UCAN Indonesia Catholic Church News
Happy Easter to all

Beatifikasi untuk kardinal Vietnam sedang diproses

04/07/2013

Beatifikasi untuk kardinal Vietnam sedang diproses thumbnail

 

Mendiang Fransiskus Xaverius Kardinal Nguyen Van Thuan dari Vietnam akan mendapat gelar  beato karena proses beatifikasi dari keuskupan akan ditutup pada Jumat.

Upacara penutupan akan dirayakan di Istana Lateran di Roma, yang diadakan selama tiga hari yang mencakup pertemuan para pejabat Gereja yang mempersiapkan berkas-berkas untuk beatifikasi kardinal itu dengan Paus Fransiskus.

Sekitar 500 orang Vietnam – teman, kerabat dan mantan rekan dari kardinal itu – berada di Roma untuk acara tersebut, demikian Peter Kardinal Kodwo Appiah Turkson, Ketua Dewan Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian Vatikan.

Kardinal Van Thuan menghabiskan 13 tahun di penjara, sembilan tahun diantaranya di sel terisolasi di Hanoi, menyusul pengangkatannya sebagai uskup agung koajutor Saigon hanya tujuh hari sebelum Vietnam Selatan jatuh ke tangan komunis tahun 1975.

“Kami sudah memiliki beberapa laporan tentang keajaiban,” kata Waldery Hilgerman, postulator tahap-tahap beatifikasi itu, saat konferensi pers di Roma pada Selasa. “Sekarang kami akan lebih bebas bekerja dengan para dokter dan ahli serta memeriksa apakah ada fakta-fakta yang benar-benar tidak bisa dijelaskan.”

Sebuah dokumen dengan lebih dari 10.000 halaman dan tidak pernah dibuplikasikan sebelumnya yang ditulis oleh Kardinal Van Thuan, yang dikumpulkan selama dua tahun.

Para pejabat Vatikan juga mendengar belasan saksi yang telah mengenal kardinal itu secara pribadi untuk membuktikan bahwa dia menerapkan kebajikan Kristiani menjadi seorang “heroik.”

Sebuah kelompok yang direncanakan ke Vietnam untuk mendengar lebih banyak saksi dibatalkan pada menit-menit terakhir pada Maret 2012 oleh pemerintah Hanoi. Sebaliknya, para pejabat mengumpulkan 26 laporan tertulis dari orang-orang yang tinggal di Vietnam.

Proses ini sekarang diserahkan ke Kongregasi Penggelaran Kudus Vatikan dimana berkas-berkas itu akan diuji, kemudian dipilih oleh para kardinal dan uskup sebelum disampaikan kepada Paus.

Setelah “kebajikan heroik” telah diakui, beatifikasi dapat terjadi jika terbukti bahwa sebuah “keajaiban,” seperti penyembuhan yang tidak bisa dijelaskan secara ilmiah, terjadi melalui campur tangan kardinal itu.

Sebagai bagian dari proses itu makam kardinal itu telah dipindahkan ke gereja Santa Maria della Scala di Roma untuk mempermudah akses bagi para peziarah, kata Hilgerman.

Tahap beatifikasi Kardinal Van Thuan dipromosikan oleh Dewan Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian di mana kardinal Vietnam adalah ketua dewan itu dari tahun 1998 hingga wafatnya tahun 2002.

Sekretaris Dewan itu, Uskup Agung Mario Toso, mencatat tulisan Kardinal Van Thuan tentang demokrasi, nasionalisme dan peran Gereja di dunia modern yang sangat mirip dengan Jorge Mario Kardinal Bergoglio SJ yang menulis sebelum ia terpilih menjadi paus.

Keduanya menekankan pentingnya rasa persatuan bangsa dan nasionalisme sebagai penangkal krisis dunia modern dari kepemimpinan dan demokrasi setelah mengalami kediktatoran masing-masing di Vietnam dan Argentina.

Sumber: Beatification for Vietnamese cardinal

 

  • franstantri dharma

    Semoga juga diangkat sebagai Santo pada waktunya. Beato Van Thuan doakanlah Gereja-gereja kami yang mendapat tekanan..

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Demi kebangsaan, ketua PBNU tolak koalisi partai Islam
  2. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  3. Paus Fransiskus ajak umat untuk refleksi selama Pekan Suci
  4. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  5. Mengapa sejumlah umat Katolik tidak suka Paus Fransiskus membasuh kaki?
  6. Paus Yohanes Paulus II turut menjatuhkan komunisme
  7. 245 kasus intoleransi di Indonesia dalam setahun
  8. Pastor pembela hak Tamil masuk dalam daftar "teroris" oleh pemerintah
  9. Gereja Katolik masuki pekan suci
  10. Vatikan angkat seorang profesor wanita jadi penasehat
  1. Mengapa sejumlah umat Katolik tidak suka Paus Fransiskus membasuh kaki?
  2. Polisi siap amankan gereja selama Tri Hari Suci
  3. Imam yang dibunuh di Suriah dipuji sebagai martir
  4. Rakyat yang Disalibkan
  5. Komnas HAM: Pemilu 2014 dikotori kejahatan demografi
  6. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  7. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  8. GP Ansor terjunkan 300 personel amankan Paskah
  9. Asia Bibi merayakan Paskah di balik jeruji besi
  10. Uskup Filipina menyerukan gencatan senjata selama Pekan Suci
  1. Ternyata anak2 ke sekolah tetap harus dijaga orang tua atau utusannya. Sekolah,...
    Said on 2014-04-17 08:02:00
  2. Niat baik dan bersahabat patut disambut baik dan dihargai. Mengapa tidak disebu...
    Said on 2014-04-17 07:45:00
  3. Setuju Romo, kita membutuhkan Pemimpin yang sungguh-sungguh memiliki komitmen un...
    Said Wahyu Handoko Yulianto on 2014-04-17 06:50:00
  4. Terima kasih Mgr. Koo. Kisah hidup yang menjadi inspirasi bagi kami utk memperta...
    Said corry on 2014-04-10 12:42:00
  5. Ria: sy jg geram dengan tindakan mantan pastor ini, yg akhirnya membuat nama Ger...
    Said corry on 2014-04-10 12:27:00
  6. Dimana2 orang Kristen dianiaya, dikambinghitamkan dgn alasan ini itu yg tdk terb...
    Said Corry on 2014-04-10 11:48:00
  7. Aneh negeri ini jg presiden odong2. Ini bukan negara muslim, shg seenaknya mener...
    Said Corry on 2014-04-10 11:41:00
  8. Metode blusukan memang telah dilakukan oleh Yesus dan juga para nabi, sehingga p...
    Said Hadrianus Wardjito on 2014-04-07 20:47:00
  9. Sepertinya penulisan oleh Tempo mungkin tidak sesuai dengan yang dikatakan, bahw...
    Said on 2014-04-07 17:15:00
  10. Disebut FUI, ataukah FPI? Sepertinya pengacauan mereka menjadi kebanggaan pemer...
    Said on 2014-03-31 17:23:00
UCAN India Books Online