Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru

02/09/2013

Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru thumbnail

 

Paus Fransiskus mengangkat Uskup Agung Pietro Parolin sebagai Sekretaris Negara Vatikan untuk menunjukkan keseriusannya melakukan berbagai perbaikan di Vatikan.

Uskup Agung Parolin, 58, ditunjuk untuk posisi tersebut menggantikan Tarsio Kardinal Bertone.

Vatikan mengatakan bahwa Kardinal Bertone, 78, telah memasuki usia pensiun dan sesuai hukum kanonik bahwa seorang kardinal memegang jabatan Kuria boleh meminta pengunduran diri mereka ketika mereka berusia 75 tahun.

Penunjukkan ini dianggap sebagai awal dari restrukturisasi yang akan dilakukan Paus Fransiskus, setelah terpilih pada Maret lalu untuk menggantikan Paus Benediktus XVI yang mundur pada awal Februari 2013.

Setelah enam bulan menjabat, kini sepertinya Paus Fransiskus bersiap dengan jadwal reformasi.

Vatikan mengatakan Paus Fransiskus akan mengadakan audiensi  khusus pada 15 Oktober, dalam rangka “menyampaikan terima kasih secara publik kepada Kardinal Bertone atas pelayanannya yang setia dan murah hati kepada Takhta Suci.”

Sementara itu Uskup Agung Parolin menyampaikan terima kasih dengan pengangkatan tersebut. “Saya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam dan penuh kasih  kepada Bapa Suci, Paus Fransiskus, atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Saya bersedia bekerja dengan dia dan di bawah bimbingannya demi kemuliaan Allah, kebaikan Gereja Kudus, dan kemajuan dan perdamaian umat manusia.”

Saat pengangkatannya, Uskup Agung Parolin menjabat sebagai Duta Besar Takhta Suci untuk Venezuela. Dari tahun 2002 hingga 2009, ia bertugas di Sekretariat Negara sebagai Wakil untuk Hubungan Luar Negeri.

Prelatus Italia itu ditahbiskan menjadi imam  tahun 1980, dan  tahun 2009 ia ditahbiskan menjadi uskup.

Juru Bicara Vatikan, Pastor Federico Lombardi SJ, mengatakan Kardinal Bertone akan tetap menangani beberapa tanggung jawab, termasuk  komisi kardinal yang memantau berbagai operasi bank Vatikan.

Berita terkait: Pope Francis names veteran diplomat as secretary of state

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  2. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  3. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  4. Banyak tantangan menanti Presiden Timor-Leste yang baru
  5. Paus ingatkan bahaya kata-kata kotor dan saling menjelekkan
  6. Penyandang disabilitas meminta Jokowi membentuk komisi khusus
  7. Selamat! Laos mendapat kardinal untuk pertama kali
  8. Di balik tambang dan minyak Kayu Putih di Pulau Buru
  9. Polisi Vietnam pukul demonstran, tangkap aktivis Katolik
  10. Uskup Agung Semarang yang baru berjanji mempromosikan toleransi
  1. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  2. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  3. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  4. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  5. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  6. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  7. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  8. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  9. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
  10. Mohon diperjuangkan agar bimas katolik dapat mengangkat kembali guru agama Katol...
    Said Rudi M on 2017-05-13 22:00:07
UCAN India Books Online