UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

75 tahun paroki diisi dengan pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk

27/08/2013

75 tahun paroki diisi dengan pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk thumbnail

 

Dalam rangka hari ulang tahun (HUT)  paroki ke-75, Paroki Yohanes Maria Vianney Kabumen, Jawa Tengah, mengadakan sebuah acara untuk masyarakat umum dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Warseno Slank, Minggu (26/8) malam.

“Pagelaran wayang selain sebagai ungkapan syukur paroki, juga dalam rangka melestarikan budaya Jawa adiluhung, di mana umat Katolik Kebumen hidup dan mengakar,” ujar ketua panitia HUT 75 tahun paroki, Evaristus Ratri Kartiko seperti dilansir Suara Merdeka.

Selain mengadakan pagelaran wayang,  paroki, yang merupakan bagian dari keuskupan Purwokerto itu, juga mengadakan peresmian aula dan pastoran. Sebagai peresmi ruangan, pihak paroki meminta Bupati Kebumen H. Buyar Winarso untuk meresmikannya.

Sementara itu, Kepala Paroki Romo  Yohanes Vidi Wahyudi dalam sambutannya mengatakan tujuan pembangunan aula dan pastoran yang memakan waktu 1,5 tahun ini tidak lain tidak bukan adalah supaya tersedia tempat kegiatan atau pertemuan dalam jumlah besar yang selama ini belum dimiliki umat paroki Kebumen. 

“Dengan segala keterbatasan dan kerja keras, mimpi bersama seluruh umat dapat terlaksana,” Pastor Yohanes.

Imam itu mengaku peresmian dan ulang tahun yang dilaksanakan dalam hari yang sama tersebut merupakan perwujudan ucapan syukur dan upaya menjalin tali persaudaraan antarsesama umat dan umat beragama lain.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Mahasiswa Papua demo di Jakarta tuntut merdeka
  2. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  3. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  4. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  5. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  6. Pendidikan alternatif membawa harapan warga miskin di Filipina
  7. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  8. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  9. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  10. Bagi penduduk daerah perbatasan, era tanpa kewarganegaraan berakhir
  1. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  2. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  3. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  4. Forum dialog Jakarta-Papua demi selesaikan polemik Papua
  5. Di Tacloban, korban topan kembalikan keceriaan dengan festival
  6. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  7. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  8. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  9. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  10. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online