UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Paus angkat pakar dari awam Katolik untuk mereformasi Vatikan

24/07/2013

Paus angkat pakar dari awam Katolik untuk mereformasi Vatikan thumbnail

 

Paus Fransiskus telah meminta para pakar internasional dari orang awam Katolik untuk membantu dia mereformasi Takhta Suci dan menyelesaikan berbagai skandal di bawah pendahulunya Paus Benediktus XVI.

Didorong oleh para kardinal yang memilihnya empat bulan lalu, Paus Fransiskus membentuk sebuah komisi pada Jumat pekan lalu untuk membantu dia mereformasi administrasi dan keuangan Vatikan.

Terdiri dari tujuh pakar internasional dan seorang klerus, komisi itu akan melaporkan langsung kepada Paus dan menasehatinya untuk urusan ekonomi, meningkatkan transparansi dan menegakan prinsip-prinsip akutansi.

Para anggota komisi itu akan memiliki hak untuk memeriksa setiap surat dan dokumen digital di Vatikan.

Paus Fransiskus diwarisi dengan berbagai skandal termasuk korupsi dan konflik dalam pemerintahan pusat terkait pengelolaan bank Vatikan.

Paus Emeritus Benediktus meninggalkan sebuah laporan rahasia kepada Paus Fransiskus tentang masalah dalam pemerintahan Kota Vatikan termasuk dokumen sensitif yang dicuri dari meja Paus dan dibocorkan oleh kepala pelayan Paus dalam apa yang dikenal sebagai skandal “Vatileaks”.

Dokumen itu menuduh orang-orang dalam Vatikan melakukan korupsi, termasuk pemberian kontrak kepada perusahaan-perusahaan.

Para anggota komisi itu adalah pakar di bidang ekonomi, keuangan, manajemen dan hukum. Mereka berasal dari Spanyol, Jerman, Italia, Singapura, Malta dan Perancis, kata Vatikan dalam sebuah pernyataan. Seorang klerus akan bertindak sebagai sekretaris komisi itu.

Komisi ini akan menyusun reformasi lembaga-lembaga Takhta Suci untuk menyederhanakan cara kerja mereka dan memperbaiki cara mereka mengelola keuangan di lembaga mereka.

Sumber: Pope calls in expert laymen to help reform Vatican




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kelompok Gereja berkampanye menentang eksekusi
  2. Karitas India bertemu membahas tantangan pendanaan
  3. Para delegasi OMK untuk WYD didesak berbagi iman dan cinta
  4. 14 terpidana mati akan dieksekusi pekan ini
  5. Mahasiswa Papua minta perlindungan
  6. Hukuman mati dalam pandangan Gereja Katolik
  7. Era tak beriman
  8. Negara bagian di India melarang anggur Misa
  9. PMKRI gelar Rakernas di Jayapura
  10. Gereja Katolik Banglades fokus pada orang awam
  1. Semoga berhasil ditiadakan.....
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 19:50:21
  2. Pengawasan dana desa?? Bukannya itu urusan pemerintah?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 17:08:38
  3. Jangan kareta kesalahan satu orang, ratusan orang dikorbankan. Kalau memang yang...
    Said brian on 2016-07-25 11:16:27
  4. Hanya Mao Ze Dong yang mereka idolakan... tidak ada yang lebih baik... Buat kita...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-15 10:18:37
  5. Motornya jenis matic, pengendaranya jenis apa ya?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-08 09:37:42
  6. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  7. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  8. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  9. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  10. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
UCAN India Books Online