UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Polisi tangkap saudara penginjil terkaya Asia

20/08/2013

Polisi tangkap saudara penginjil terkaya Asia thumbnail

 

Polisi di Kerala, India, pada Minggu menangkap saudara penginjil terkaya Asia, KP Yohannan, karena diduga mengelola sebuah mata uang yang tidak sah.

KP Punnoose, 62, saudara kandung tertua dari Uskup Agung Yohannan yang diangkat Believer’s Church yang berbasis di Kerala, ditangkap karena memiliki dinar Yugoslavia yang tidak sah, kata polisi.

Seorang juru bicara Believer’s Church, Sijo Panthapallil, mengatakan Yohannan telah menghindarkan diri dari kasus itu, seraya mengatakan bahwa kedua bersaudara itu “tidak memiliki hubungan pribadi” selama 25 tahun terakhir.

“[Punnoose] sebelumnya mencoba menyalahgunakan nama Gereja serta uskup itu dan kami telah memasang sebuah iklan di surat kabar yang menyatakan bahwa Punnoose tidak memiliki hubungan dengan Gereja,” katanya.

Yohannan, yang dijuluki penginjil terkaya di Asia, seperti dilaporkan memiliki aset senilai US$ 175 juta sebagai kepala Believer’s Church dan Injil untuk Asia.

Punnoose, kepala dewan desa dan pemimpin Partai Kongres lokal yang berkuasa, ditangkap setelah agennya, Vimalraj, 32, ditangkap oleh polisi menyusul perselisihan di sebuah toko di kota Thiruvalla Kerala.

Kedua pria itu mengaku memiliki dinar Yugoslavia, yang sudah tidak beredar sejak Serbia  sebagai negara terakhir berhenti menggunakan mata uang tersebut tahun 2003.

Punnoose dan Vimalraj diyakini terlibat dalam penipuan, dengan menukarkan mata uang yang telah mati tersebut dengan rupee India kemudian mereka melarikan diri dengan uang tersebut.

“Kami menyita mata uang Yugoslavia dan mata uang bernilai tinggi dari sekitar 20 negara ketika kami menggerebek rumah Runnoose,” kata Inspektur Polisi Putta Vimaladithya Distrik Pathanamthitta dimana dua orang itu ditangkap.

“Kami tidak tahu apakah mata uang itu asli atau palsu,” tambahnya.

Sumber: Police arrest brother of Asia’s richest evangelizer

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Meskipun kendala, delegasi OMK Tiongkok berusaha hadiri WYD
  2. Renungan Hari Minggu Biasa XVII/C bersama Pastor Bill Grimm
  3. Gereja Katolik Korea menentang sistem pertahanan rudal
  4. Media dapat tekanan terkait laporan hubungan Tiongkok-Vatikan
  5. Doa lintas agama diselenggarakan pada ‘Hari Martir’ di Myanmar
  6. Gereja, kelompok HAM salahkan Duterte terkait peningkatan pembunuhan
  7. Komnas HAM minta pemerintah respons putusan IPT soal kasus 1965
  8. Menangani Pelanggaran HAM di Papua
  9. OMK Filipina berjuang demi menghadiri WYD 2016 di Polandia
  10. Pejabat Salesian meragukan foto imam yang diculik di Yaman
  1. Hanya Mao Ze Dong yang mereka idolakan... tidak ada yang lebih baik... Buat kita...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-15 10:18:37
  2. Motornya jenis matic, pengendaranya jenis apa ya?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-08 09:37:42
  3. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  4. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  5. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  6. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  7. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  8. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  9. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  10. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
UCAN India Books Online