antonie Aris van De Loosdreckt memasuki Toraja dan menyebarkan kabar keselamatan kepada nenek moyang mereka di sana.

Berjalan dengan waktu, sebagian besar warga Toraja akhirnya mengimani Yesus dan komunitas ini pun menyebar ke berbagai penjuru termasuk ke Kalimantan Timur.

“Karena itu berdoalah bagi kesejahteraan daerah ini, karena kesejahteraan kota ini juga kesejahteraan kita. Bekerjalah sungguh-sungguh, di manapun kita bekerja, sebagai wujud peran serta kita dalam membangun daerah tempat kita berada,” ungkap pendeta itu.

Menurut data,  Injil masuk ke Tana Toraja pada 16 Maret 1913. 

Sumber: Jawaban.com




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. RIP: Uskup Pangkalpinang wafat
  2. Renungan Hari Minggu Paskah VI/C bersama Pastor Bill Grimm
  3. Berbagai kelompok Gereja Filipina takut kebangkitan Marcos
  4. Umat Katolik menanggapi ensiklik Paus Fransiskus tentang lingkungan
  5. Tiongkok memiliki 112 uskup, 99 masih aktif
  6. Menag: pendiri Indonesia bijak rajut keragaman
  7. Gereja harus beri perhatian pada masalah pengungsi
  8. Vatikan akui Pancasila kunci kerukunan antarumat beragama
  9. Jaga kebinnekaan, Djarot usulkan “Sabda” dijadikan program nasional
  10. 2.000 orang tewas akibat panas ekstrem di Pakistan, dorong Gereja tanam ribuan pohon
  1. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  2. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  3. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  4. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
  5. Semua orang harus waspada... Siapa yang dapat dipercaya...tetapi ini mungkin p...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-21 12:03:46
  6. Allah seperti apa yg mereka sembah sehingga seseorg yg lemah didemo besar besara...
    Said Eduardus on 2016-04-19 15:54:23
  7. Boleh saja menyumbang, dimana banyak orang tidak suka melihat adanya gereja... T...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 13:19:59
  8. Ratusan orang bersatu untuk membunuh SATU orang lemah... Dan belum terbukti bers...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 11:11:04
  9. Kata Jimmy Akin apologist Katolik (Catholic Answers), berdoa rosario adalah berd...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 10:53:25
  10. Membuat manusia semakin kejam. Penonton sepertinya menikmati menyaksikan hukuman...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-14 12:21:12
UCAN India Books Online