Kapolri: Pengamanan di rumah ibadah ditingkatkan

06/08/2013

Kapolri: Pengamanan di rumah ibadah ditingkatkan thumbnail

 

Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo mengatakan, pihaknya akan meningkatkan pengamanan di seluruh tempat ibadah pasca-ledakan bom di Vihara Ekayana, Minggu (4/8/2013).

Kapolri mencatat, selama ini, para teroris menargetkan gereja dan masjid. Namun, kini vihara juga menjadi target.
 
“Sekarang kan sedang melakukan operasi pengamanan lebaran. Saya kira salah satu sasaran (pengamanan) adalah tempat ibadah,” kata Kapolri di Jakarta, Senin (5/8/2013).

Menurut Timur, polisi sudah memeriksa delapan orang saksi terkait teror tersebut. Laboratorium Forensik Polri juga tengah memeriksa bahan peledak yang ditemukan di lokasi. Ada dua bom yang ditaruh di vihara. Salah satunya tidak meledak.

Sementara itu Kepolisian Resor Kota Malang saat ini mengaku memperketat pengamanan di sejumlah tempat-tempat ibadah di Kota Malang.

Pengamanan tersebut meliputi masjid, gereja, klenteng, vihara dan pura.

Kasubag Humas Polres Malang Kota, AKP Dwiko Gunawan, menyatakan pihaknya kini sudah menyebar pasukan yang tergabung dalam operasi ketupat.

Sementara itu, Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Kota Malang, saat ini melakukan konsolidasi untuk tetap menjaga toleransi dan komunikasi antar penganut berbagai agama.

Di Kota Malang sendiri ada empat vihara yang tersebar di sejumlah wilayah. Dan hal ini kami akan upayakan untuk dilakukan pengamanan termasuk sejumlah tepat-tempat peribadatan lainnya,” jelas Ketua FKAUB Kota Malang, Sujoko.
 
Dari berbagai sumber

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online