UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Komnas Perempuan: Kekerasan terhadap perempuan terus bertambah

23/08/2013

Komnas Perempuan: Kekerasan terhadap perempuan terus bertambah thumbnail

 

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyatakan kebijakan diskriminatif terhadap perempuan yang digulirkan oleh aparat legislatif maupun eksekutif terus bertambah. Kebijakan diskriminatif tersebut mulai bertambah sejak 1999 ketika otonomi daerah mulai bergulir.

“Kebijakan diskriminatif tersebut atas nama agama dan moralitas,” kata Kunthi Tridewiyanti, Ketua Sub Komisi Reformasi Hukum dan Kebijakan Komnas Perempuan, di Kantornya, Kamis (22/8/2013), seperti dilansir tribunnews.com.

Kunthi membeberkan, sampai 18 Agustus 2013 pihaknya mencatat 342 kebijakan diskriminatif. Menurutnya, ini berarti jumlah kebijakan diskriminatif bertambag 60 kebijakan dibanding tahun lalu. Jumlah tersebut dua kali lipat lebih banyak sejak Komnas Perempuan menyampaikan persoalan itu di tingkat nasional pada 2009.

“Pada saat itu jumlah kebijakan diskriminatif baru 154 kebijakan,” ujarnya.

Lebih lanjut Kunthi mengatakan, sebanyak 265 dari 342 kebijakan diskriminatif secara langsung menyasar perempuan atas nama agama dan moralitas. Dari 265 kebijakan tersebut 79 diantaranya yang mengatur cara berpakaian beerdasarkan interpretasi tunggal ajaran agama penduduk masyoritas.

“Situasi ini membatasi hak kemerdekaan berekspresi dan hak kemerdekaan beragama,” tuturnya.

Selain itu, kata Kunthi, ada 124 kebijakan tentang prostitusi dan pornografi, 27 kebijakan tentang pemisahan ruang publik laki-laki dan perempuan atas alasan moralitas, 19 diantaranya menggunakan istilah khalwat atau mesum.

“35 kebijakan lainnya terkait pembatasan jam keluar malam yang pengaturannya mengurangi hak perempuan bermobilitas, pilihan pekerjaan serta perlindungan dan kepastian hukum,” pungkasnya.

Foto: Tempo.co

One Comment on "Komnas Perempuan: Kekerasan terhadap perempuan terus bertambah"




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Diskriminasi terhadap LGBT terus menguat di Indonesia
  2. Uskup desak warga Filipina tidak lupa pelajaran darurat militer
  3. Paus Fransiskus nikmati lagu dari Indonesia
  4. Caritas Keuskupan Bandung bantu korban banjir bandang di Kabupaten Garut
  5. Bupati resmikan Gereja Katolik Santo Yosep Kemantan
  6. Universitas Katolik pertama dibuka di Vietnam
  7. Uskup desak umat Katolik bantu keluarga korban perang melawan narkoba
  8. Uskup minta umat Katolik miliki Kitab Suci dan mewartakan
  9. Kelompok Buddha garis keras Myanmar protes komisi tentang Rohingya
  10. Pemuda yang hendak bakar gereja di Bombana ditetapkan sebagai tersangka
  1. Nampaknya penduduk di Kalimantan lebih toleran......
    Said Jenny Marisa on 2016-09-23 09:07:47
  2. Kekejaman semakin banyak terjadi, apa sebabnya? Mengerikan membaca berita sekar...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-16 16:28:43
  3. Untuk mencegah umat di keuskupan mati karenanya, harus dipasang poster yang jela...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-13 13:45:12
  4. Semua aparat pemerintah daerah dan TNI POLRI di negri ini kehilangan tenaga..?...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:14:00
  5. Semua aparat pemerintah daerah,TNI POLRI yang bertugas di negri ini, kehilangan ...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:08:57
  6. Mengapa perempuan dibenci dan diperlakukan dengan kejam... Apakah laki laki itu ...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-12 12:16:03
  7. hebatttt sr Nia saudariku.....
    Said holiq on 2016-09-10 23:47:46
  8. Soal menghukum orang bukan urusan saya, tetapi toh tidak dapat diam saja. Menir...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-09 20:01:47
  9. Profisiat Mgr.... Semoga Tuhan sentiasa menaungi dan melindungi Bapa Uskup dalam...
    Said Permata on 2016-09-04 17:51:22
  10. Bagaimana doa melepaskan kuasa iblis...
    Said pkoing on 2016-09-04 01:06:09
UCAN India Books Online