UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Gelar santo akan segera diberikan kepada Mendiang Paus Yohanes Paulus II

04/07/2013

Gelar santo akan segera diberikan kepada Mendiang Paus Yohanes Paulus II thumbnail

 

Gelar santo akan segera diberikan kepada Mendiang Paus Yohanes Paulus II karena tahap akhir telah selesai, dengan menunggu persetujuan dari Paus Fransiskus, dan tanggal untuk upacara kanonisasi bisa dilakukan pada 8 Desember, kata seorang pejabat Vatikan pada Selasa.

Kantor berita Italia ANSA melaporkan bahwa sebuah komisi kardinal dan uskup bertemu pada Selasa untuk membahas kanonisasi Mendiang Yohanes Paulus dan telah ditandatangan.

Seorang pejabat Vatikan menegaskan bahwa keputusan itu telah diambil beberapa waktu lalu dan pertemuan pada Selasa tersebut pada dasarnya adalah sebuah formalitas.

Tanggal kanonisasi mungkin bertepatan dengan hari raya Gereja Katolik pada 8 Desember, yakni Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Dosa. Tahun ini pesta tersebut kebetulan jatuh pada hari Minggu, karena kanonisasi biasanya dilakukan.

Pejabat Vatikan itu, yang berbicara dengan tidak menyebutkan namanya karena ia tidak diizinkan oleh Gereja untuk berbicara tentang keputusan gelar santo, mengkonfirmasikan laporan di surat kabar La Stampa bahwa Mendiang Paus Yohanes Paulus II akan dikanonisasikan bersama dengan Mendiang Paus Yohanes XXIII, yang memprakarsai Konsili Vatikan II, namun ia meninggal tahun 1963 sebelum konsili itu selesai.

Konsili Vatikan II dimulai tahun 1962 dan berakhir tahun 1965.

Sumber: Sainthood beckons for Pope John Paul II

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Mahasiswa Papua demo di Jakarta tuntut merdeka
  2. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  3. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  4. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  5. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  6. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  7. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  8. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  9. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  10. Pendidikan alternatif membawa harapan warga miskin di Filipina
  1. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  2. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  3. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  4. Forum dialog Jakarta-Papua demi selesaikan polemik Papua
  5. Di Tacloban, korban topan kembalikan keceriaan dengan festival
  6. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  7. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  8. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  9. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  10. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online