Jelang hadiri WYD, Pemuda Katolik temui Menteri Agama bahas isu toleransi

16/07/2013

Jelang hadiri WYD, Pemuda Katolik temui Menteri Agama bahas isu toleransi thumbnail

Pengurus Pusat Pemuda Katolik foto bersama Menteri Agama Suryadharma Ali

 

Pengurus Pusat Pemuda Katolik (PK) menggelar audiensi dengan Menteri Agama Suryadharma Ali di Jakarta, Senin (25/7) untuk meminta pandangan menteri tersebut terkait isu toleransi beragama di Indonesia.

Agustinus Tamo Mbapa, Ketua PK mengatakaan, pandangan Menteri Suryadharma hendak mereka sampaikan saat menghadiri acara Hari Kaum Muda Sedunia atau World Youth Day (WYD) 2013 di Rio de Jenairo, Brasil pada 23-28 Juli mendatang.

“Pandangan menteri akan disampaikan kepada Paus Fransiskus yang ikut hadir dalam acara akbar pemuda sedunia tersebut”,  kata Mbapa.

Dalam kesempatan audiensi ini, Menteri Agama menegaskan, toleransi di Indonesia sudah berjalan baik, bahkan ia memuji kehidupan beragama di Indonesia sebagai yang paling baik di dunia.

“Hanya di Indonesia, semua orang libur pada semua hari raya besar agama-agama”, katanya.

Dia tidak menampik adanya konflik dalam kehidupan antarumat beragama. Namun, menurutnya, konflik tersebut dapat diredam dengan aturan dan undang-undang.

Suryadharma juga menegaskan bahwa masalah Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah ibadah selama ini seperti yang dialami GKI Yasmin di Bogor merupakan masalah perizinan, bukan masalah relasi antarumat beragama.

“Banyak rumah ibadah, seperti gereja, masjid, wihara atau tempat ibadah lain tidak didirikan lantaran tidak memenuhi IMB”, ujar menteri yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Ia pun menyinggung besarnya intervensi asing dalam isu kebebasan beragama di Indonesia. Karena itu, ia berpesan kepada PK agar “kritis terhadap berbagai intervensi negara lain”.

Suryadharma pun menyatakan dukungannya terhadap kehadiran 5 anggota PK dalam acara World Youth Day  nanti.

Justine Patris, Jakarta

 

3 Comments on "Jelang hadiri WYD, Pemuda Katolik temui Menteri Agama bahas isu toleransi"

  1. bestly on Wed, 17th Jul 2013 8:04 am 

    skalian minta sangu…

  2. Pemuda Katolik Bahas Toleransi dengan Menteri Agama | ICRP Online on Wed, 17th Jul 2013 11:02 am 

    […] Sumber: http://indonesia.ucanews.com/2013/07/16/jelang-hadiri-wyd-pemuda-katolik-temui-menteri-agama-bahas-i… […]




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Paham radikalisme sangat membahayakan bagi kaum minoritas dan tdk menutup kemung...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-30 01:41:03
  2. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  3. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  4. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  5. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  6. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  7. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  8. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  9. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  10. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
UCAN India Books Online