Presiden: Pelajar Indonesia di Luar Negeri jangan bawa paham ekstremis ke tanah air

24/07/2013

Presiden: Pelajar Indonesia di Luar Negeri jangan bawa paham ekstremis ke tanah air thumbnail

 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua pihak terkait untuk memperhatikan pelajar Indonesia yang mengenyam pendidikan di negara-negara Timur Tengah atau negara yang tengah bergejolak. Presiden merasa khawatir mereka malah membawa paham radikalisme ke Indonesia.

Presiden mengaku sedih ketika ada sebagian pelajar asal Indonesia yang ikut berperang di Yaman ketika bergejolak. Semestinya, kata Presiden, mereka belajar ajaran agama Islam dan tidak terlibat dalam urusan politik di negara itu.

Laporan yang diterima Presiden, ada 100-an pelajar Indonesia belajar di perguruan yang dikenal keras. Hal yang sama juga terjadi di negara lain. Presiden mengaku sudah meminta kepada perwakilan Indonesia di negara-negara tersebut untuk menyelamatkan para pelajar Indonesia.

“Dengan demikan, tidak membawa keburukan-keburukan di negara-negara itu (ke Indonesia). Itu yang kita harapkan. Untuk itu, saya sudah nyatakan tolong agak selektif memberikan visa kalau ada (pelajar Indonesia yang ingin belajar di) perguruan yang sangat ekstrem. Itu memproduksi ektremisme baru di Indonesia,” kata Presiden saat pertemuan dengan Forum Rektor Perguruan Tinggi Islam di Istana Negara, Jakarta, Selasa (23/7/2013), seperti dilansir kompas.com.

Presiden menambahkan, selain agar pintar, setiap orangtua yang menyekolahkan anaknya ke sekolah agama di luar negeri pasti berharap agar anaknya kelak menjadi cendekiawan muslim atau bahkan menjadi ulama terkemuka.

Namun, tambahnya, orangtua pasti akan sedih jika anaknya malah membawa paham radikalisme. Apalagi akhirnya melakukan bom bunuh diri yang mengakibatkan banyak umat Islam menjadi korban.

Untuk itu, Presiden berharap agar seluruh institusi pendidikan Islam di Indonesia meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan demikian, pelajar Indonesia tidak perlu sampai sekolah di luar negeri. Selain itu, dunia pendidikan juga perlu melakukan program deradikalisasi.

Jika ada pihak yang ingin memperjuangkan ketidakadilan terhadap umat Islam di dunia, Presiden mengingatkan agar dilakukan dengan jalan yang benar. Ia memberi contoh jalan yang dilakukan pemerintah, yakni diplomasi.

“Itu kita menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah. Selamatkanlah untuk tidak masuk ke wilayah itu (terorisme), membunuh dirinya sendiri, membunuh saudara-saudaranya,” pungkas Presiden.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online