Paus Fransiskus akan kunjungi sejumlah pengungsi

26/08/2013

Paus Fransiskus akan kunjungi sejumlah pengungsi thumbnail

 

Dalam beberapa minggu, Paus Fransiskus akan membuat perjalanan singkat di luar tembok Kota Vatikan ke pusat Roma untuk mengunjungi sekelompok pengungsi.

Pada sore hari, 10 September, ia akan menyapa orang-orang yang menerima makanan gratis di Pusat Pengungsi Yesuit.

Serikat Yesus – atau Yesuit – telah mengelola Pusat Astalli, terletak di belakang Gereja Gesù, selama 13 tahun, bersama dengan para relawan.

Pusat itu, selain menyediakan sarana untuk mandi dan memberikan makanan gratis satu kali setiap hari, juga membantu para pengungsi menjadi warga negara Italia secara  legal serta mencari pekerjaan dan tempat tinggal.

Ketua Pusat Astalli, Pastor Giovanni La Manna, menulis surat kepada Paus Fransiskus pada April mengundangnya berkunjung ke pusat tersebut.

Dalam beberapa hari, Paus menelepon Pastor La Manna dengan mengatakan ia menerima undangan tersebut.

Pertemuan di antara Paus Fransiskus dan para pengungsi dari berbagai agama  adalah pribadi dan di luar protokol resmi.

Minggu depan, ketua pusat itu akan bertemu dengan Vatikan untuk mengatur berbagai aspek terkait acara kunjungan tersebut.

Pusat, yang mempromosikan kesadaran dialog antaragama dan antarbudaya, juga berfokus pada generasi muda serta proyek pendidikan.

Sumber: Pope Francis makes a date to meet some refugees




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  2. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  3. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  4. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  5. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  6. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  7. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  8. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  9. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  10. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
UCAN India Books Online