UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Directory | A service of UCA News

Pastor: Pertambangan merusak kehidupan masyarakat lokal

23/08/2013

Pastor: Pertambangan merusak kehidupan masyarakat lokal thumbnail

Lokasi pertambangan Ropang di Desa Lante, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, NTT. Lubang galian tambang mangan yang dilakukan oleh PT Global Asia Commodity, sebuah perusahaan yang berkantor di Perth, Australia.

 

Pastor Mike Peruhe OFM, peneliti dari Komisi Justice, Peace and Integrity of Creation Ordo Fratrum Minorum (JPIC-OFM) mengatakan, kehadiran industri pertambangan merugikan masyarakat lokal di kampung-kampung, sehingga mereka terpinggirkan.

“Banyak perusahan tambang yang beroperasi di sekitar lahan pertanian warga, menghancurkan hutan, bahkan mengancam pemukiman”, katanya dalam dalam sebuah diskusi di Kantor JPIC-OFM, Jakarta, Kamis (22/8).

Pastor Mike bersama tim JPIC-OFM baru saja melakukan penelitian selama tiga setengah bulan di kampung-kampung di Mangarai Raya (sebutan untuk tiga kabupaten: Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur) pada Maret hingga  Mei lalu untuk menggali persoalan tambang, respon masyarakat setempat dan juga konflik yang kemudian muncul pasca kehadiran tambang.

JPIC-OFM selama beberapa tahun terakhir, aktif mengadvokasi persoalan pertambangan di Manggarai, bekerja sama dengan Keuskupan Ruteng dan lembaga terkait.

Ia menambahkan, kehadiran tambang juga menghancurkan relasi sosial dalam masyarakat, juga adat-istiadat dan budaya yang sudah lama dipelihara.

Ia mencontohkan, bagaimana perusahan tambang mengintervensi pemilihan tu’a teno, tokoh adat yang berperan penting dalam pembagian tanah ulayat.

“Pihak perusahan bisa menghasut warga di sebuah kampung agar seorang tu’a teno yang menolak kehadiran perusahan, bisa diganti. Mereka bisa menunjuk tu’a teno yang ramah terhadap kehadiran perusahan tambang”.

Fenomena seperti ini, kata Pastor Mike, ditemui di beberapa wilayah tempat penelitian mereka.

Masyarakat di Manggarai Raya mayoritas sebagai petani.

Ia menjelaskan, dalam pertemuan dengan warga masyarakat lokal, lewat wawancara langsung, Forum Disscussion Group (FGD), masyarakat mengaku, sebenarnya menolak tambang.

“Tetapi perusahan bisa mengadu domba masyarakat di satu kampung. Sehingga ketika dalam kampung itu, masyarakat sudah tidak satu suara, maka mereka bisa menguasai masyarakat yang tolak tambang”, katanya.

Melihat kondisi ini, kata Pastor Mike, dalam waktu dekat JPIC-OFM bekerja sama dengan kelompok lain, akan menggelar upaya sosialisasi ke masyarakat untuk menggerakan upaya perlawanan terhadap pertambangan.

Gerakan ini, nantinya akan bermuara pada desakan agar pemerintah mengkaji lagi kebijakan yang mengizinkan kehadiran tambang.

“Dan, harapannya, semua izin tambang bisa dicabut. Tambang adalah kabar buruk bagi masyarakat Manggarai yang sehari-sehari hidup bergantung pada tanah, bukan tambang,” tegas Pastor Mike.

Terkait efek buruk tambang bagi budaya, Pastor Vinsensius Darmin Mbula OFM, pemerhati pendidikan dan kebudayan mengatakan, hal itu akan menghilangkan identitas.

“Pada masa depan, masyarakat Manggarai akan menjadi asing dengan tanahnya sendiri”, ungkapnya.

