Penerapan kurikulum 2013 dinilai terburu-buru

12/07/2013

Penerapan kurikulum 2013 dinilai terburu-buru thumbnail

Ilustrasi

 

Kritikan terus muncul terhadap kurikulum pendidikan 2013,  yang menurut  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru tahun ini untuk semua tingkatan sekolah dari SD, SMP dan SMA.

Para pemerhati pendidikan menilai, karena tanpa proses persiapan yang matang, kurikulum ini akan berdampak sistemik bukan saja bagi guru tapi juga siswa.

Guntur Ismail, Presidium Forum Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai, kurikulum  2013 yang menuntut perubahan proses pembelajaran agar lebih mengedepankan murid melakukan pengamatan, bertanya, dan mengeksplorasi hanya mungkin terwujud bila mindset guru telah berubah.

Memang, kata Guntur, saat ini pemerintah sedang menggalakkan pelatihan  bagi para guru sebagai ujung tombak pelaksanaan kurikulum ini.

“Namun, kami mendapat informasi banyak sekali terjadi kelemahan dalam prosesnya”, katanya kepada wartawan di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Kamis (11/7).

Ia menjelaskan, awalnya, pemerintah menggembar-gemborkan bahwa pelatihan yang dirancang akan berlangsung partisipatif dan demokratis.

“Faktanya, ternyata berlangsung searah dan mengedepankan ceramah.Kondisi ini akan berdampak pada kegagalan mengubah paradigma atau mindset guru dalam praktiknya nanti. Kegagalan mengubah mindset guru akan menjadi sumber kegagalan implementasi kurikulum 2013,” kritik Guntur.

Senada dengan itu, ketika dihubungi terpisah, Pastor Vinsensius Darmin Mbula OFM, Koordinator Forum Peduli Pendidikan Republik Indonesia (FPPRI) mengatakan, pelatihan para guru tidak akan efektif dan dipastikan hasilnya tidak akan maksimal.

“Bagaimana mungkin menyulap guru hanya dalam lima 5 hari agar memenuhi standar kurikulum baru ini”, katanya kepada ucanews.com.

Pastor Darmin yang sejak awal menolak kurikulum baru mengatakan, pemerintah salah mendiagnosis masalah pendidikan di Indonesia.

Seharusnya, kata dia, kalau yang ingin disasar adalah peningkatan kualitas para guru, maka yang perlu dibenahi adalah pola pendidikan di Lembaga Pendidikan  Tinggi Keguruan (LPTK).

“Tapi, persoalannya, pemerintah tidak memperhatikan hal ini secara serius”, katanya.

Ia menjelaskan, kurikulum sebaik apapun, tetapi kalau gurunya tidak disiapkan secara matang, maka hal itu akan sia-sia.

“Pemerintah akhirnya hanya menghabiskan dana untuk tujuan yang tidak jelas”, tegas imam yang juga Sekertaris Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) ini.

Ryan Dagur, Jakarta




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Dampak ‘Buruk’ Poligami Bagi Wanita Bangladesh
  2. Dua Kardinal Asia Protes atas Penahanan Politikus Muda Hong Kong
  3. OMK Harus Menumbuhkan Nilai-nilai Kemanusiaan
  4. Peresmian Pemerintah Baru Timor-Leste Tertunda
  5. Katolik dan Muslim di Purwokerto Bertekad Memerangi Hoax
  6. Prihatin dengan Kondisi Filipina, Kardinal Tagle Tawarkan Dialog Nasional
  7. Uskup Kirim Tim untuk Melindungi Warga dari Pembunuhan
  8. Pemerintah China Perintahkan Pemakaman Berbeda untuk Dua Uskup Ini
  9. Ketika Upaya Damai Dibayangi Ketakutan akan Perang Nuklir
  10. Uskup Militer Ajak Anggota TNI/POLRI Katolik Wujudkan Nilai-nilai Kristen
  1. Dengan hormat, Bisakah saya mendapatkan nomor telepon untuk menghubungi Ibu P...
    Said Djatu on 2017-08-21 15:55:06
  2. Lau kita selalu di teror sama roh jahat kita tidak perlu takut untuk melawan roh...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:15:11
  3. Di dalam alkitab tidak ada tertulis bahwa salib mempunyai kuasa..yang benar hany...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:00:45
  4. Saya ingin dapatkan versi Bahasa Indonesia buku panduan Legionis Maria( Legion o...
    Said Maria Ithaya Rasan on 2017-08-15 14:22:31
  5. Visitator Apostolik itu tugasnya adalah mengunjungi pihak-pihak yang dianggap me...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-14 11:40:48
  6. Ada asap PASTI karna ada api... Tontonlah film 'Spotlight' yg brdasarkn kisah n...
    Said RESI Kurniajaya on 2017-08-12 22:38:30
  7. Teman-teman saudara-saudariku yang ada di dan berasal dari Keuskupan Ruteng. Saa...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-12 15:12:04
  8. Berita menggembirakan, shg para imam tak memberi eks komunikasi bagi yang berce...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 20:10:43
  9. Permasalahan di Keuskupan Ruteng sampai mencuat seperti ini, tentu tidak main ma...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 16:19:26
  10. Keberadaan uskup bukan seperti presiden hingga kepala desa, yang dilakukan melal...
    Said aloysius on 2017-08-11 10:53:19
UCAN India Books Online