Paus Fransiskus angkat uskup baru Tanjungkarang

24/07/2013

Paus Fransiskus angkat uskup baru Tanjungkarang thumbnail

Pastor Yohanes Harun Yuwono

 

Pada 19 Juli 2013, Paus Fransiskus mengangkat Pastor Yohanes Harun Yuwono sebagai Uskup Tanjungkarang, Sumatra bagian selatan.

Ia menggantikan Uskup Andreas Henrisusanta SCJ, yang pensiun pada 6 Juli 2012.

Pada masa sedevacante Keuskupan Tanjungkarang sejak Juli 2012 hingga terpilihnya Romo Yuwono sebagai uskup; Uskup Agung Aloysius Sudarso SCJ dari Palembang, Sumatra Selatan menjadi Administrator Apostolik Keuskupan Tanjungkarang.

Informasi pengangkatan Pastor Yuwono sebagai Uskup Tanjungkarang diberitakan oleh situs berita resmi Vatikan (news.va) dalam versi bahasa Italia.

Pastor Yuwono lahir pada 4 Juli 1964 di Totoharjo, Kecamatan Padangcermin, Kabupaten Pasawaran, paroki katedral Tanjungkarang. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 8 Desember 1992.

Beliau adalah imam diosesan Keuskupan Pangkalpinang, sebuah keuskupan kepulauan di bagian timur Sumatra.

Saat ia diangkat menjadi Uskup Tanjungkarang, ia menjabat sebagai Rektor Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Pematangsiantar dan Dosen Islamologi di STFT St. Yohanes Pematangsiantar.

Populasi di keuskupan itu lebih dari 70 persen adalah para migran dari Jawa, Madura, dan Bali, sedangkan sisanya adalah warga asli Lampung, dan migran dari Sumatra Utara dan Sulawesi Selatan.

Kehadiran Gereja Katolik di Lampung ditandai dengan kedatangan misionaris Belanda Pastor H.J.D. van Oort SCJ pada 16 Desember 1927. Sebelumnya umat Katolik dilayani oleh Vikariat Apostolik Palembang.

Tahun 1961 Lampung menjadi sebuah keuskupan, dan Mgr Albertus Hemelink Gentiaras menjadi uskup pertama. Keuskupan itu kini memiliki 20 paroki, dengan jumlah umat Katolik sekitar 80.000 jiwa.

Sumber: Keuskupan Tanjungkarang, Directory UCANews.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  2. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  3. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  4. Banyak tantangan menanti Presiden Timor-Leste yang baru
  5. Paus ingatkan bahaya kata-kata kotor dan saling menjelekkan
  6. Penyandang disabilitas meminta Jokowi membentuk komisi khusus
  7. Selamat! Laos mendapat kardinal untuk pertama kali
  8. Di balik tambang dan minyak Kayu Putih di Pulau Buru
  9. Polisi Vietnam pukul demonstran, tangkap aktivis Katolik
  10. Uskup Agung Semarang yang baru berjanji mempromosikan toleransi
  1. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  2. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  3. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  4. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  5. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  6. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  7. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  8. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  9. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
  10. Mohon diperjuangkan agar bimas katolik dapat mengangkat kembali guru agama Katol...
    Said Rudi M on 2017-05-13 22:00:07
UCAN India Books Online