UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Untuk pertama kalinya, Indonesia hadiri sidang Komite HAM PBB

05/07/2013

Untuk pertama kalinya, Indonesia hadiri sidang Komite HAM PBB thumbnail

Ruang sidang markas besar Komisi HAM PBB di Swiss

 
Indonesia akan hadir untuk pertama kali di depan Komite Hak Asasi Manusia  Perserikatan Bangsa-Bangsa (Komite HAM PBB) yang memantau pelaksanaan perjanjian internasional tentang hak sipil dan politik.

Badan HAM PBB yang bermarkas di Geneva, Swiss, mengatakan, kehadiran Indonesia pada 10 Juli pekan depan merupakan proses reguler yang dilakukan oleh organisasi dunia ini terhadap negara-negara yang meratifikasi konvensi tentang HAM.

Indonesia meratifikasi Konvensi Internasional tentang Hak Sipil dan Politik tahun 2006.

“Sebagai salah satu dari 167 negara anggota Konvensi Internasional tentang Hak Sipil dan Politik, Indonesia diwajibkan untuk menjalani pemeriksaan reguler tentang catatan hak asasi di depan komite yang bermarkas di Geneva,” kata kantor PBB.

Sebelum dialog dilaksanakan, komite telah mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Indonesia, termasuk kasus orang hilang tahun 1997 dan 1998 serta langkah apa saja yang telah dilakukan pemerintah terkait perlindungan berbagai diskriminasi, termasuk agama dan ras.

Komite yang terdiri dari 18 pakar independen akan melakukan dialog dengan delegasi Pemerintah Indonesia dengan pertanyaan terkait langkah meningkatkan dan melindungi hak asasi manusia.

Kesimpulan dan rekomendasi komite tentang rekor hak asasi Indonesia akan diterbitkan pada 25 Juli.

Sumber: kompas

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Tunjangan setahun tak dibayar, guru Katolik mengadu ke DPRD
  2. KWI dukung gugatan nikah beda agama
  3. Meningkatkan dialog dengan Muslim fokus utama perjalanan Paus ke Turki
  4. Menanti Komitmen JKW-JK Menuntaskan Kasus Tragedi Semanggi
  5. Kardinal Zen: Tiongkok tidak memahami 'niat baik' Paus Fransiskus
  6. Paus Fransiskus: Tuhan Maha Pemaaf, alam tidak
  7. Di Sri Lanka, seorang pastor pernah melindungi ribuan orang
  8. Model pendidikan seminari dan pesantren cocok diterapkan di perbatasan
  9. Gereja Katolik menandai 500 tahun di Myanmar
  10. Pemimpin Kristen dan Muslim desak revisi UU Penghujatan
  1. Pesan Natal Bersama KWI-PGI Tahun 2014
  2. Meningkatkan dialog dengan Muslim fokus utama perjalanan Paus ke Turki
  3. Menanti Komitmen JKW-JK Menuntaskan Kasus Tragedi Semanggi
  4. Tunjangan setahun tak dibayar, guru Katolik mengadu ke DPRD
  5. Pemuda pro-demokrasi yang ditangkap polisi tulis surat terbuka kepada Paus Fransiskus
  6. Paus Fransiskus kecam ‘terorisme negara’ dan ‘sikap apatis’ Eropa
  7. 11 kampus bersatu lawan kekerasan seksual
  8. Toleransi Bukan Harmoni
  9. Pesan uskup agung Myanmar untuk ‘Tahun Yubileum’
  10. Indonesia-Australia sepakat akhiri kekerasan terhadap perempuan
  1. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  2. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  3. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  4. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  5. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  6. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  7. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  8. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  9. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  10. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
UCAN India Books Online