UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Para uskup Korea kecam hakim terkait 405 aborsi ilegal

19/07/2013

Para uskup Korea kecam hakim terkait 405 aborsi ilegal thumbnail

 

Konferensi Waligereja Korea (CBCK) dan aktivis pro-life mengecam peradilan negara itu, seraya menuduh negara itu mengabaikan hukum dan menutup mata terhadap praktek aborsi.

Uskup Linus Lee Seong-hyo, ketua kegiatan pro-life Konferensi Waligereja Korea mengatakan kemarin bahwa penangguhan hukuman yang dijatuhkan oleh pengadilan bagi empat pelaku aborsi yang melakukan lebih dari 400 aborsi ilegal mencerminkan kejahatan mereka.

Keputusan yang dilakukan oleh Pengadilan Tinggi Daejeon pada 26 Juni berdampak pada UU Aborsi di negara itu sebagai pencegah, katanya kemarin.

UU Korea Selatan hanya memungkinkan aborsi ketika kesehatan ibu berada pada risiko serius atau dalam kasus pemerkosaan, inses atau gangguan keturunan. Semua aborsi adalah ilegal setelah 24 minggu pertama kehamilan.

Mereka yang melakukan aborsi dapat menghadapi hukuman dengan maksimal dua tahun penjara.

Meskipun demikian, aborsi adalah sebuah praktek yang biasa, kata Gereja.

Pengadilan Tinggi Daejeon memutuskan: “Meskipun UU melarang aborsi untuk melindungi janin, kami tidak bisa memaksakan hak perempuan untuk menentukan nasibnya sendiri.”

Dalam konteks ini pengadilan tidak bisa menyerahkan terdakwa dengan hukuman berat, kata para hakim.

Namun, Gereja mengatakan UU itu adalah hukum dan harus ditegakan.

“Gereja Katolik di Korea merasa khawatir …. Peradilan membuat kesalahan dengan mengabaikan UU itu,” kata Uskup Linus mengacu pada keputusan Pengadilan Tinggi Daejeon.

“Pengadilan seharusnya menegaskan kewenangannya menerapkan hukum dengan benar untuk melindungi janin,” tambah uskup auksilier Keuskupan Suwon itu.

Thomas Cha Hee-jae, ketua Ikatan Dokter Pro-life Korea, kemarin menuduh pengadilan mengabaikan semangat dasar UU tersebut yang melindungi kehidupan manusia.

“Pengadilan memutuskan bahwa pihaknya tidak bisa menghukum pelaku aborsi karena pihaknya perlu melindungi hak-hak perempuan untuk menentukan nasibnya sendiri dengan mengorbankan hak-hak anak yang belum lahir, sehingga tindak pidana diabaikan,” katanya.

“Ini adalah kesalahan serius yang dapat mempengaruhi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Sumber: Korean bishops slam judges over 405 illegal abortions

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kardinal mohon Indonesia melakukan sidang secara teliti dan baik terkait kasus Mary Jane
  2. KWI: Presiden Jokowi gagal lindungi WNI
  3. Paus memberkati keluarga wanita Pakistan yang dihukum mati terkait penghujatan
  4. Paus Emeritus Benediktus XVI merayakan ulang tahun ke-88
  5. Tanggapan Menag terkait meningkatnya intoleransi beragama
  6. Mantan wartawati Filipina ditembak mati
  7. Paus menantang gagasan tentang 'teori gender'
  8. Warga Lapas diajak hayati semangat Paskah
  9. Tiongkok: Dalai Lama harus menghadapi realitas
  10. Indonesia kekurangan negarawan
  1. Paus Emeritus Benediktus XVI merayakan ulang tahun ke-88
  2. Konferensi Waligereja Australia menentang euthanasia
  3. Gereja perlu berjalan bersama dengan umat beriman lain
  4. Renungan Hari Minggu Paskah Ketiga bersama Pastor Bill Grimm
  5. Menjalin kerukunan beragama di Wonosobo
  6. Paus menantang gagasan tentang ‘teori gender’
  7. Kelompok Katolik Filipina luncurkan program pendidikan pemilih
  8. KWI: Presiden Jokowi gagal lindungi WNI
  9. Paus memberkati keluarga wanita Pakistan yang dihukum mati terkait penghujatan
  10. Tiongkok: Dalai Lama harus menghadapi realitas
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online