UCAN Indonesia Catholic Church News

Paus Fransiskus bertemu Raja Abdullah dari Yordania

30/08/2013

Paus Fransiskus bertemu Raja Abdullah dari Yordania thumbnail

 

Raja Yordania Abdullah II bersama istrinya, Ratu Rania, mengunjungi  Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Roma Paus Fransiskus, di Vatikan, kemarin (29/8/2013).

Dalam kesempatan itu, Paus Fransiskus mengucapkan terima kasih kepada Raja Abdullah II karena ia telah memberikan restunya atas pelaksanaan konferensi Gereja Katolik di kawasan Timur Tengah, yang akan digelar di Amman pada September 2013.

Konferensi akan membahas peranan umat Kristen di negara-negara Timur Tengah, yang mayoritas Muslim.

Konferensi juga bakal membicarakan tantangan yang dihadapi umat Kristen, dalam gejolak politik di beberapa negara Timur Tengah.

Perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah juga menjadi fokus pertemuan Paus Fransiskus dengan raja Yordania tersebut.

Topik lain yang dibicarakan termasuk dimulainya kembali perundingan damai di antara Israel dan Palestina, serta krisis Suriah.

Paus memperhatikan secara khusus terkait krisis di Suriah. Kepada Raja Abdullah ia mengatakan bahwa jalan dialog dan negosiasi antara seluruh komponen masyarakat Suriah, dengan dukungan dari komunitas internasional, adalah satu-satunya pilihan untuk mengakhiri konflik dan kekerasan yang setiap hari mengklaim banyak korban tewas, termasuk warga  sipil.

Raja Abdullah dan Ratu Rania mengatakan pertemuan itu merupakan sebuah “kegembiraan dan kehormatan”. Mereka pernah bertemu Paus Benediktus XVI ketika ia mengunjungi Yordania  tahun 2009. 

“Saya merasa mendapatkan kehormatan yang luar biasa ketika Anda dan Gereja Katolik lakukan,” kata raja pada awal pertemuan mereka.

Setelah pertemuan dengan Paus, Raja Abdullah dan beberapa anggota delegasi bertemu dengan Sekretaris Negara Tarcisio Kardinal Bertone, dan Uskup Agung Dominique Mamberti, sekretaris Hubungan Luar Negeri Vatikan.

Raja Abdullah mengakui kontribusi positif komunitas Kristen di tengah masyarakat setempat, di mana mereka merupakan bagian yang tidak terpisahkan.

 Berita terkait: Pope meets King of Jordan to discuss Syria

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Katolik diminta ambil bagian dalam reformasi Paus Fransiskus
  2. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  3. Payah! Berkas pelanggaran HAM menumpuk di lemari jaksa agung
  4. Sekularisme, kemajuan teknologi pengaruhi panggilan religius di Asia Timur
  5. Aktivis lingkungan kecewa dengan pidato kenegaraan Presiden Aquino
  6. Uskup: Kunjungan Paus ke Korea Selatan masih berdampak
  7. Presiden: Toleransi penting bagi bangsa yang majemuk
  8. Ahok: Pertemuan lintas agama penting mengatasi prasangka buruk
  9. Polisi Filipina serang pengungsi di gereja
  10. Said Agil: Prinsip NU adalah melindungi hak minoritas
  1. Aktivis lingkungan kecewa dengan pidato kenegaraan Presiden Aquino
  2. Payah! Berkas pelanggaran HAM menumpuk di lemari jaksa agung
  3. Ziarah tahunan contoh kerukunan antaragama
  4. Pertemuan JESCOM Asia-Pasifik ke-15 di Australia
  5. Paroki harus manfaatkan FKUB
  6. Tahun ini 100.000 pengguna narkoba akan direhabilitasi
  7. Yesuit bantu sekolah rusak akibat gempa di Nepal
  8. Pemimpin Gereja sambut baik pembebasan pria Kristen terkait penghujatan
  9. RIP, Uskup Emeritus Prajasuta MSF wafat
  10. Gereja Katolik harus ‘semakin berani bersuara’ soal perubahan iklim: KWI
  1. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  2. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  3. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  4. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  5. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  6. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  7. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  8. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  9. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  10. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
UCAN India Books Online