UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

PGI dan KWI kecam bom di Vihara

06/08/2013

PGI dan KWI kecam bom di Vihara thumbnail

 

Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengecam keras ledakan bom yang terjadi di Vihara Ekayana, Jakarta Barat, pada Minggu (4/8) lalu.

Romo Antonius Benny Susetyo, sekertaris eksekutif Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan KWI menyebut kejadian ini sebagai tragedi kemanudiaan dan ancaman terhadap keadaban serta Pancasila.

“Kita berharap kepolisian dan inteligen segera bertindak demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa”, katanya kepada ucanews.com, Selasa (6/8).

Ia menambahkan, berhubung peristiwa ini terjadi pada bulan Ramadan, maka diharapkan umat Muslim tidak terganggu.

Sementara itu, Jeirry Sumampow, Sekretaris Eksekutif Bidang Diakonia PGI mengungkapkan, peritiwa ini merupakan bentuk provokasi dari sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab.

Ia menjelaskan, bom ini sepertinya sudah direncanakan.

“Dan agaknya dimaksudkan untuk memelihara trauma ketakutan rakyat Indonesia terhadap bom. Dalam konteks ini, maka pelaku peledakan ini adalah teroris yg masih berkeliaran bebas di negara in,” tegas Jeirry dalam pernyataan tertulisnya.

Ia menambahkan, pelaku peledakan bom ini juga tak menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa dan akan merayakan Idul Fitri beberapa hari lagi.

Menurut Jeirry, memang perlu dipikirkan upaya lain dalam konteks membasmi praktek terorisme yang sekarang marak terjadi.

“Cara-cara yang selama ini dilakukan terasa belum cukup. Mungkin peran kementrian agama dalam rangka mendorong pengajaran agama yang benar di masyarakat perlu ditingkatkan”.

Ia menmbahkan, PGI menyatakan solidaritas terhadap korban dan umat Buddha secara umum yang menjadi korban ledakan bom ini.

“Kami berharap agar umat Buddha tetap tenang dalam menjalankan ibadah di rumah ibadahnya. Kami berdoa agar para korban segera bisa pulih dari trauma psikologi dan sembuh dari cedera fisik yang dialami”, tegasnya.

Sebagaiaman diberitakan, 2 bom dengan daya ledak rendah ditempatkan oleh seorang pelaku yang pura-pura datang ke Vihara Ekyana pada Minggu sore. Sempat masuk ke dalam ruang ibadah, ia kemudian keluar, lalu pergi bersama temannya yang sudah menunggu dengan sepeda motor. Tiga menit setelahnya satu bom meledak, yang mengakibatkan seorang umat Buddha mengalami luka di tangan.

Biksu Arya Maitri Mahatera, pimpinan Vihara mengatakan, sekitar 300 umat Buddha berada di dalam vihara saat ledakan terjadi, yaitu pada pukul 19.00 WIB. Satu bom lagi sengaja diledakkan polisi pada pukul 22.00 WIB.

Hingga kini polisi masih memburu pelakunya, yang menurut sejumlah pengamata merupakan bagian dari kelompok teroris.

Ryan Dagur, Jakarta

Foto: okezone.com




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Doa untuk perdamaian dan persatuan di Pakistan
  2. Perdana Menteri Portugal ‘pulang’ ke Goa
  3. Bisakah perempuan berperan lebih besar dalam mengakhiri konflik di Myanmar?
  4. Presiden Duterte berterima kasih kepada Paus Fransiskus
  5. Renungan Hari Minggu Biasa III/A bersama Pastor Bill Grimm
  6. Gereja Katolik Banglades berkabung atas wafatnya imam misionaris Italia
  7. Gereja Sri Lanka menetapkan 2017 sebagai Tahun Santo Joseph Vaz
  8. Upaya terus dilakukan guna menyelamatkan orang muda Timor Leste dari HIV
  9. Tiongkok jauh dari ‘Model Vietnam’ dalam hubungan dengan Takhta Suci
  10. Katolik dan Protestan di Korea Selatan menyerukan dialog berkelanjutan
  1. begitu meriah.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-19 12:12:02
  2. Bapak Romo.Mohon Maaf Atas Kelancangan Saya, ''Mohon DOA'' Bagi Keluarga Saya, T...
    Said moseslamere on 2017-01-16 09:51:46
  3. Yang saya salut dg agama2 asli Indonesia ini adalah kedamaiannya,...
    Said Surromenggala on 2017-01-13 06:19:39
  4. mas gre,bs kah membantu kami unt perobatan istri.setelah cek lab ada gangguan gi...
    Said nehemia tumanggor on 2017-01-07 14:45:59
  5. Tragedi yang tidak tidak terbayarkan dengan kebaikan apapun.. 6000 nyawa tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-05 11:16:42
  6. Luar biasa atas kesaksian iman dari kisah 2 orang yang berbeda dengan masalah ya...
    Said Anselmus Seng Openg on 2017-01-04 13:25:40
  7. Mengapa pemerintah India tidak berupaya?...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-04 11:27:27
  8. Segala dapat diperdagangkan di China.. semuanya adalah kejam.. Hewan langka, gad...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-03 20:38:17
  9. Shalom, Bapa, sy orang kosan yg tinggal di kos rumah tua dimana sebelumnya ada ...
    Said desi on 2016-12-28 23:01:07
  10. Bentuk toleransi dengan mengikuti kegiatan agama lain. Mari kita dukung penegak...
    Said Abdul Aziz on 2016-12-24 11:19:05
UCAN India Books Online