UCAN Indonesia Catholic Church News

Para pimpinan Gereja diprotes terkait doa untuk terdakwa korupsi

04/07/2013

Para pimpinan Gereja diprotes terkait doa untuk terdakwa korupsi thumbnail

Ilustrasi

 

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) memprotes kunjungan para pimpinan Gereja ke rumah dinas Wali Kota Medan non-aktif Rahudman Harahap, yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi TPAPD di Kabupaten Tapanuli Selatan senilai Rp 1,5 miliar.

“Langkah yang diambil para pimpinan gereja dengan mendoakan agar Rahudman tegar menghadapi badai adalah langkah yang tidak patut diapresiasi dan sangat disayangkan. Membangun wacana yang tidak baik terhadap masyarakat, khususnya jemaat Gereja. Gereja harus sensitif dan ikut berpartisipasi membangun semangat pemberantasan korupsi,” tegas Koordinator Wilayah GMKI Sumut-Aceh Supriadi Purba, Rabu (3/7/2013), seperti dilansir kompas.com.

Supriadi menjelaskan, pada Sabtu malam (29/2/2013), para atusan masyarakat Toba dari berbagai elemen di Kota Medan mendoakan Harahap beserta keluarganya di Pendopo rumah dinas Wali Kota di Jalan Sudirman, Medan.

Supriadi berharap para pimpinan Gereja itu tidak mengulangi lagi hal serupa. Menurutnya, saat ini pemberantasan korupsi sudah menjadi tanggung jawab bersama segenap elemen masyarakat, termasuk pimpinan Gereja.

Sumatera Utara, lanjut dia, sedang mengalami situasi darurat korupsi. Apalagi, Sumut masuk kategori provinsi terkorup versi Indonesian Corruption Watch. Banyak kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi, baik gubernur maupun wali kota/bupati.

“Coba lihat pengalaman gubernur Sumut dan wali kota Medan yang kerap masuk bui. Kalau segenap elemen masyarakat tidak memahami situasi darurat ini, apalagi pemimpin umat tidak memahami situasi ini, tidak terbayangkan masa depan Sumut kita bersama,” katanya lagi.

Sementara itu, Ketua GMKI Cabang Medan Rikson Tampubolon menilai, kehadiran dan kunjungan para pemimpin Gereja dan tokoh masyarakat tersebut jelas-jelas mencederai dan mengaburkan semangat pemberantasan korupsi di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.

Menurutnya, para pemimpin Gereja seharusnya sensitif melihat semangat pemberantasan korupsi secara nasional. Apalagi, saat ini sedang berlangsung perdebatan hukuman mati terhadap koruptor dan pemiskinan koruptor.

“Hari ini kita umat Kristiani, khususnya mahasiswa Kristen di Sumut, sangat menyayangkan peristiwa ini bisa terjadi dan menjadi konsumsi publik luas. Semoga ini yang pertama dan terakhir,” harap Rikson.

“Kita tidak ingin pemimpin Gereja kita terlalu dalam masuk ke pusaran politik kepentingan orang-orang yang secara sadar atau tidak, mencoreng wajah kekristenan kita. Kristen harus punya komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi dan menjadikannya musuh bersama,” tegasnya.

 

  • Dio

    Hipokrit

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Romo Magnis: Pemeluk agama tak sama dengan pendukung bola
  2. Sekolah di Timor Leste masih berjuang dengan kebutuhan dasar
  3. Jika Gairah Hidup Anda Redup, Nyalakan dengan Ini
  4. Data baru menunjukkan tuduhan kristenisasi tidak terbukti
  5. Kehadiran minoritas harus memberi arti bagi mayoritas
  6. Umat Katolik diajak gunakan media digital sebagai sarana pewartaan
  7. Prioritas, pewartaan, sentuhan kasih mencerminkan latar belakang Paus Fransiskus
  8. TV María akan menampilkan acara untuk anak-anak, orang muda
  9. Tanggapan Gereja Katolik Asia terhadap Laudato si' dalam mengatasi perubahan iklim
  10. Umat Katolik di Tiongkok desak bebaskan uskup lansia yang sakit dan lama dipenjara
  1. Sekolah di Timor Leste masih berjuang dengan kebutuhan dasar
  2. Gereja Katolik dukung aksi mogok nasional pekerja di India
  3. Gereja: UU Ras dan Agama Myanmar bisa menimbulkan perpecahan
  4. Cendikiawan Muslim: Pemerintah harus mengambil langkah pemblokiran situs radikal
  5. Tanggapan Gereja Katolik Asia terhadap Laudato si’ dalam mengatasi perubahan iklim
  6. Umat Katolik di Tiongkok desak bebaskan uskup lansia yang sakit dan lama dipenjara
  7. Hadiri HUT Paroki Salib Suci, Azizah jadi ikon pluralisme
  8. Pemenang Magsaysay Award dinilai sebagai ‘pahlawan modern’ di Asia
  9. Komnas HAM desak pelaku diadili
  10. Para demonstran menuntut akhiri kekerasan terhadap komunitas Kristen di India
  1. Kapan Tiongkok itu jadi negera yang normal - sehat lahir batin?...
    Said on 2015-09-03 08:54:00
  2. Tentu saja kesibukan sebatas Liturgi - Altar, perlu diimbangi dengan ketegasan p...
    Said sani@ on 2015-08-21 11:51:00
  3. Silahkan baca di teks ini selengkapnya...terima kasih.. http://www.mirifica.net...
    Said on 2015-08-19 14:30:00
  4. “Dalam perjalanan ke depan, Gereja Katolik memandang bahwa pemerintah dan para p...
    Said kristiadjirahardjo on 2015-08-17 10:55:00
  5. Undangan kepada Bapa Suci dr Menag unt berkunjung ke Indonesia,tentu sangat meng...
    Said tarcisius fenfat on 2015-08-15 10:51:00
  6. Menuju keteraturan......
    Said on 2015-08-14 16:46:00
  7. Baik sekali kalau Bpk Menteri kunjung ke Vatikan.....
    Said on 2015-08-14 16:45:00
  8. Salut kepada menteri agama t ksi atas upayanya utk mengundang bp paus franciskus...
    Said Eduardus on 2015-08-13 13:29:00
  9. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  10. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
UCAN India Books Online