UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Directory | A service of UCA News

KPK raih Magsaysay Award 2013

25/07/2013

KPK raih Magsaysay Award 2013 thumbnail

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meraih penghargaan bergengsi di Asia, yakni Ramon Magsaysay Award 2013, atas upayanya memerangi korupsi di Indonesia.

KPK dinilai sebagai lembaga anti-korupsi yang independen dan berani menindak pejabat negara yang terlibat skandal korupsi.

“(KPK diberi penghargaan) atas kampanye pemberantasan korupsi yang sukses dan independen. KPK bertindak tak kenal kompromi terhadap para pejabat  yang bersalah dan melakukan  reformasi dengan baik dalam sistem pemerintahan, serta sosialisasi edukatif, kejujuran, dan partisipasi aktif masyarakat Indonesia,” ujar Direktur Komunikasi Ramon Magsaysay Award Foundation Manuel H Hizon, Rabu (24/7/2013).

Sementara itu Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menyatakan, pihaknya mengapresiasi penghargaan Ramon Magsaysay 2013 yang diberikan kepada KPK.

Menurut Bambang, ini adalah penghargaan pertama yang diterima lembaga negara yang bergerak di bidang hukum.

“Award pertama bagi lembaga negara yang bergerak di bidang penegakan hukum yang diberikan penghargaan prestisius (bergengsi),” kata Bambang melalui pesan singkat, Rabu (24/7/2013).

Dia juga mengungkapkan, pimpinan KPK berterima kasih kepada seluruh elemen KPK, masyarakat, serta media yang telah mendukung pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.

Bambang berharap, penghargaan ini dapat terus menumbuhkan optimisme masyarakat dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

Yayasan Ramon Magsaysay Awards yang berbasis di Manila pada Rabu mengumumkan bahwa mereka telah memilih tiga orang dan dua organisasi sebagai penerima penghargaan tahun ini, yakni gubernur wanita dari Afganistan, seorang dokter Filipina, seorang penggiat sosial di Myanmar, KPK dan organisasi masyarakat sipil di Nepal yang mendirikan dan menangani korban perdagangan manusia .

Penghargaan itu, yang diambil dari nama mantan presiden Filipina populer yang meninggal dalam kecelakaan pesawat tahun 1957, menghormati orang dan kelompok yang mengubah masyarakat mereka menjadi lebih baik.

Habiba Sarabi, 57, adalah gubernur wanita pertama dan satu-satunya di Afghanistan.

Ia dipilih karena membantu membangun pemerintah daerah dan mendorong pendidikan dan hak-hak perempuan di Provinsi Bamiyan di Afghanistan meskipun bekerja di lingkungan yang keras dan miskin di mana diskriminasi meluas, kata yayasan itu.

Pendidikan dan rasio siswa perempuan telah meningkat di provinsi itu, di mana banyak perempuan dilarang bekerja di bawah rezim Taliban dari tahun 1996 hingga tahun 2001.

Lahpai Seng Baku, janda berusia 64 tahun, juga dipilih karena membantu rehabilitasi masyarakat akibat konflik bersenjata di Myanmar.

Penerima lain, Ernesto Domingo, seorang dokter berusia 76 tahun, yang telah membantu masyarakat miskin melalui pelayanan kesehatan dan advokasi inovatif dan sukses dengan vaksinasi hepatitis neonatal yang telah menyelamatkan jutaan nyawa manusia di Filipina.

Pengharagaan itu juga diberikan kepada Shakti Samuha dari Nepal, sebuah LSM pertama di dunia yang menangani korban perdagangan manusia.

Sumber: kompas, the jakarta post

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Mengenal agama Baha'i yang sedang dikaji pemerintah Indonesia
  2. Puluhan orang terluka dalam upaya menghentikan pembongkaran gereja
  3. Paus Fransiskus akan makan siang bersama dengan 20 orang muda Katolik Asia
  4. Jokowi-JK diingatkan soal kelompok a-nasional
  5. Jokowi menangi Pilpres 2014
  6. Lebaran, para biarawati bersilaturahim dengan Jokowi
  7. Tokoh lintas agama ajak seluruh elemen bangsa untuk menerima hasil Pilpres
  8. Kelompok masyarakat sipil dukung penetapan Pilpres oleh KPU
  9. Paus Fransiskus: "Tolong berhenti, saya minta Anda dengan sepenuh hati"
  10. Komunitas Sant’Egidio adakan buka puasa dengan warga Muslim yang kurang mampu
  1. Puluhan orang terluka dalam upaya menghentikan pembongkaran gereja
  2. Paus Fransiskus: “Tolong berhenti, saya minta Anda dengan sepenuh hati”
  3. Lebaran, para biarawati bersilaturahim dengan Jokowi
  4. Kebebasan beragama harus menjadi prioritas presiden terpilih Jokowi
  5. Renungan hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  6. Wanita Sudan yang nyaris dieksekusi karena pindah agama bertemu Paus Fransiskus
  7. Paus Fransiskus akan makan siang bersama dengan 20 orang muda Katolik Asia
  8. Komunitas Sant’Egidio refleksikan pelayanan mereka bersama uskup, imam dan suster
  9. ISIS mengejar orang Kristen yang melarikan diri dari Mosul
  10. Jokowi-JK diingatkan soal kelompok a-nasional
  1. How can the state prohibits the use of Allah word, whereas the word is universal...
    Said y3 on 2014-07-14 14:51:00
  2. Good news. I have been in South Korea and several time attended Misa in Myongdon...
    Said y3 on 2014-07-14 14:40:00
  3. Tks Romo Uskup tercinta...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:31:00
  4. very cool monsinyur...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:23:00
  5. Aku ingin komentar namun diluar topik yang seenarnya. Namun ini menggangu pikira...
    Said Yohannes on 2014-07-08 17:53:00
  6. Kira2 FPI dan Kader PDIP garang yang mana ya.....kalo FPI yg diswiping tempat2 m...
    Said Wanto on 2014-07-05 18:19:00
  7. Amin...
    Said Cahya Nugroho on 2014-07-03 16:35:00
  8. Ini versi yang lebih lengkap dari pada yang sudah-sudah saya baca di media OL la...
    Said Dwi Prass on 2014-07-02 19:46:00
  9. sistem pemimpin dunia ini sudah akan berakhir. maka semua yg terjadi memang har...
    Said jojo on 2014-06-30 15:08:00
  10. Good article...
    Said yebambang on 2014-06-27 05:05:00
UCAN India Books Online