UCAN Indonesia Catholic Church News

Presiden SBY: Jika tidak ada toleransi, Indonesia hancur

29/07/2013

Presiden SBY: Jika tidak ada toleransi, Indonesia hancur thumbnail

 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan, sebagai bangsa yang majemuk dengan masyarakat yang multikultural, keadilan dan sikap toleran menjadi sangat penting.

“Saya ingin mengingatkan sekali lagi, bahwa bangsa kita adalah bangsa yang majemuk dengan masyarakat yang multikultural,” kata SBY saat memperingati Nuzulul Qur’an di Istana Negara, Jakarta, belum lama ini, seperti dilansir okezone.co.

SBY juga menekankan, toleransi antar umat beragama sangat penting untuk ditekankan.

“Dapat dibayangkan jika di negeri ini tidak ada toleransi kepada sesama, maka bangsa kita dapat hancur berkeping-keping. Marilah kita pedomani Alquran untuk menjaga kehidupan yang harmonis,” tegasnya.

Dia meminta masyarakat dapat mengambil pelajaran dari pengalaman sebelumnya, bahwa semua bentuk radikalisme hanya akan merugikan semua.

“Marilah kita berkaca dari pengalaman kita sendiri dan juga pengalaman negara-negara lain, bahwa egoisme yang berlebihan apalagi dalam bentuk radikalisme, hanya akan merugikan kehidupan dan masa depan bangsa kita,” tukasnya.

 Foto: inilahflores.com

  • bestly

    NATTO: No Action, Talk and Twitter Only

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Romo Magnis: Pemeluk agama tak sama dengan pendukung bola
  2. Jika Gairah Hidup Anda Redup, Nyalakan dengan Ini
  3. Kehadiran minoritas harus memberi arti bagi mayoritas
  4. Umat Katolik di Tiongkok desak bebaskan uskup lansia yang sakit dan lama dipenjara
  5. Tanggapan Gereja Katolik Asia terhadap Laudato si' dalam mengatasi perubahan iklim
  6. Prioritas, pewartaan, sentuhan kasih mencerminkan latar belakang Paus Fransiskus
  7. TV María akan menampilkan acara untuk anak-anak, orang muda
  8. Kardinal Hong Kong: Ia tidak diundang ke Sinode tentang Keluarga
  9. Kelompok Religius luncurkan website menentang perdagangan manusia
  10. Para uskup AS belajar isu migran di Malaysia
  1. Sekolah di Timor Leste masih berjuang dengan kebutuhan dasar
  2. Gereja Katolik dukung aksi mogok nasional pekerja di India
  3. Gereja: UU Ras dan Agama Myanmar bisa menimbulkan perpecahan
  4. Cendikiawan Muslim: Pemerintah harus mengambil langkah pemblokiran situs radikal
  5. Tanggapan Gereja Katolik Asia terhadap Laudato si’ dalam mengatasi perubahan iklim
  6. Umat Katolik di Tiongkok desak bebaskan uskup lansia yang sakit dan lama dipenjara
  7. Hadiri HUT Paroki Salib Suci, Azizah jadi ikon pluralisme
  8. Pemenang Magsaysay Award dinilai sebagai ‘pahlawan modern’ di Asia
  9. Komnas HAM desak pelaku diadili
  10. Para demonstran menuntut akhiri kekerasan terhadap komunitas Kristen di India
  1. Kapan Tiongkok itu jadi negera yang normal - sehat lahir batin?...
    Said on 2015-09-03 08:54:00
  2. Tentu saja kesibukan sebatas Liturgi - Altar, perlu diimbangi dengan ketegasan p...
    Said sani@ on 2015-08-21 11:51:00
  3. Silahkan baca di teks ini selengkapnya...terima kasih.. http://www.mirifica.net...
    Said on 2015-08-19 14:30:00
  4. “Dalam perjalanan ke depan, Gereja Katolik memandang bahwa pemerintah dan para p...
    Said kristiadjirahardjo on 2015-08-17 10:55:00
  5. Undangan kepada Bapa Suci dr Menag unt berkunjung ke Indonesia,tentu sangat meng...
    Said tarcisius fenfat on 2015-08-15 10:51:00
  6. Menuju keteraturan......
    Said on 2015-08-14 16:46:00
  7. Baik sekali kalau Bpk Menteri kunjung ke Vatikan.....
    Said on 2015-08-14 16:45:00
  8. Salut kepada menteri agama t ksi atas upayanya utk mengundang bp paus franciskus...
    Said Eduardus on 2015-08-13 13:29:00
  9. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  10. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
UCAN India Books Online