UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Konferensi bahas pengurangan kemiskinan anak

12/09/2013

Konferensi bahas pengurangan kemiskinan anak thumbnail

 
Keberhasilan pembangunan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir telah gagal untuk mengangkat kehidupan anak-anak di Indonesia, kata peserta konferensi di Jakarta  pada Selasa, seraya mengusulkan program-program khusus yang diperlukan untuk melindungi anak-anak dan memastikan bahwa mereka mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan ekonomi.

Konferensi dua hari itu dimulai pada Selasa, yang dihadiri para delegasi dari 15 negara  untuk membahas kemiskinan anak dan perlindungan sosial. Perwakilan dari pemerintah dan kelompok masyarakat sipil juga berbagi pelajaran dari perubahan kebijakan yang membantu untuk mempercepat pengurangan kemiskinan anak di kawasan Asia-Pasifik dan sekitarnya.

Berbicara pada pembukaan konferensi itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar mengatakan bahwa pengurangan kemiskinan adalah prioritas utama pembangunan di Indonesia, banyak anak yang masih ditolak untuk akses ke pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Linda mengatakan bahwa kemiskinan saat ini hanya bisa dilakukan  dengan pendekatan holistik, terpadu dan ramah anak untuk mengembangkan kebijakan sosial yang efektif untuk menangani masalah yang berkaitan dengan anak-anak.

“Masalah perkembangan anak tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan dalam pemberdayaan perempuan dan pencapaian kesetaraan gender dalam keluarga,” kata Linda, seraya menambahkan bahwa angka kemisikinan Indonesia saat ini lebih dari 10 persen, bisa turun menjadi 8 persen.

Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri juga sepakat bahwa sistem perlindungan anak terintegrasi diperlukan untuk mengatasi kemiskinan dan meningkatkan perlindungan anak.

Angela Kearney, perwakilan UNICEF untuk Indonesia, menambahkan selama wawancara dengan Jakarta Globe di sela-sela acara itu bahwa kemiskinan anak tidak hanya bisa diukur dari segi penghasilan saja. Parameter lain, seperti akses ke fasilitas sanitasi, juga harus diperhatikan.

“Indonesia adalah negara peringkat kedua di dunia di mana 63 juta orang tidak memiliki toilet,” katanya.

Dia mengatakan meskipun pengurangan kemiskinan itu terjadi dengan cepat di Indonesia, pengentasan kemiskinan di kalangan anak-anak belum terjadi.

“Anak-anak masih tidak beruntung,” lanjutnya. “Kami ingin menunjukkan pemerintah bahwa Anda tidak bisa hanya memberikan data nasional … Anda juga harus memberikan data geografis.”

Konferensi itu akan membantu pemerintah “mempersiapkan  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Armida S. Alisjahbana.

Ia  mengatakan bahwa konferensi itu akan memberikan “penelitian yang solid tentang masalah kemiskinan, terutama kemiskinan anak, sesuatu yang jarang dibahas dalam lebih luas rencana pengentasan kemiskinan.”

Sumber: The Jakarta Globe

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus merasa sedih pembunuhan imam Yesuit di Suriah
  2. Yesus lebih populer di Weibo Cina
  3. Demi kebangsaan, ketua PBNU tolak koalisi partai Islam
  4. GKI Yasmin tidak masuk 5 prioritas walikota Bogor
  5. Uskup Agung Myanmar berbicara menentang UU baru terkait agama dan ras
  6. Paus Fransiskus ajak umat untuk refleksi selama Pekan Suci
  7. Paus Yohanes Paulus II turut menjatuhkan komunisme
  8. Vatikan dan para penegak hukum bersatu melawan perdagangan manusia
  9. Pakta Integritas, Peluang Titik Balik Pendidikan
  10. Gereja Katolik masuki pekan suci
  1. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban diri
  2. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  3. GP Ansor terjunkan 300 personel amankan Paskah
  4. Asia Bibi merayakan Paskah di balik jeruji besi
  5. Uskup Filipina menyerukan gencatan senjata selama Pekan Suci
  6. 52 persen dari 239 anak alami kekerasan seksual
  7. 245 kasus intoleransi di Indonesia dalam setahun
  8. Lama Tak Mendengar Ceritamu Hai Perempuan!
  9. Pastor pembela hak Tamil masuk dalam daftar “teroris” oleh pemerintah
  10. Vatikan angkat seorang profesor wanita jadi penasehat
  1. Terima kasih Mgr. Koo. Kisah hidup yang menjadi inspirasi bagi kami utk memperta...
    Said corry on 2014-04-10 12:42:00
  2. Ria: sy jg geram dengan tindakan mantan pastor ini, yg akhirnya membuat nama Ger...
    Said corry on 2014-04-10 12:27:00
  3. Dimana2 orang Kristen dianiaya, dikambinghitamkan dgn alasan ini itu yg tdk terb...
    Said Corry on 2014-04-10 11:48:00
  4. Aneh negeri ini jg presiden odong2. Ini bukan negara muslim, shg seenaknya mener...
    Said Corry on 2014-04-10 11:41:00
  5. Metode blusukan memang telah dilakukan oleh Yesus dan juga para nabi, sehingga p...
    Said Hadrianus Wardjito on 2014-04-07 20:47:00
  6. Sepertinya penulisan oleh Tempo mungkin tidak sesuai dengan yang dikatakan, bahw...
    Said on 2014-04-07 17:15:00
  7. Disebut FUI, ataukah FPI? Sepertinya pengacauan mereka menjadi kebanggaan pemer...
    Said on 2014-03-31 17:23:00
  8. Sambut baik pesan MUI agar tidak takut memilih non-Muslim. Dimana kita berada, a...
    Said on 2014-03-25 08:34:00
  9. Yang sulit kan menemukan bawahannya yang dapat dipercaya tulus, mau berdedikasi ...
    Said on 2014-03-23 10:38:00
  10. Ya, saya akan doa dulu mulai sekarang kepada Bunda Maria agar ada caleg yang tah...
    Said on 2014-03-05 14:59:00
UCAN India Books Online