UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Baru 18.000 dari 4 juta pengguna narkoba direhabilitasi

11/09/2013

Baru 18.000 dari 4 juta pengguna narkoba direhabilitasi thumbnail

 

Badan Narkotika Nasional (BNN) berpendapat mekanisme terkait lembaga khusus dan payung hukum rehabilitasi pengguna narkoba masih harus ditinjau kembali. Melihat sejauh mana kebutuhan dan efektifitas dalam realisasinya.

“Pemilahan penanganan rehabilitasi pengguna narkoba sangat diperlukan mengingat terbatasnya kapasitas Lembaga Pemasyarakatan (LP) yang ada di Indonesia,” ujar Kepala BNN Komisaris Jenderal (Komjen) Anang Iskandar saat ditemui di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (10/9/2013), seperti dilansir sindonews.com.

Berdasarkan data BNN, dari total empat juta pengguna narkoba yang ada, baru sekitar 18 ribu pengguna yang mendapatkan penanganan rehabilitasi. Jumlah ini dikhawatirkan masih akan bertambah jika pemerintah tidak memiliki dan menjalankan kebijakan rehabilitasi yang tepat bagi mereka.

Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam rehabilitasi adalah tidak tepatnya jenis rehabilitas yang dikenakan kepada para pengguna.

“Ada dua jenis rehabilitasi yaitu rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. Ketidaktepatan penanganan rehabilitasi justru akan memperlambat proses kesembuhan si pengguna,” tegas dia.

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Jesuit Asia Selatan menekankan pentingnya rasa kepedulian terhadap Rohingya
  2. Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus bersama Pastor Bill Grimm
  3. Para pemimpin Katolik ditahan di Tiongkok
  4. Partai Komunis Tiongkok keluarkan peringatan kepada anggotanya yang menganut agama
  5. Paus Fransiskus desak masyarakat internasional bantu ribuan migran Asia
  6. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  7. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  8. Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal
  9. Alkitab dengan kata 'Allah' akan dilarang di Semenanjung Malaysia
  10. Kardinal Myanmar menyerukan pemerintah untuk bersikap belarasa dan peduli dengan Rohingya
  1. Myanmar melemparkan tanggung jawab terkait krisis manusia perahu
  2. Polisi tahan peserta aksi damai di Papua
  3. Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus bersama Pastor Bill Grimm
  4. PBB ingatkan Myanmar terkait empat RUU tentang ‘ras dan agama’
  5. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  6. Karitas kecam pembubaran ‘tidak manusiawi’ terhadap protes damai petani
  7. Jesuit Asia Selatan menekankan pentingnya rasa kepedulian terhadap Rohingya
  8. Sektarianisme telah mengerus kebhinnekaan Indonesia
  9. Para pemimpin Katolik ditahan di Tiongkok
  10. Ratusan biksu radikal Myanmar memprotes ‘tekanan’ internasioal terkait Rohingya
  1. Kalaupun bantuan itu merupakan "first aid", sudah menolong juga. Ada yang menye...
    Said on 2015-05-28 07:14:00
  2. Beberapa daerah gelombang panas. Apakah daerah lain dapat membantu dengan member...
    Said on 2015-05-28 06:51:00
  3. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  4. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  5. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  6. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  7. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  8. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  9. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  10. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
UCAN India Books Online