Paus Fransiskus akan mengunjungi ribuan pengungsi

02/07/2013

Paus Fransiskus akan mengunjungi ribuan pengungsi thumbnail

 

Kemarin (1/7/2013) Paus Fransiskus telah memutuskan memilih Pulau Lampedusa di selatan Italia sebagai tempat perjalanan perdananya keluar kota Roma.

Paus memilih kunjungannya ke Pulau Lampedusa untuk menunjukkan rasa solidaritasnya dengan ribuan pengungsi yang setiap tahun ditampung di pulau itu setelah menyeberang lautan yang ganas dengan menggunakan perahu yang sama sekali tidak aman, demikian pernyataan resmi Vatikan.

Pulau yang terletak di ujung paling selatan Italia itu menjadi pintu gerbang bagi ribuan imigran Afrika yang lari akibat kesulitan ekonomi dan konflik di negaranya untuk menuju Eropa.

Vatikan mengatakan Paus Fransiskus sangat terharu melihat ribuan pengungsi terus mengalir ke pulau kecil itu.

Kunjungan yang dijadwalkan pada 8 Juli nanti, Bapa Suci akan membuang karangan bunga ke laut untuk menghormati dan mengenang ratusan pengungsi yang tenggelam di perairan yang memisahkan Eropa dan Afrika itu.

Paus Fransiskus juga akan bertemu dengan sekelompok imigran yang berhasil menyeberangi lautan dan menggelar Misa bersama mereka di sebuah Gelanggang Olah Raga (GOR) di pulau itu.

Gedung serbaguna pulau Lampedusa yang berkapasitas 380 orang sudah sejak lama tak mampu lagi menampung para imigran tersebut. Situasi buruk di Lampedusa itu menjadi simbol Eropa yang tak mampu mengendalikan arus imigran.

Pulau Lampedusa hanya berpenduduk 6.000 jiwa itu, kini jumlah migran sudah melampaui penduduk pulau itu.

Para imigran itu membangun tenda sederhana di hampir setiap sudut pulau itu, yang sebelumnya memperoleh pendapatan dari perikanan dan pariwisata.

Tahun 2011 lebih dari 50.000 orang tiba di pulau itu akibat konflik di Afrika Utara.

Sumber: Reuters

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  2. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  3. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  4. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  5. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  6. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  7. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  8. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  9. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  10. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  1. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  2. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  3. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  4. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  5. Pertemuan para uskup Asia bahas perubahan iklim
  6. 173 warga Uyghur tiba di Turki setelah dibebaskan dari tahanan Thailand
  7. Kemenag latih pengawas Madya Pendidikan Agama Katolik
  8. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  9. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  10. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online