UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Kasus HKBP Filadelfia, Abdul Azis divonis dua bulan

12/09/2013

Kasus HKBP Filadelfia, Abdul Azis divonis dua bulan thumbnail

 

Majelis hakim menjatuhkan vonis 2 bulan penjara terhadap terdakwa Abdul Azis Bin Naimun (38) di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, yang bersidang di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/9).

“Terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melanggar tindak pidana yang diatur dalam Pasal 335 ayat (1) kesatu,” ujar hakim ketua, Wasdi Permana.

Selanjutnya, Wasdi Permana yang didampingi hakim anggota Dira Anggraeni dan I Wayan K, menjatuhkan vonis dua bulan penjara dan masa percobaan selama 6 bulan serta membayar denda Rp 2.000.

Meski dinyatakan bersalah oleh majelis hakim, namun Abdul Azis tidak menjalani hukuman tersebut alias tidak ditahan.?

“Terdakwa tidak perlu menjalani tahanan. Selama masa percobaan 6 bulan, saudara harus berhati-hati agar tidak melakukan tindak pidana,” imbuh Wasdi Permana kepada terdakwa, seperti dilansir suarapembaruan.com.?

Usai menjatuhkan vonis, hakim ketua menawarkan kepada terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk melakukan upaya hukum lainnya yakni banding. Namun kedua pihak ini, belum memutuskan banding.

Sidang yang berlansung sejak pukul 11.17 WIB hingga 11.52 WIB, berlangsung aman dan tertib. Puluhan pendukung Abdul Azis ikut mendengarkan putusan hakim PN Bekasi yang bersidang di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Sebelumnya, JPU Asvera Primadona, menuntut terdakwa Abdul Azis dengan tuntutan hukuman 3 bulan penjara dan masa percobaan selama 6 bulan serta denda Rp 2.000, pada Kamis, 25 Juli 2013.

“Semua unsur-unsur dalam dakwaan sudah terpenuhi dan meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bekasi untuk menyatakan bersalah kepada tersangka secara sah dan menyakinkan terbukti melakukan tindakan perbuatan tidak menyenangkan berdasarkan Pasal 335 ayat (1) kesatu KUHP,” ujar JPU, Muhasan bersama Asvera Primadona, saat membacakan tuntutan.

Sidang ini merupakan sidang kasus kekerasan terhadap Jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia Tambun, dengan pelapor Pdt Palti Panjaitan, Pemimpin Jemaat HKBP Filadelfia.

Sidang perkara ini berdasarkan laporan polisi nomor LP /1337/IV/2012/PMJ/Dit Reskrimum, tanggal 20 April 2012. Laporan polisi yang diajukan Pdt Palti Panjaitan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Tindak pidana yang dilaporkan adalah tindak pidana kekerasan atau dengan ancaman kekerasan menghalang-halangi pertemuan agama dan atau pengancaman dan atau perbuatan tidak menyenangkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 175 KUHP dan atau Pasal 336 KUHP, Pasal 335 KUHP. Peristiwa tersebut terjadi Minggu, 15 April 2012 di Desa Jejalenjaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
?

Namun dalam dakwaan JPU, terdakwa didakwa melakukan tindakan perbuatan tidak menyenangkan berdasarkan Pasal 335 ayat (1) kesatu KUHP.

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Ulil: Umat Muslim yang percaya kata 'Allah' hanya untuk Islam adalah 'keliru'
  2. Sinode berakhir dengan mempertegas ajaran Gereja
  3. Uskup Peraih Nobel Perdamaian doakan Jokowi-JK dalam Surat Terbuka
  4. Menara Pohon Natal yang dibenci Korut telah dibongkar
  5. Vatikan mengumumkan jadwal perjalanan Paus Fransiskus ke Turki
  6. Para kardinal bahas penderitaan orang Kristen di Timur Tengah
  7. Jokowi-JK bersumpah pegang teguh UUD 1945
  8. Paus Fransiskus menyerukan penghapusan hukuman mati dan penjara seumur hidup
  9. PGI Papua: Gereja tak pernah berpihak pada separatis
  10. Tiga pendeta dihukum 6 tahun penjara di Iran
  1. Paus Fransiskus menyerukan penghapusan hukuman mati dan penjara seumur hidup
  2. Kendurenan awali Konggres Persaudaraan Sejati Lintas Iman
  3. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  4. Polri adakan program Sekolah Toleransi dan Klinik Pancasila
  5. Cegah terorisme, BNPT datangi kampus-kampus di seluruh Indonesia
  6. 70 ribu anak dihukum di LP umum
  7. Suster Canossian di Singapura merayakan 120 tahun
  8. PGI Papua: Gereja tak pernah berpihak pada separatis
  9. Vatikan mengumumkan jadwal perjalanan Paus Fransiskus ke Turki
  10. Menara Pohon Natal yang dibenci Korut telah dibongkar
  1. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  2. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  3. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  4. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  5. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  6. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  7. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  8. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
  9. Kita semua tertipu. Yang dikira dapat dipercayai pemerintahan yang baik ternyat...
    Said on 2014-09-30 10:19:00
  10. @donotchangemyname: baca dokumen2 Gereja yg terkait dgn hal tsb. Prinsip dan huk...
    Said Antonio on 2014-09-27 01:06:00
UCAN India Books Online