UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Jutaan orang muda Katolik sambut Paus di Brasil

26/07/2013

Jutaan orang muda Katolik sambut Paus di Brasil thumbnail

 

Jutaan kaum muda Katolik seluruh dunia menyambut Paus Fransiskus di Pantai Copacabana Rio de Janeiro, Brasil untuk merayakan Hari Kaum Muda Sedunia.

Paus Fransiskus yang tiba dengan helikopter dan dengan menggunakan mobil terbuka berhenti beberapa kali untuk menyapa kerumunan massa.

Ia tetap berkeliling walaupun hujan deras mengguyur. Cuaca buruk telah memaksa acara akhir pekan ini dipindahkan dari sebuah peternakan basah di pinggiran Rio de Jeneiro.

Pihak berwenang telah mengumumkan bahwa peristiwa ini sekarang juga berlangsung di Pantai Copacabana.

Beberapa jam sebelum Paus tiba di Copacabana pada Kamis (25/07), orang muda Katolik mulai berkumpul di sepanjang pantai.

Paus sempat bergurau di awal pidatonya dan mengatakan: “Saya selalu mendengar bahwa Cariocas (orang yang lahir di Rio) tidak suka dingin atau hujan. Tapi, Anda menunjukkan iman Anda kuat. Bagus sekali!” kata Paus Fransiskus.

Massa yang menyerupai delegasi Olimpiade ini memegang bendera negara masing-masing dan banyak yang membawa ransel bertuliskan World Youth Day yang berwarna kuning, hijau atau biru, tiga warna bendera negara tuan rumah, kata koresponden BBC di Rio, Julia Carneiro.

Kunjungan Paus Fransiskus yang berasal dari negara tetangga Argentina ke Brasil ini mendapat pengawalan keamanan yang ketat, menyusul aksi protes besar warga terkait skandal korupsi pemerintah Brasil.

Sumber: BBC Indonesia 

Foto: telegraph.co

Berita terkait: Pope Francis heads for World Youth Day

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Romo Budi gelar konser amal untuk pembangunan pusat pastoral
  2. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  3. Paus desak dunia bertindak menyusul tragedi Mediterania
  4. Keadilan sulit dipahami terkait pembunuhan para aktivis lingkungan
  5. Politisi Hong Kong berkomentar 'rasis' terhadap PRT
  6. Otoritas Malaysia desak pemimpin Gereja memasang kembali salib
  7. Penganiayaan orang Kristen di Zhejiang lebih parah dari data sebelumnya: China Aid
  8. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  9. Para uskup Filipina minta KWI membantu Mary Jane
  10. Ribuan umat Katolik Medan doakan kelancaran KAA
  1. Keluarga dan diplomat ajukan PK terakhir untuk menyelamatkan terpidana mati kasus narkoba
  2. NIIS dan Janji Surga
  3. Gereja Armenia memberikan gelar orang kudus korban genosida
  4. Renungan Hari Minggu Paskah IV bersama Pastor Bill Grimm
  5. RUU kontroversial Myanmar akan berdampak buruk bagi perempuan dan minoritas
  6. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  7. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  8. Asia-Afrika nyatakan perang terhadap narkoba
  9. Jaksa agung diminta sidik pelanggaran HAM berat
  10. Menag masih persoalkan batasan agama RUU PUB
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online