UCAN Indonesia Catholic Church News

Karya sosial Katolik bertumbuh cepat berkat dorongan Paus Fransiskus

28/06/2013

Karya sosial Katolik bertumbuh cepat berkat dorongan Paus Fransiskus thumbnail

 

Pendiri Marry’s Meals, sebuah lembaga karya sosial Katolik, yang membantu makanan kepada hampir satu juta anak di seluruh dunia mengatakan sebagaian mengalami pertumbuhan cepat berkat seruan khusus Paus Fransiskus untuk ‘memperhatikan orang miskin.

“Karya Mary’s Meals berkembang sangat cepat dan saya yakin bahwa seruan Paus Fransiskus sangat mendorong dan fakta bahwa dia terus memberikan inspirasi kepada kami untuk memperhatikan orang miskin dan kewajiban kami untuk melayani mereka yang membuat kami semua untuk memikirkan hal-hal lebih dari yang kami lakukan sebelumnya,” kata Magnus MacFarlane-Barrow, pendiri Marry’s Meals.

MacFarlane-Barrow bertemu dengan Paus Fransiskus pada 25 Juni di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, dalam audiensi umum terakhirnya sebelum Paus menuju Rio de Janeiro, Brasil  untuk menghadiri perayaan Hari Kaum Muda se-Dunia, yang akan diadakan bulan depan.

Bapa Suci telah mendengar tentang karya sosialnya melalui para pendukungnya dan MacFarlane-Barrow diundang untuk menghadiri audiensi umum dan menerima berkat pribadi.

Bersama istrinya, pendiri karya amal itu memberikan Paus Fransiskus sebuah cangkir berwarna biru yang bertuliskan Mary’s Meals.

“Itu adalah momen yang sangat indah dan sangat, sangat istimewa bagi saya dan istri saya,” katanya kepada CNA.

Sumber: Catholic charity chief attributes rapid growth to Pope Francis

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pengadilan Pakistan tunda eksekusi mati wanita Katolik ini
  2. Umat Katolik diminta ambil bagian dalam reformasi Paus Fransiskus
  3. Tantangan dan masa depan kaum religius di Asia Tenggara
  4. Usai kecelakaan maut, uskup Filipina desak reformasi tambang
  5. Sekularisme, kemajuan teknologi pengaruhi panggilan religius di Asia Timur
  6. Kardinal Myanmar kritik pemerintah sebagai pelindung kapitalisme
  7. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  8. Uskup: Kunjungan Paus ke Korea Selatan masih berdampak
  9. Presiden: Toleransi penting bagi bangsa yang majemuk
  10. Unika Parahyangan guncang Polandia dengan Tari Saman
  1. Mengenang ‘Juli Kelabu’ aktivis Sri Lanka desak hapus rasisme
  2. Polisi Filipina serang pengungsi di gereja
  3. Ahok: Pertemuan lintas agama penting mengatasi prasangka buruk
  4. Komunitas suku dominasi panggilan religius di Asia Selatan
  5. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  6. Umat Katolik diminta ambil bagian dalam reformasi Paus Fransiskus
  7. Renungan Hari Minggu Biasa ke-17 (B) bersama Pastor Bill Grimm
  8. Sekularisme, kemajuan teknologi pengaruhi panggilan religius di Asia Timur
  9. Pengadilan Pakistan tunda eksekusi mati wanita Katolik ini
  10. Presiden: Toleransi penting bagi bangsa yang majemuk
  1. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  2. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  3. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  4. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  5. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  6. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  7. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  8. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  9. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  10. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
UCAN India Books Online