UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Merawat ingatan terhadap pejuang HAM

06/09/2013

Merawat ingatan terhadap pejuang HAM thumbnail

 

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan International Federation for Human Rights menggelar acara Pameran Foto Internasional Pembela HAM? di Melly?s Cafe, Kebun Jeruk, Jakarta Pusat pada 5-9 September.

Pameran bertajuk ?Striving for Human Rights? tersebut yang dibuka secara resmi pada Kamis, (5/9), diadakan untuk memperingati 9 tahun kematian aktivis Munir Shaib Talib.

?Lewat pameran ini, kami ingin menyadarkan publik tentang perjuangan para aktivis HAM yang telah secara konsisten menunjukkam pengabdian pada kemanusiaan?, ujar Haris Azhar, Kordinator KontraS dalam konferensi pers saat membuka pameran ini.

?Kita akan melihat sisi humanis dari setiap aktivis lewat sorotan kamera?, tambahnya.

Haris menjelaskan, Munir yang meninggal pada 2004 silam karena diracuni dalam pesawat menuju Belanda adalah sosok aktivis yang memberi pengaruh besar bagi perjuangan HAM di Indonesia.

?Kematiannya memberi kita kekuatan untuk berjuang terus dalam membela HAM?, ungkapnya.

Suciwati, isteri Munir yang hadir dalam acara ini menegaskan, ia masih berharap kebenaran terkait kekaburan dalam penuntasakan kasus kematian suaminya itu, bisa terjawab.

?Meski memang, tampaknya, harapan ini sulit terwujud melihat komitmen pemerintah yang saat ini lemah, terutama dalam menyelesaikan persoalan-persoalan HAM masa lalu?, katanya.

Kasus kematian Munir masih menjadi teka-teki, mengingat pelaku yang sudah dijebloskan ke penjara, yaitu Polycarpus, pilot pesawat Garuda dianggap hanya sebagai pelaku lapangan yang memberi racun arsenik pada minuman Munir dalam penerbangan ke Belanda.

Sementara otak pembunuhan diyakini hingga saat ini masih bebas.

Selain foto-foto Munir, dalam pameran ini juga ditampilkan foto-foto pejuang HAM Indonesia lain, seperti Widji Tukul dan Muzakir, seorang Guru SD dan juga relawan KontraS Aceh yang diculik dan diikat di sebuah pohon pada 2004

Beberapa lainnya adalah tokoh-tokoh yang kini masih hidup, seperti Pendeta Palti Panjaitan, pimpinan Jemaat HKBP Filadelfia di Bekasi yang terus menghadapi intimidasi dari kelompok garis keras karena berjuang meloloskan pendirian gereja.

Selain itu, ada juga Anwar Sadar, Ketua Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Selatan yang beberapa waktu lalu dikriminalisasi karena memperjuangkan hak-hak para petani.

Nama-nama lain di antaranya aktivis ICW Tama S Langkung yang pernah dianiaya setelah berupaya membongkar kasus korupsi yang melibatkan DPR, Ketua Kontras Papua Olga Hamadi yang juga pernah menghadapi teror karena konsistensinya memperjuangkan hak-hak warga Papua.

Selain itu, terdapat juga para pejuang HAM dari negara lain, antara lain Uskup Anglikan Christopher Soemyonjo (Uganda), Nabeel Rajab (Bahrain) dan Hilaria Supa Huaman (Peru).

Ryan Dagur, Jakarta

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Koalisi peduli anak tolak perkawinan usia dini
  2. Paus Fransiskus menyerukan penghapusan hukuman mati dan penjara seumur hidup
  3. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  4. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  5. Umat Katolik protes terkait perampasan lahan Gereja oleh pemerintah
  6. Diskriminasi Ras vs Sumpah Pemuda
  7. Lomba lukisan tentang iman Katolik untuk menemukan seniman muda
  8. Pembunuh biarawati: Pengampunan keluarga memberikan 'kehidupan baru' bagi dia
  9. Kendurenan awali Konggres Persaudaraan Sejati Lintas Iman
  10. Kekerasan terus terjadi, Gereja Papua minta negara serius lindungi warga
  1. Sejumlah agamawan Indonesia ikuti dialog lintas agama di Polandia dan Slowakia
  2. Paus desak para aktivis berjuang melawan ‘penyebab kemiskinan struktural’
  3. Kemenag siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama
  4. Ketulusan Jokowi menjadi obat pengungsi Sinabung
  5. Lomba lukisan tentang iman Katolik untuk menemukan seniman muda
  6. Koalisi peduli anak tolak perkawinan usia dini
  7. 3.284 pengungsi Sinabung tinggal di 12 lokasi
  8. Kemenag adakan deradikalisasi pendidikan agama
  9. Paus Emeritus Benediktus: Dialog sebagai cara berbagi sukacita Injil
  10. Pembunuh biarawati: Pengampunan keluarga memberikan ‘kehidupan baru’ bagi dia
  1. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  2. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  3. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  4. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  5. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  6. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  7. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  8. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
  9. Kita semua tertipu. Yang dikira dapat dipercayai pemerintahan yang baik ternyat...
    Said on 2014-09-30 10:19:00
  10. @donotchangemyname: baca dokumen2 Gereja yg terkait dgn hal tsb. Prinsip dan huk...
    Said Antonio on 2014-09-27 01:06:00
UCAN India Books Online