Karier seseorang jangan ditentukan berdasarkan agama

27/08/2013

Karier seseorang jangan ditentukan berdasarkan agama thumbnail

Basuki Tjahaja Purnama

 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tidak akan menentukan karier pegawai negari sipil (PNS) DKI berdasarkan agama, suku, atau ras.

Menurutnya, PNS yang dibutuhkan Pemprov DKI adalah orang yang memiliki kinerja yang baik dan memiliki inovasi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai 1 September 2013 mendatang. Sebanyak 1.515 CPNS akan direkrut tahun ini.

Dari jumlah tersebut, 20 persen disalurkan untuk tenaga pendidik, 35 persen untuk tenaga kesehatan dan 45 persen untuk tenaga teknis (tata kota, planologi, arsitektur), dan umum (sosial, politik, budaya).

“Kita tidak boleh menentukan nasib karir seseorang atau pegawai, karena primordial dia, karena agama. Tidak ada di Republik ini seperti itu. Kita harus dasarnya konstitusi,” kata Wagub yang akrab disapa Ahok ini di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (26/8).

Terkait Lurah Lenteng Agung Susan Jasmine Zulkifli, Ahok menegaskan pihaknya tidak akan ganti lurah tersebut meski diprotes warga. Keyakinan tak boleh menjadi alasan seseorang diganti dari jabatannya. 

“Tidak ada urusannya menolak karena berbeda agama,” ujar Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, belum lama ini. “Kalau dia nyolong atau tidak mau melayani warga itu baru masalah.”

Ahok mengatakan pengumpulan Kartu Tanda Penduduk tak akan digubris pemerintah. Alasannya, pemimpin tak harus didukung oleh semua warganya. Dia mencontoh dirinya dan Gubernur Jokowi yang hanya mendapat 52 persen suara pada pemilihan Gubernur.

“Itu kan berarti ada lebih dari 40 persen warga Jakarta yang tidak mau saya pimpin, tapi ya enggak ada urusan,” katanya.

 

One Comment on "Karier seseorang jangan ditentukan berdasarkan agama"

  1. Matias on Sat, 28th Sep 2013 11:15 am 

    Pak Ahok… Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak irasional. Luar biasa pak Ahok.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  2. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  3. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  4. Pendukung Mgr Hubertus Leteng meminta umat membela uskup
  5. Paus sumbang €25.000 untuk membantu warga di Afrika Timur
  6. Setelah kelompok teroris, ini target serangan Duterte berikutnya
  7. India memberikan pelatihan bagi jutaan PRT
  8. Pemimpin lintas agama mendoakan para pahlawan di rumah Aung San Suu Kyi
  9. Sr. Sesilia Ketut SSpS menjadi harapan warga yang mengungsi dari Timor-Leste
  10. Siswi Sekolah Katolik demo menentang pembunuhan karena narkoba
  1. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  2. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  3. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  4. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  5. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  6. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
  7. Sudah saatnya gereja accountable. https://www.naulinovation.com:8443/onebody/...
    Said Leonard on 2017-07-22 17:15:48
  8. Segera laksanakan audit keuangan Gereja dan KUB....
    Said Rey on 2017-07-22 13:47:36
  9. Audit Keuangan Hirarki Gereja Katolik Perlu dan wajib. Syaratnya hanya perlu goo...
    Said AB Raturangga on 2017-07-22 11:07:47
  10. Menurut saya, audit itu perlu .. tetapi dilakukan oleh divisi dari Keuskupan ata...
    Said Tony on 2017-07-22 06:56:49
UCAN India Books Online