Sementara itu Yustinus Paat, Wakil Sekjen Forum Pemuda NTT Penggerak Keadilan dan Perdamaian (Formadda NTT) yang turut hadir dalam diskusi tersebut mengatakan, upaya menggugat kehadiran tambang, juga harus melibatkan setiap elemen masyarakat dan memaksimalkan semua media yang ada. “Para pemuda juga perlu dilibatkan”, kata Yustinus.

Selain itu, menurut pemuda asal Manggarai ini, upaya menolak tambang juga disertai dengan upaya membongkar konspirasi antara pihak perusahan dan pemerintah daerah.

“Pasti ada deal-deal tertentu di belakang setiap keputusan menerima industri tambang”, ungkapnya.

Berdasarkan data dari JPIC-OFM saat ini terdapat 46 Izin Usaha Pertmbangan (IUP) di Manggarai dengan luas konsensi 88.389, 71 hektar. (Manggarai Barat 30.346, Manggarai 37.109,6 dan Manggarai Timur 20.979,11).

Beberapa perusahan tambang yang masih beroperasi di Manggarai antara lain PT Global Komoditi Asia, PT Aditya Bumi Pertambangan, PT Manggarai Manganese, dan lain-lain dengan bahan galian dominan mangan dan emas.

Ryan Dagur, Jakarta

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Ribuan orang turun ke jalan menentang serangan terhadap para biarawati Katolik
  2. Capres Jokowi berkunjung ke KWI
  3. Komunitas Sant’Egidio refleksikan pelayanan mereka bersama uskup, imam dan suster
  4. Paus menyerukan doa bagi orang Kristen yang eksodus dari Mosul
  5. Renungan hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  6. Para suster Misionaris Cinta Kasih terus bekerja di Gaza
  7. Pengadilan Tinggi bela orang Kristen terkait CD yang menggunakan kata "Allah"
  8. Presiden SBY: Ketegangan hanya di elit politik, bukan masyarakat
  9. Jokowi menangi Pilpres 2014
  10. Berpolitik tanpa bermusuhan: Natsir dan IJ Kasimo
  1. Renungan hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  2. Wanita Sudan yang nyaris dieksekusi karena pindah agama bertemu Paus Fransiskus
  3. Paus Fransiskus akan makan siang bersama dengan 20 orang muda Katolik Asia
  4. Komunitas Sant’Egidio refleksikan pelayanan mereka bersama uskup, imam dan suster
  5. ISIS mengejar orang Kristen yang melarikan diri dari Mosul
  6. Jokowi-JK diingatkan soal kelompok a-nasional
  7. Mengenal agama Baha’i yang sedang dikaji pemerintah Indonesia
  8. Presiden Baru dan Krisis Lingkungan
  9. Presiden terpilih didesak agar tetap pegang janji terkait HAM
  10. Kelompok masyarakat sipil dukung penetapan Pilpres oleh KPU
  1. How can the state prohibits the use of Allah word, whereas the word is universal...
    Said y3 on 2014-07-14 14:51:00
  2. Good news. I have been in South Korea and several time attended Misa in Myongdon...
    Said y3 on 2014-07-14 14:40:00
  3. Tks Romo Uskup tercinta...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:31:00
  4. very cool monsinyur...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:23:00
  5. Aku ingin komentar namun diluar topik yang seenarnya. Namun ini menggangu pikira...
    Said Yohannes on 2014-07-08 17:53:00
  6. Kira2 FPI dan Kader PDIP garang yang mana ya.....kalo FPI yg diswiping tempat2 m...
    Said Wanto on 2014-07-05 18:19:00
  7. Amin...
    Said Cahya Nugroho on 2014-07-03 16:35:00
  8. Ini versi yang lebih lengkap dari pada yang sudah-sudah saya baca di media OL la...
    Said Dwi Prass on 2014-07-02 19:46:00
  9. sistem pemimpin dunia ini sudah akan berakhir. maka semua yg terjadi memang har...
    Said jojo on 2014-06-30 15:08:00
  10. Good article...
    Said yebambang on 2014-06-27 05:05:00
UCAN India Books Online