UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Bos Daimler serahkan kunci mobil dinas Paus Fransiskus

09/07/2013

Bos Daimler serahkan kunci mobil dinas Paus Fransiskus thumbnail

 

CEO Daimler, Dr Dieter Zetsche baru-baru ini terbang ke Roma, Italia untuk bertemu langsung secara pribadi dengan Paus Fransiskus  untuk menyerahkan kunci Mobil Kepausan baru.

Mobil khusus tersebut dibuat dari basis Mercedes-Benz M-Class yang telah mengalami berbagai modifikasi agar sesuai digunakan oleh pemimpin umat Katolik dunia tersebut saat menjalankan tugasnya.

Rencananya, kendaraan itu akan melakukan tugas resmi pertamanya pada akhir bulan ini dalam kunjungan resmi ke Brasil untuk merayakan Hari Kaum Muda se-Dunia.

Seperti dilansir metrotvnews.com, Zetsche diakui sebagai pengagum Kepausan. Sebelumnya ia pernah mengungkapkan bahwa pertama kali ia tertarik kerja untuk Mercedes-Benz sejak ia masih anak-anak saat melihat Paus Paulus VI berkendara dengan mobil-mobil buatan Mercedes.

Mobil Kepausan terbaru mengikuti sejarah panjang dari mobil-mobil Mercedes-Benz yang digunakan oleh para pemimpin Gereja Katolik sejak lebih dari 80 tahun lalu. Yang pertama adalah sebuah Nürburg 460 Pullman Saloon untuk Paus Pius XI (1922-1939).

Model ini dilanjutkan dengan 600 Pullman Landaulet dan 300 SEL untuk Paus Yohannes XXIII (1958-1963). Penerus beliau yaitu Paus Paulus VI (1963-1978) menggunakan Mercedes-Benz 600 Pullman Landaulet dan 300 SEL.

Nama julukan ‘Mobil Kepausan’ (Pope Mobile) pertama kali digunakan tahun 1980-an, mengacu pada Mercedes-Benz G-Class yang telah dimodifikasi, yang biasanya digunakan oleh Paus Yohannes Paulus II (1978-2005) dalam perayaan di Basilika Santo Petrus

G-Class tersebut digantikan dengan Mercedes-Benz M-Class pada 2002. M-Class versi istimewa ini juga dipergunakan oleh Paus penggantinya yaitu Paus Benediktus XVI (2005-2013).

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Menengok agenda besar Yesuit pada masa akan datang
  2. Sikapi paham radikal, Mendikbud akan tata ulang buku teks pelajaran
  3. Aktivis gereja dari Jepang dan Korea kunjungi lokasi nuklir
  4. Renungan Hari Minggu XXVII bersama Pastor Bill Grimm, MM
  5. Seminari Tinggi St. Mikhael Kupang merayakan ulang tahun ke-25
  6. Ketua PGI menilai sikap intoleran merusak kesatuan bangsa
  7. Diplomat ini mengaku diintimidasi karena berbicara keras soal Papua
  8. Para mantan pastor di India meluncurkan ‘layanan sewa pastor’
  9. Catat! PKS janji akan membangun sebuah gereja di Flores
  10. Untuk mencegah terorisme, BNPT perkuat ‘Pesantren Bersinar’
  1. Hanya membingungkan saja.. tidak perlu ada "imam disewakan".....
    Said Jenny Marisa on 2016-09-30 11:49:58
  2. Sayang, dari sisi iman dia bukan tipe yang patut disegani. Dia memilih menjadi m...
    Said St.S.Tartono on 2016-09-29 08:56:46
  3. Nampaknya penduduk di Kalimantan lebih toleran......
    Said Jenny Marisa on 2016-09-23 09:07:47
  4. Kekejaman semakin banyak terjadi, apa sebabnya? Mengerikan membaca berita sekar...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-16 16:28:43
  5. Untuk mencegah umat di keuskupan mati karenanya, harus dipasang poster yang jela...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-13 13:45:12
  6. Semua aparat pemerintah daerah dan TNI POLRI di negri ini kehilangan tenaga..?...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:14:00
  7. Semua aparat pemerintah daerah,TNI POLRI yang bertugas di negri ini, kehilangan ...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:08:57
  8. Mengapa perempuan dibenci dan diperlakukan dengan kejam... Apakah laki laki itu ...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-12 12:16:03
  9. hebatttt sr Nia saudariku.....
    Said holiq on 2016-09-10 23:47:46
  10. Soal menghukum orang bukan urusan saya, tetapi toh tidak dapat diam saja. Menir...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-09 20:01:47
UCAN India Books Online