UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Doa para pimpinan Gereja bukan dukungan terhadap korupsi

05/07/2013

Doa para pimpinan Gereja bukan dukungan terhadap korupsi thumbnail

 

Pastor Antonius Benny Susetyo dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengatakan, Gereja tentu tetap berjuang melawan korupsi, dan meminta agar Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang mengkritisi kehadiran para pimpinan Gereja dalam doa bersama di kediaman pejabat terdakwa kasus korupsi di Medan, Sumatera Utara akhir pekan lalu,  tidak melihat hal itu  sebagai bagian dari dukungan terhadap korupsi dan pelaku korupsi.

“Doa bersama dan kegiatan ibadat lainnya tidak berkaitan dengan dukungan terhadap korupsi, dan pelaku korupsi, jadi tidak perlu digeneralisasi”, kata Romo Benny.

Acara doa itu digelar pada Sabtu (29/6) dengan tujuan untuk mendoakan Wali Kota Medan Rahudman Harahap, yang saat ini sudah dinonaktifkan karena menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) senilai Rp 1,5 miliar saat ia menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapsel pada 2005.

Romo Benny menambahkan, acara tersebut, “biasa saja, sebagai bentuk silahturami, tidak ada kaitan dengan kepentingan politik.”

Hadir dalam acara itu termasuk Uskup Agung Medan Mgr Anicetus Sinaga OFMCap, pimpinan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik X Medan-Aceh Pendeta Julasber Silaban. Selain itu, hadir juga sejumlah pejabat dari jajaran Pemkot Medan.

Sebagaimana dilansir Hariansumutpos.com, Uskup Sinaga yang memimpin doa ini mengatakan, acara doa tersebut bermaksud  agar Rahudman dan keluarganya tetap tegar dalam menghadapi kasusnya.

“Sebab, masalah yang dihadapi Pak Rahudman juga masalah yang dihadapi masyarakat Kota Medan. Jadi kita sebagai warganya harus memberi dukungan penuh,” kata uskup tersebut.

Ia pun menilai, kasus yang menjerat Rahudman, “bukanlah ujian untuk dirinya sendiri, melainkan ujian terhadap Pemerintahan Kota Medan”.

Pada Rabu (3/7) GMKI cabang Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh menyatakan keprihatinan terhadap acara doa bersama yang dihadiri oleh tokoh agama Protestan dan Katolik akhir pekan lalu untuk salah seorang pejabat pemerintah yang sedang terlibat dalam kasus korupsi, karena menganggap hal itu mengaburkan posisi Gereja dalam menyikapi masalah korupsi yang sedang marak di Indonesia.

Supriadi Purba, Koordinator GMKI cabang Sumut-Aceh dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (3/7) mengklaim, kehadiran tokoh agama mencerminkan sikap Gereja yang tidak berpihak pada semangat pemberantasan korupsi.

Sementara itu Pendeta Julasber Silaban mengatakan, mereka hanya bermaksud menguatkan umat yang sedang menghadapi masalah dan menganggap keperihatinan GMKI sebagai hal yang lumrah.

“Tapi, kami murni ingin memberikan dukungan moral. Kami tidak bermaksud mengintervensi proses pengadilan terhadap dia (Rahudman)”, katanya.

Ryan Dagur, Jakarta

  • bernardus wato ole

    Untuk yang berikut, kehadiran pemuka agama dalam acara seperti ini perlu dipertimbangkan. Perasaan masyarakat sngt sensitif dengan yang namanya koruptor yang merugikan keuangan negara.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja minta Jokowi ungkap kelompok garis keras yang kacaukan Papua
  2. Empat orang Asia masuk Komisi Teologi Internasional
  3. Menag: Pemaksaan kehendak salahi etika Islam
  4. Ancaman ISIS membuat para uskup Filipina gugup
  5. Qanun Jinayat disahkan, warga non Muslim cemas
  6. Pilkada lewat DPRD, Indonesia dinilai bisa lebih rusak dari ORBA
  7. Paus Fransiskus tunjuk lebih banyak perempuan untuk Komisi Teologi Internasional
  8. Egoisme agama muncul karena pendidikan tidak mengajarkan etika
  9. Penyerang sebuah kelompok doa Rosario di Sleman dituntut empat bulan penjara
  10. Korban topan Haiyan akan dipindahkan untuk kunjungan Paus
  1. Tim pelayanan penjara Yesuit mengunjungi keluarga para napi Laos di Thailand
  2. Penyerang sebuah kelompok doa Rosario di Sleman dituntut empat bulan penjara
  3. Universitas Yesuit di Asia-Pasifik bahas peran mereka dalam bidang keadilan sosial
  4. PID: Wadah pemuda lintas agama menyatukan perbedaan
  5. Kebebasan beragama dinilai jadi persoalan serius buat Jokowi
  6. Biarawati juara The Voice luncurkan album Natal
  7. Vatikan: Hari Komunikasi Sedunia 2015 fokus pada keluarga
  8. Qanun Jinayat disahkan, warga non Muslim cemas
  9. Paus Emeritus Benediktus XVI disebut kakek dari semua kakek
  10. Sambil berdemontrasi demi pro demokrasi, para mahasiswa Kristiani menyalurkan makanan
  1. Hendaknya banyak paroki di wilayah keuskupan-keuskupan meniru hal yang baik yang...
    Said pandenaker simanjuntak on 2014-09-23 09:39:00
  2. Tujuan Paus mungkin yang terpenting adalah bahwa orang tidak dijauhkan dari Sakr...
    Said on 2014-09-21 06:16:00
  3. Puji Tuhan, kalau ada titik terang dari Pak Mengeri Agama yang baru.. Terkabull...
    Said on 2014-09-19 11:42:00
  4. Mantap... hidup santo paulus... Dari muka semua guru, yg kukenal banget itu pak...
    Said Ria on 2014-09-17 22:11:00
  5. KWI sudah mengeluarkan pernyataan resmi menolak PP tersebut. Berarti Ibu Menteri...
    Said chris on 2014-09-13 19:50:00
  6. Bravo... sudah didaftar untuk hak paten? Mau dengar lebih lanjut kalau sudah ad...
    Said on 2014-09-12 07:20:00
  7. Hukuman pilihan...atau nilai emasnya itu... baru tahu ini.. Kalau diberi kesemp...
    Said on 2014-09-12 07:03:00
  8. K-13: guru yang sudah mendapat pelatihan pun msh tetap bingung. Sekarang buku pe...
    Said Lakestra on 2014-09-08 13:49:00
  9. apapun argumennya, masalah patung itu suda beda sejak dulu, tidak heran.......
    Said tri siwi ibar santoso on 2014-09-08 13:13:00
  10. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
UCAN India Books Online