Wisata rohani perlu dilestarikan sebagai sarana perayaan iman

07/08/2013

Wisata rohani perlu dilestarikan sebagai sarana perayaan iman thumbnail

 

Makna ziarah rohani Jalan St.  Yakobus  (Way of St. James) tidak boleh direduksi menjadi rute wisata dan ekologi belaka, tapi sebagai sarana perayaan iman, kata peserta dalam sebuah konferensi.

Rute ziarah kuno itu dibahas dalam Konferensi Nasional Warisan Budaya Gereja belum lama ini, yang terdiri dari para uskup, pejabat warisan nasional Spanyol dan penasihat lainnya.

Mereka mengakui bahwa hampir 500 mil jalan menuju Katedral Santiago de Compostela di Spanyol sangat populer sebagai rute wisata dan ekologi karena karya-karya bernilai sejarah dan artistik serta pemandangan indah di dalamnya, tapi kurang bernilai rohani.

Rute ziarah Jalan St. Yakobus (Rasul) pertama kali menjadi rute populer bagi peziarah pada abad kesembilan setelah kuburan St. Yakobus ditemukan dan akibatnya pada abad-abad berikutnya, para peziarah dari seluruh dunia berbondong-bondong ke rute ini untuk berziarah di sepanjang rute tersebut sambil membayar  upeti kepada Rasul St. Yakobus.

Namun, dengan melihat rute ziarah tersebut saat ini, unsur ziarah rohani itu “akan terkikis di masa mendatang,” kata anggota konferensi.

Jalan itu adalah harta bernilai besar yang mencakup penyebaran dan perayaan iman, pelaksanaan amal, keakraban dengan gaya artistik sejarah Gereja di Spanyol, penghormatan adat istiadat setempat dan sebagainya, kata mereka.

“Sepanjang Jalan itu membuat kita akan melihat dengan jelas tentang tujuan ziarah kita, menguatkan batin kita dan iman para peziarah dari seluruh dunia.”

Bunga dalam rute ziarah ini direvisi pada abad ke-20 ketika UNESCO membuat Santiago de Compostela situs warisan dunia – sebuah situs yang kini telah menjadi pengaturan untuk salah satu ziarah terbesar di dunia.

Saat ini,  jalan St. Yakobus adalah rute ziarah rohani dan telah menjadi daya tarik wisata utama dimana orang hanya melewati sepanjang rute untuk menghargai keindahan dan warisan sejarah.

Sumber: Group calls for the spiritual preservation of the Santiago pilgrimage trail

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  2. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  3. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  4. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  5. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  6. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  7. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  8. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  9. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  10. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
UCAN India Books Online