UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Sahur bersama lintas agama diadakan untuk merajut persaudaraan

11/07/2013

Sahur bersama lintas agama diadakan untuk merajut persaudaraan thumbnail

Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid bersama kelompok lintas agama mengadakan sahur bersama di Pamulang tahun 2012.

 

Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid menggelar kegiatan sahur bersama lintas agama dalam rangka menjalin silaturahmi di Pondok Pesantren Al Ghazali, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis dini hari.

“Sejak zaman Abdurahman Wahid menjadi presiden kegiatan sahur bersama ini sudah dilakukan, dan hingga kini kegiatan ini masih terus saya jalankan,” kata Sinta di hadapan tamu undangan, seperti dilansir antaranews.com.

Kegiatan sahur bersama diselenggarakan bekerja sama dengan sejumlah pihak di antaranya Yayasan Puan Amal Hayati, Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI), Yayasan Islamic Center Al Ghazaly, Komunitas Motor Maung Bogor, serta komunitas lintas iman di Kota Bogor termasuk GKI Yasmin dan Gereja Katolik Joannes Baptista Parung.

Sinta menyebutkan, kegiatan sahur itu tidak hanya seremoni saja, tapi banyak makna yang terkandung di dalamnya, di antaranya mengajak umat Islam untuk berpuasa.

“Di sini kita juga mengajak untuk saling berbagi bersilaturahim antara sesama tidak peduli suku, agama dan kelompok,” katanya.

Tema besar kegiatan sahur bersama itu adalah “Puasa: Sekolah untuk kesabaran dan kejujuran serta merajut persaudaraan lintas agama menuju masyarakat Indonesai yang damai”.

Menurut Sinta, dengan berpuasa mengajarkan orang untuk sabar, tidak hanya menahan haus dan lapar tapi juga hawa nafsu.

“Tindakan menyimpang yang terjadi seperti korupsi, dan lainnya adalah sebagai akibat dari kurangnya sabar hingga mengikis keimanan,” katanya.

Sinta juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk meningkatkan ketaqwaan dan kesabaran selama Ramadan dan memupuk silaturahmi antarumat beragama yang diharapkan terjalin toleransi dan kedamaian.

Dia menambahkan, kegiatan sahur bareng tersebut digelar secara berkeliling dari kota ke kota di Indonesia. Pihak-pihak yang diajak sahur berasal dari kalangan kaum duafa, seperti kuli bangunan, tukang becak, anak jalanan serta kaum termajinalkan lainnya.

“Banyak yang menggelar buka puasa bersama tapi sedikit yang mengadakan sahur bersama. Orang yang berpuasa bersama belum tentu semuanya berpuasa dan yang menyelenggarakan juga tidak semua berpuasa, tapi dengan sahur bersama ini setidaknya kita mengajak orang untuk berpuasa meski cuma satu hari, dan juga membantu mereka yang tidak mampu bisa sahur dan berpuasa,” katanya.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Ghazaly, Kh Mustofa bin Abdullah bin Nuh menyerukan pentingnya ketaatan beribadah, yang diharapkan akan membawa kebaikan bersama bagi bangsa.

“Bahkan bagi mereka yang berbeda, pada akhirnya akan memastikan bahwa Islam yang diyakini mayoritas masyarakat Indonesia akan menjadi berkah bagi kukuhnya Pancasila sebagai pondasi bangsa yang sejak 1945 diperjuangkan kemerdekaannya,” katanya.

Foto: Antara

 

  • Samuel Butarbutar

    luar biasa…

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Waspadalah terhadap terorisme 'bersarung tangan putih', kata Paus kepada biarawati dari Tanah Suci
  2. Kanonisasi dua biarawati asal Palestina mendorong perdamaian
  3. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  4. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  5. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  6. Umat Katolik Toraja se-Jabodetabek merayakan Paskah
  7. Klerus AS desak sinode mendatang keluarkan pernyataan yang jelas dan tegas terkait ajaran Gereja
  8. Uskup Agung Samarinda ajak umat Katolik untuk terus memberikan kontribusi
  9. Perdebatan transgender di Korea Selatan mendorong para aktivis LGBT menentang Kristen
  10. Ditolak sejumlah negara Asia Tenggara, pengungsi Rohingya disambut hangat di Aceh
  1. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  2. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  3. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  4. Perspektif Katolik tentang perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi
  5. Jumlah umat Katolik kecil di Tibet mungkin dipengaruhi komunis Tiongkok
  6. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  7. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  8. Kisah budidaya rumput laut dari Papua
  9. Indonesia dan Malaysia sepakat bantu imigran Rohingya
  10. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online