UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Sejumlah Ormas Katolik adakan refleksi peringatan HUT Kemerdekaan RI

19/08/2013

Sejumlah Ormas Katolik adakan refleksi peringatan HUT Kemerdekaan RI thumbnail

 

Dalam rangka  memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-86, sekretariat bersama Ormas-ormas Katolik di DIY  termasuk  WKRI, Pemuda Katolik, PMKRI, ISKA, dan FMKI, menyelenggarakan refleksi bersama dalam bentuk sarasehan yang digelar belum lama ini, bertempat di Wisma Mahasiswa Katolik.

Dalam refleksi tersebut, hadir sebagai narasumber adalah Romo CB. Mulyatno, Dr R. Maryatmo,  Dr. V. Hari Supriyanto, M. Hum serta Gregorius Sahdan. Keempat narasumber menyampaikan refleksinya dari berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, khusus dalam perjalanan bangsa Indonesia satu tahun belakangan ini.

Gregorius Sahdan, dalam pemaparan perspektif sosial politik mengatakan bahwa dalam menjalankan tanggungjawabnya, sampai dengan 68 tahun kemerdekaan RI, negara gagal memenuhi kebutuhan dasar (public goods) masyarakat. Kebutuhan dasar yang belum terpenuhi tersebut di antaranya adalah, jaminan kesehatan yang murah bagi masyarakat, pendidikan yang belum menyentuh semua lapisan masyarakat, belum meratanya pembangunan infrastruktur (air bersih, listrik dan infrastruktur lainnya).

Lebih lanjut Gregorius mengatakan, Gagalnya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat karena demokrasi kita hanya melahirkan “negara pincang (cripple state)”, hal ini terjadi sebagai konsekuensi dari politik transasksional yang melahirkan elite predator (elite transactional/predatory elite) yang menerapkan dan menjalankan demokrasi cangkokan (hybrid democracy) dari demokrasi liberal.

Sementara itu, Romo Mulyatno, yang merefleksikan keadaan bangsa dari perspektif budaya dan pendidikan mengatakan, pendidikan di Indonesia yang dijalankan selama ini tidak banyak menciptakan pemimpin, akan tetapi, hanya menciptakan manager.

Internalisasi nilai budaya Indonesia ke depannya harus terus dipertahankan. Karena bangsa ini sudah tercerabut dari nilai budayanya sendiri. Oleh karena itu tugas pendidikan adalah mengembalikan nilai-nilai lokal tersebut.

Sedangkan Hari Supriyanto yang memaparkan tentang kondisi hukum di Indonesia mengatakan, hukum di negeri ini sudah berada di titik nadir. Hukum sekarang yang dipraktekan tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

“Seorang maling ayam lebih berat hukumannya dibandingkan seorang koruptor yang merampok uang rakyat milyaran rupiah”, tegas Hari Supriyanto.

Maryatmo yang merefleksikan bidang ekonomi mengatakan, hampir 20-30% ekonomi kita masih tergantung pada import. Untuk itu Maryatmo meminta pentingnya peran pemerintah untuk menjamin terwujudnya pasar yang sempurna melalui mekanisme pasar yang baik.

Di tengah pasar bebas seperti ini, kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana menjadi kata kunci agar kita tidak tertinggal dalam bidang ekonomi, lanjut Maryatmo

Sumber: kompas.com

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus Fransiskus: Berperilaku buruk adalah manusiawi, tetapi bukan Kristen
  2. Tiga uskup auksilier Hong Kong ditahbiskan kemarin
  3. Pembongkaran gereja di Cina terus berlanjut
  4. Orang Asia masih mengenang dampak kunjungan Paus Fransiskus
  5. Paus Fransiskus akan merayakan Misa pernikahan untuk 20 pasangan
  6. Serikat Guru: Kurikulum 2013 itu celaka 13
  7. Dalam 6 bulan, 2.677 istri di Malang gugat cerai suami
  8. 15 tahun setelah perang, kini Timor-Leste harus siap menghadapi ancaman baru
  9. Setelah SBY dinilai gagal pelihara kebebasan beragama, kini harapan ada pada Jokowi
  10. Seorang katekis khusus lansia menuai hasil berkat pelayanannya
  1. Paus Fransiskus akan merayakan Misa pernikahan untuk 20 pasangan
  2. Tiga uskup auksilier Hong Kong ditahbiskan kemarin
  3. Forum UNAOC Bali tegaskan persatuan dalam keberagaman
  4. Menag berharap wartawan nasrani ikut sosialisasi moderasi agama
  5. Komunitas Kristen tuduh kelompok Hindu melakukan konversi paksa
  6. Pimpin ibadah di depan Istana, pendeta baca puisi untuk Jokowi
  7. Argumen “Pro Life” dan “Pro Choice”
  8. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  9. Paus Fransiskus: Berperilaku buruk adalah manusiawi, tetapi bukan Kristen
  10. Orang Kristen mulai bergabung melawan ISIS
  1. Tiada orang dari golongan apapun yang dilupakannya...Motto untuk Asian Youth Day...
    Said on 2014-07-27 11:04:00
  2. Sebelum pengikut muhammad menyebut "allah", kristen arab sudah menggunakan kata ...
    Said umat on 2014-07-26 06:05:00
  3. sembuhkan!...
    Said tuhan on 2014-07-25 02:51:00
  4. Semestinya bisa dihindarkan. Mengapa suster membiarkan anak itu tinggal sendiri...
    Said on 2014-07-22 07:06:00
  5. Penderitaan mereka mengapa tak kunjung berakhir.. Sudah sampai urgensi, sebaikny...
    Said on 2014-07-22 07:01:00
  6. Jelas kalau Jokowi mempunyai pandangan dan niat yang sama (dengan bapak Uskup). ...
    Said on 2014-07-22 06:54:00
  7. Semakin banyak larangan... mau mempersempit hidup orang yang hanya mau berdoa. ...
    Said on 2014-07-20 08:25:00
  8. Selamat menjalankan tugas baru Mgr...
    Said Adonia Sihotang on 2014-07-19 23:27:00
  9. Sudah terlalu sering terdengar protes atas pernyataan yang menyudutkan islam seb...
    Said pluralis on 2014-07-18 04:28:00
  10. Paus Emeritus Benediktus baru tahun lalu diganti oleh Paus Fransiskus. Beliau t...
    Said on 2014-07-16 08:11:00
UCAN India Books Online