UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Mantan imam hadapi ancaman hukuman mati

26/07/2013

Mantan imam hadapi ancaman hukuman mati thumbnail

 

Herman Jumat Masan, seorang mantan imam di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang menghadapi ancaman hukuman mati atas tuduhan kasus pembunuhan yang ia lakukan beberapa tahun lalu.

Herman dinyatakan terbukti membunuh Yosefin Keredok Payong alias Merry Grace bersama dua anak hasil hubungan gelap mereka. Ketika peristiwa pembunuhan itu berlangsung, yaitu tahun 1999 dan 2002, ia masih berstatus sebagai imam Keuskupan Larantuka, Flores Timur dan bertugas sebagai pendamping para calon imam di Tahun Orientasi Rohani (TOR) Lela, Maumere. Ia meninggalkan imamatnya tahun 2006.

Sementara Merry Grace adalah mantan suster SSpS yang meninggalkan biara tahun 1997. Dan saat kejadian berlangsung ia bertugas sebagai pekerja kemanusiaan sebuah lembaga di Lela, Maumere.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Maumere, Sikka, Selasa (23/7),  Winarko, Jaksa Penuntut Umum mengatakan, sebagai seorang imam, seharusnya Herman memberikan contoh yang baik kepada umatnya.

“Tapi, perbuatannya sungguh meresahkan masyarakat. Apalagi keluarga korban sudah melakukan pencarian selama 10 tahun,” kata Winarko ketika membacakan tuntutan.

Setelah sidang, kuasa hukum terdakwa, Masan Viktor Nekur, mengatakan, Herman akan mengajukan nota pembelaan atas tuntutan pidana mati tersebut dalam sidang pekan depan.

Sementara itu, Agustinus Payong Dosi, paman dari Merry Grace mengatakan, pihak keluarga mengapresiasi tuntutan terhadap Herman.

“Itu artinya jaksa menerapkan hukuman maksimal atas tindakan jahat yang sudah dilakukan pelaku”, katanya kepada ucanews.com, Kamis (25/7).

Ia menegaskan, pihak keluarga menyerahkan semua proses sesuai hukum yang berlaku. “Tapi kami berharap, pelaku dijerat hukuman maksimal”, tegasnya.

Peristiwa pembunuhan yang dilakukan Herman terkuak pada akhir Januari 2013 setelah saksi kunci bernama Sofi melaporkan peristiwa pembunuhan itu kepada keluarga Merry Grace yang telah lama mencari keberadaannya. Pihak keluarga lalu melapor ke polisi.

Sofi adalah mantan pacar Herman. Karena Herman tidak bersedia menikahinya, ia pun membongkar kasus ini yang pernah diceritakan oleh Herman.

Pada Februari lalu, polisi di Maumere membongkar tempat yang diduga sebagai kuburan jenazah korban, yang terletak persis di belakang kamar Herman saat ia menjadi pendamping TOR Lela. Kerangka 3 korban itu pun diidentifikasi sebagai milik Merry Grace dan dua bayi hasil hubungan gelap mereka.

Berdasarkan pengakuan Herman pada Februari lalu, seorang bayi ia bunuh sesaat setelah lahir di kamarnya tahun 1999. Mulut bayi itu ia tutup. Sementara Merry Grace bersama bayi keduanya meninggal  tahun 2002 di kamar HJM saat melahirkan.

Herman mengatakan, ketiganya ia kubur pada malam hari, saat penghuni TOR sedang mengikuti aktivitas lain.

Ryan Dagur, Jakarta

  • Sumitro michael sibagariang

    Ngerrrrii, pembunuhan sadis sungguh biadap.
    setuju untuk Hukuman matinya..!!

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Guru Agama Kristen, Islam, demo tuntut pencairan dana sertifikasi
  2. Paus Fransiskus menikahkan 20 pasangan bermasalah
  3. Romo Hariyanto: Negara tak boleh masuk ranah teologi
  4. KWI tolak PP No. 61/2014 tentang Aborsi karena urgensi medik dan akibat perkosaan
  5. Para ahli bela keputusan Paus menikahkan pasangan bermasalah
  6. Gereja Katolik Kepulauan Cook menghormati dua imam yang melayani 120 tahun
  7. Menag: Negara tidak boleh dikalahkan oleh kelompok intoleran
  8. Hukum Syariah berlaku bagi non-Muslim di Aceh
  9. Paus Fransiskus akan sampaikan pidato di Parlemen Eropa
  10. Vietnam dan Vatikan menjajaki hubungan diplomatik penuh
  1. Vietnam dan Vatikan menjajaki hubungan diplomatik penuh
  2. Menag: Negara tidak boleh dikalahkan oleh kelompok intoleran
  3. Paus Fransiskus undang Presiden Xi Jinping ke Vatikan
  4. Imam Yesuit desak komunitas akademik dukung perdamaian Mindanao
  5. Komisi hukum India dukung hak perempuan Kristiani mendapatkan warisan
  6. PBNU: Jokowi tak boleh hapus Kementerian Agama
  7. Lampung jadi prioritas penerapan program sekolah toleransi
  8. Guru Agama Kristen, Islam, demo tuntut pencairan dana sertifikasi
  9. Para ahli bela keputusan Paus menikahkan pasangan bermasalah
  10. Gereja pertama di Cina diberi nama Santo Yohanes Paulus II
  1. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
  2. Apa yang terjadi dengan ditentukannya hanya ada 5 agama yang diakui? Dapatkah d...
    Said on 2014-09-06 07:46:00
  3. Pak Menteri mengatakan "sulit" dilakukan. Itu tidak sama dengan "tidak mungkin"...
    Said on 2014-09-06 07:15:00
  4. Ya memang perlu, khawatirnya yang 120 juta itu tidak mengerti untuk apa segala i...
    Said on 2014-09-03 15:53:00
  5. Puji Tuhan Bapak Menteri Agama yang baru tidak membiarkan yang tidak boleh dibia...
    Said on 2014-09-02 05:36:00
  6. DUC IN ALTUM...
    Said Stefanus on 2014-08-28 07:21:00
  7. Mantap. Tempatnya luas, berada di sementanjung Jafna. Disana ada benteng...penin...
    Said Alfons Liwun on 2014-08-27 11:39:00
  8. karena itu, pemerintah harus tegas terhadap kelompok2 intoleran dan suka main ha...
    Said Ama Kaka on 2014-08-23 15:03:00
  9. Romo Mangnis benar dan menang. Negara tdk boleh diurus oleh mereka yang serakah,...
    Said MAtheus on 2014-08-22 09:47:00
  10. CAHAYA CINTA KASIH~ Yakinilah bahwa Allah Swt Pencipta, Pemilik, Penguasa Alam ...
    Said Yang Setia Yang Benar on 2014-08-14 01:50:00
UCAN India Books Online