Persatuan Indonesia terancam intoleransi

29/08/2013

Persatuan Indonesia terancam intoleransi thumbnail

 
Koordinator Nasional Jaringan GUSDURian, yang juga putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid  mengatakan, Indonesia terancam dengan adanya gerakan intoleransi yang semakin menguat dan masuk ke masyarakat.

“Saat ini Indonesia terancam dengan adanya gerakan intoleransi. Gerakan itu semakin menguat dan masuk pada sendi-sendi masyarakat,” katanya dalam acara HUT RI ke-68, yang diselenggarakan Jaringan GUSDURian dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Temanggung, Selasa (27/8), seperti dilansir suaramerdeka.com.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, perlu dilakukan pendampingan dan pengawalan kuat terhadap keragaman yang ada.

Menurutnya, sudah menjadi kewajiban generasi sekarang, sebab dahulu, the founding father pun membangun Indonesia memang atas dasar keragaman. Oleh karenanya, NKRI yang ber-Bhineka Tunggal Ika mutlak harus dijaga dengan kuat.

Ia menjelaskan, untuk menjaga persatuan, kesatuan dan kerukunan merupakan tanggungjawab bersama semua elemen. Di sini, peran serta masyarakat sangat dominan, terutama untuk membentuk tatanan sosial yang berdasarkan Pancasila.

“Ancaman terbesar adanya intoleransi adalah perpecahan, untuk itu harus dijaga. Ini semata untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” imbuhnya.

Bupati Temanggung, Bambang Sukarno memandang dialog adalah suatu wahana positif pemecahan masalah, serta untuk mewujudkan rasa dan sifat toleransi antar umat beragama.

Di Temanggung yang pernah terjadi konflik bernuansa SARA pada 8 Februari 2011, dirasa perlu terus dilakukan pemupukan dialog dan sikap toleransi. Masyarakat Temanggung sendiri pada dasarnya sangat toleran dan cinta perdamaian.

Ketua panitia kegiatan, Andreas Kristianto, menuturkan, kegiatan tersebut dilakukan  dalam rangka meningkatkan hubungan antar agama yang harmonis. Kegiatan ini akan dilakukan secara rutin dengan melibatkan seluruh agama yang ada di daerah penghasil tembakau ini.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online