UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Demi memuluskan RUU Ormas, DPR lobi pimpinan organisasi keagamaan

27/06/2013

Demi memuluskan RUU Ormas, DPR lobi pimpinan organisasi keagamaan thumbnail

 

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengundang pimpinan organisasi massa besar dalam sebuah forum dialog, Rabu (26/6/2013), di Ruang Pansus RUU Ormas.

Ormas itu ialah PP Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, DPR mengundang ormas-ormas tersebut untuk membuka dialog terkait RUU Ormas. Hal ini menyusul penundaan pengesahan RUU Ormas pada rapat paripurna beberapa waktu lalu karena masih adanya penolakan sebagian besar ormas besar akan keberadaan RUU ini.

“Tidak apa-apa ditunda karena bagus untuk mendengarkan apa yang menjadi aspirasi dari ormas-ormas ini,” ujar Marzuki di Kompleks Parlemen, Rabu (27/6/2013), sebelum memimpin forum ini.

Hadir dalam pertemuan itu Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Pengurus  KWI Romo Benny Susetyo. Rapat ini juga dihadiri oleh Ketua Pansus RUU Ormas Abdul Malik Haramain dan seluruh pimpinan fraksi.

Sebelumnya, sebagian besar Ormas menentang keberadaan RUU Ormas ini.

Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menuding RUU ini hanya akan membawa mudarat daripada manfaat. Ormas-ormas juga berdalih bahwa RUU ini membawa sistem otoritarianisme baru dalam era demokratis.

Selain itu, menurut Din, RUU Ormas ini juga dianggap tumpang tindih dengan Undang-Undang Yayasan.

Sementara itu Romo Benny mengatakan KWI tetap menolak RUU itu. “Kami menolak RUU Ormas karena masih penuh masalah, yakni ketidakjelasan definisi Ormas dan ruang lingkup yang terlalu luas,” kata Romo Benny.

Pihaknya menilai rumusan RUU Ormas menyimpan kepentingan tertentu guna memperlemah posisi Ormas sebagai salah satu pilar demokrasi.

“Ada kepentingan tersembunyi di balik rumusan Undang-Undang Ormas, yang sengaja memperlemah posisi Ormas sebagai pilar demokrasi,” tambahnya.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Daniel Mananta bangun gereja di Flores ungkapan syukur pita suaranya pulih
  2. Musdah Mulia: Radikalisme di Indonesia dibiayai APBN
  3. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  4. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  5. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  6. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  7. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  8. Minggu Palma, Paus mengajak umat bersikap 'rendah hati'
  9. 1.700 buku radikalisme beredar di Bandung
  10. Tangkal radikalisme dengan ajaran toleransi
  1. Polisi Pakistan dituduh melakukan penahanan ilegal terhadap orang Kristen
  2. Tangkal radikalisme dengan ajaran toleransi
  3. Daniel Mananta bangun gereja di Flores ungkapan syukur pita suaranya pulih
  4. 1.700 buku radikalisme beredar di Bandung
  5. Survei Setara: Satu dari 14 siswa SMA setuju ISIS
  6. Cegah radikalisme sejak rekrutmen guru
  7. Warga Tionghoa gelar pawai lilin kenang 10 tahun gempa di Nias
  8. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  9. Malaysia memperkenalkan RUU Anti-Terorisme terkait pendukung ISIS
  10. Para pengungsi kecam rencana Kamboja terkait pemukiman kembali
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online