UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja

02/09/2013

PS Unika Parahyangan akan tampil dalam  konser untuk pembangunan gereja thumbnail

 

Paduan Suara Universitas Katolik Parahyangan (PS Unpar) yang telah mendapatkan pengakuan di pentas dunia bakal tampil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pertengahan November nanti.

Mereka akan menghibur para penggemarnya dalam konser bertajuk “Faith, Hope and Love”, sebuah konser charity yang diselenggarakan Tim Kerja Konser yang merupakan bagian dari Panitia Pembangunan gereja GKI Depok.

Pergelaran yang akan dipandu MC kondang, Nico Siahaan, ini bakal berlangsung  Sabtu, 16 November 2013 di Gedung Theater Kautaman, TMII.

Menurut Ketua Tim Konser, Archy “Choki” Tambunan, pergelaran konser kali ini merupakan lanjutan upaya mempercepat penyelesaian renovasi ruang ibadah GKI Depok.

“Butuh dana Rp 1,6 miliar sehingga panitia pembangunan kembali melanjutkan upaya penggalangan dana melalui penyelenggaraan konser,” kata Archy, seperti dilansir suarapembaruan.com.

Sebelumnya, panitia telah sukses menggelar Konser Malam Dana yang pertama yakni pada 9 Mei 2013 lalu di Auditorium Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia. Konser waktu itu yang bertajuk “Love and Friendship” menghadirkan PS Universitas Manado (Unima).

“Sambutan terhadap konser sangat positif. Tiket sebanyak 339 yang disediakan waktu itu, ludes. Karena itu kami berencana menggelar konser kedua dengan scope yang lebih luas, dalam arti tempat dan audiens yang lebih luas,” ujar Ketua Panitia Pembangunan GKI Depok, Estu Ardiyanto.

Bagi penikmat seni suara, PS Unpar bukan nama yang asing. PS Unpar dibentuk tahun 1962. Selama 51 tahun keberadaannya, kelompok ini tumbuh dan berkembang menjadi paduan suara terkemuka.

PS Unpar telah menempatkan dirinya sebagai barometer di pentas musik paduan suara Indonesia, bahkan bisa disebut telah memiliki reputasi sebagai salah satu paduan suara terbaik dunia. 

Sejak berdirinya PS Unpar telah mendulang banyak prestasi dalam berbagai kompetisi bergengsi di level  internasional. Prestasi yang diraih antara lain pada Llangolen International Musical Eisteddfod 2010 di Inggris menempati juara pertama kategori “Folk Songs”, peringkat kedua  kategori “Mix Choir” dan mendapatkan penghargaan “Professional Choir“  dan “The Best Program“. Ketika mengikuti 45th International Choir Competition in Choral Singing 2008 di  Spittal, Austria, PS Unpar menyabet tempat kedua kategori “Folk Songs”, dan tempat ketiga  kategori “Classic”.

Agustus ini mereka (PS Unpar, Red) tengah diundang ke Vatikan untuk mengisi salah satu acara di sana. Paduan suara inilah yang telah berkomitmen untuk memberikan performa terbaiknya di Konser Malam Dana GKI Depok nanti,” kata Archy Tambunan, Jumat (30/8).

Panitia menyediakan tiket mulai kelas Festival hingga kelas Utama yang mulai dijual pada tanggal 1 September 2013. Harga tiket mulai dari Rp 250.000 untuk kelas Festival. Untuk pemesanan awal (early bird) yakni hingga 15 September 2013, akan mendapatkan potongan hingga 30 persen berlaku untuk semua kelas.

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. 65 tahun, PGI gelar ibadah syukur
  2. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  3. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  4. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  5. Uskup Agung Samarinda ajak umat Katolik untuk terus memberikan kontribusi
  6. Relikwi St. Yohanes XXIII dan Relikwi St. Yohanes Paulus II berkunjung ke Thailand
  7. Klerus AS desak sinode mendatang keluarkan pernyataan yang jelas dan tegas terkait ajaran Gereja
  8. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  9. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  10. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  1. Relikwi St. Yohanes XXIII dan Relikwi St. Yohanes Paulus II berkunjung ke Thailand
  2. Daniel Mananta dan Sandra Dewi ikut peresmian kapel yang mereka bangun di Flores
  3. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  4. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  5. Orangtua Rohingya di kamp pengungsian cemas terkait berita anak-anak mereka yang hilang
  6. 65 tahun, PGI gelar ibadah syukur
  7. Dari pengungsi menjadi pengacara hak asasi: Mengapa kita harus membantu Rohingya
  8. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  9. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  10. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online