Pembunuhan terhadap polisi penjaga gereja adalah aksi terorisme

09/07/2013

Pembunuhan terhadap polisi penjaga gereja adalah aksi terorisme thumbnail

 

Militan Taliban diduga menembak dan menewaskan seorang polisi di luar sebuah gereja Pantekosta di Pakistan barat laut, Sabtu, yang oleh pihak kepolisian menyebutnya sebagai aksi terorisme.

Serangan itu terjadi di luar gereja Assembly of God Church (AoG) di Gerbang Swati,  Peshawar, ibukota Provinsi Khyber Pakhtunkhwa yang bergolak.

Menurut pihak kepolisian, tersangka militan mengendarai motor menembaki Shahzad Gul, dan ia langsung tewas di tempat. Para penyerang melarikan diri setelah serangan itu.

“Itu adalah tugasnya untuk melindungi gereja. Tapi, dia menjadi sasaran penyerang. Ini adalah aksi terorisme,” kata seorang polisi kepada wartawan usai mengunjungi TKP.

Dua hari sebelum serangan ini, militan Taliban menyerang sebuah pos polisi di lokasi yang sama, menewaskan dua personel.

“Serangan lanjutan merupakan upaya untuk mengacaukan polisi. Tapi, kami akan melanjutkan operasi kami dengan menargetkan para teroris,” kata Ihsan Ghani, kepala kepolisian Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, kepada wartawan setelah menghadiri pemakaman polisi yang dibunuh tersebut.

Sebanyak 12 polisi, termasuk dua perwira senior, tewas dalam serangkaian serangan Taliban di Peshawar selama dua minggu terakhir.

Sejumlah orang mempertanyakan, apakah gereja adalah target utama, mengingat bahwa Pakistan telah menyaksikan peningkatan serangan militan dan massa terhadap minoritas agama dalam beberapa tahun terakhir.

Pada Maret tahun ini, Joseph Colony, kawasan Kristen di Lahore, diserang oleh massa Muslim dari sekitar 3.000 orang menyusul tuduhan penghujatan. Orang-orang bersenjatakan dengan tongkat dan pistol membakar sekitar 178 rumah, 18 toko dan dua gereja.

Dalam laporan 635 halaman pada Januari tahun ini, Human Rights Watch, yang berbasis di News York, AS mengamati bahwa kondisi agama minoritas memburuk tahun 2012,  pemerintah tidak mau atau tidak mampu memberikan perlindungan terkait serangan yang dilakukan kaum ekstrimis.

Sumber: Killing of church police guard ‘an act of terrorism

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  2. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  3. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  4. Pendukung Mgr Hubertus Leteng meminta umat membela uskup
  5. Paus sumbang €25.000 untuk membantu warga di Afrika Timur
  6. Setelah kelompok teroris, ini target serangan Duterte berikutnya
  7. India memberikan pelatihan bagi jutaan PRT
  8. Pemimpin lintas agama mendoakan para pahlawan di rumah Aung San Suu Kyi
  9. Sr. Sesilia Ketut SSpS menjadi harapan warga yang mengungsi dari Timor-Leste
  10. Siswi Sekolah Katolik demo menentang pembunuhan karena narkoba
  1. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  2. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  3. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  4. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  5. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  6. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
  7. Sudah saatnya gereja accountable. https://www.naulinovation.com:8443/onebody/...
    Said Leonard on 2017-07-22 17:15:48
  8. Segera laksanakan audit keuangan Gereja dan KUB....
    Said Rey on 2017-07-22 13:47:36
  9. Audit Keuangan Hirarki Gereja Katolik Perlu dan wajib. Syaratnya hanya perlu goo...
    Said AB Raturangga on 2017-07-22 11:07:47
  10. Menurut saya, audit itu perlu .. tetapi dilakukan oleh divisi dari Keuskupan ata...
    Said Tony on 2017-07-22 06:56:49
UCAN India Books Online