Pria Kristen dihukum seumur hidup akibat penghinaan agama

16/07/2013

Pria Kristen dihukum seumur hidup akibat penghinaan agama thumbnail

 

Pengadilan Pakistan telah menghukum seorang pria Kristen dengan penjara seumur hidup atas tuduhan penghujatan.

Putusan, yang mencakup denda sebesar US $ 2.000, dijatuhkan kepada Sajjad Masih pada Sabtu (13/7).

Hakim mengatakan bahwa terdakwa, dari kota Gojra di Provinsi Punjab itu, telah mengirimkan pesan teks pada Desember 2011 kepada seorang pria Muslim yang memfitnah Nabi Muhammad.

Dia kemudian ditangkap oleh polisi, yang melacak nomor ponsel pribadinya melalui menara ponsel.

Komisi Hak Asasi Manusia (HAM) Pakistan mengatakan bahwa sejak tahun 1988, sekitar 1.050 kasus telah diajukan terkait penodaan Alquran dan membuat komentar yang menghina Nabi Muhammad.

Kelompok HAM itu mengatakan bahwa undang-undang yang ketat sering digunakan untuk menganiaya kaum minoritas, atau menyelesaikan permusuhan pribadi.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pakistan telah menyaksikan pembunuhan terkait kasus penghujatan.

Sejumlah pejabat tinggi, seperti Gubernur Punjab Salman Taseer dibunuh oleh pengawalnya setelah ia berbicara menentang penyalahgunaan UU itu, dan Menteri Agama Minoritas Shahbaz Bhatti ditembak mati di Islamabad karena dituduh memberikan komentar yang menghina nabi.

Rimsha Masih, yang dituduh membakar halaman-halaman Alquran dan ia telah melarikan diri ke Kanada,  serta Asia Bibi, yang tetap diancam mati.

Tuduhan-tuduhan tersebut oleh banyak kalangan mengatakan merupakan tuduhan palsu.

Sumber: Christian man gets life sentence for blasphemy

 

 

 

 

One Comment on "Pria Kristen dihukum seumur hidup akibat penghinaan agama"

  1. theodora caecilia on Tue, 16th Jul 2013 5:54 pm 

    sedih membaca berita ini kebebasan berpendapat masih belum bisa diterima, meskipun kita juga harus tetap menghormati aturan yg berlaku mari saling menghormati dan saling menjaga perasaan sehingga bisa hidup berdampingan . Doa ku untuk kekuatan saudara ku dalam nama YESUS amin




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online