UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Kemenag dorong Sekolah Tinggi Pastoral jadi PTN

29/08/2013

Kemenag dorong Sekolah Tinggi Pastoral jadi PTN thumbnail

 

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama mendorong Sekolah Tinggi Pastoral (STP), lembaga yang secara khusus mendidik calon guru Agama Katolik di seluruh provinsi di Indonesia, agar diubah statusnya menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) sehingga beban keuangan penyelenggaraan pendidikan dibiayai negara.
 
“Dalam kunjungan kerja di setiap provinsi, selalu kami dorong proses administrasi STP menjadi negeri,” kata Sianipar, Direktur Pendidikan Agama Katolik Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama, ketika berdialog dengan Ketua STP Santo Agustinus, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Dr Andreas Muhrotien MSi, di Jakarta, Kamis (22/8), seperti dilansir sinarharapan.com.

Menurut Sianipar, Gereja Katolik satu-satunya kelembagaan agama di Indonesia yang belum berstatus negeri. Akibat belum adanya perguruan tinggi yang secara khusus mendidik calon guru agama Katolik berstatus negeri, program pemerintah untuk Gereja Katolik semata-mata mengandalkan pos bantuan.

Tapi pos bantuan, lanjut Sianipar, sifatnya sangat terbatas dan saatnya nanti berdasarkan masukan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) distribusi bantuan sangat selektif sebelumnya nantinya betul-betul dihapus.

“Kalau bantuan dihapus, berarti perguruan tinggi yang secara khusus mendidik calon guru agama, tidak akan mendapat distribusi anggaran dari pemerintah, terutama dari Kementerian Agama. Ini peluang yang mesti disikapi secara arif dan bijaksana dari keuskupan di seluruh provinsi di Indonesia,” kata Sianipar.

Sianipar mengatakan, STP Santo Agustinus di Pontianak menjadi proyek percontohan proses mengubah status menjadi negeri, yang saatnya nanti sepenuhnya menjadi satuan kerja yang tidak terpisahkan dari Direktorat Jenderal Kementerian Agama.

Dikatakan Sianipar, kalau STP berstatus negeri, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian tidak menyalahi aturan, jika membiayai seluruh dana operasional di setiap perguruan tinggi yang secara khusus mendidik calon guru agama Katolik.

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik mempunyai tugas menyelenggarakan, serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang bimbingan masyarakat Katolik berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh menteri. 

 

  • Maman Sutarman

    Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang korup….. Andai saja banyak sekolah tinggi pastoral yang jadi PTN, tentu banyak pula orang muda yang adalah warga bangsa, yang bisa menikmati kebaikan “kebaikan”pemerintah ini. Toh soal isi pengajaran Gereja punya kewenangan penuh…. walaupun tentu saja ada konsekuensi administratif yang harus dipenuhi,,,

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus Fransiskus: Aborsi, euthanasia adalah dosa
  2. Indonesian Youth Day 2016, KWI berencana undang Paus Fransiskus
  3. Keluarga Kristen Laos diusir setelah menolak meninggalkan iman mereka
  4. Wapres: Masih banyak pemimpin yang "jual murah" surga
  5. Mgr Soegijapranata dan Romo Mangun jadi tokoh kesetaraan Indonesia dalam acara Bandung Lautan Damai
  6. Tiongkok bebaskan Uskup Yujiang setelah enam bulan ditahan
  7. Paus Fransiskus: Anak-anak berhak memiliki ibu dan ayah
  8. Jutaan orang diharapkan akan menghormati relikwi Santo Fransiskus Xaverius
  9. Pelanggaran kebebasan beragama diperparah kebijakan pemerintah
  10. Para tunawisma disediakan kamar mandi di Basilika Santo Petrus
  1. Wapres: Masih banyak pemimpin yang “jual murah” surga
  2. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  3. Paus Fransiskus adakan undian barang hadiah untuk menggalang dana bagi tunawisma
  4. Forum Keagamaan: Perubahan iklim adalah sebuah masalah moral
  5. Amnesty Internasional kritik UU Penodaan Agama di Indonesia
  6. Belajar Toleran seperti Warga Desa Boro
  7. Unika Atma Jaya sponsori penanaman 55.000 mangrove dengan melibatkan 1.500 relawan
  8. Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan SIGNIS Asia
  9. Jutaan orang diharapkan akan menghormati relikwi Santo Fransiskus Xaverius
  10. Intoleransi masih dibiarkan
  1. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  2. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  3. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  4. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  5. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  6. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  7. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  8. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  9. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  10. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
UCAN India Books Online