UCAN Indonesia Catholic Church News
Happy Easter to all

Meski telah wafat enam tahun, uskup belum juga dimakamkan

12/09/2013

Meski telah wafat enam tahun, uskup belum juga dimakamkan thumbnail

 

Dalam tradisi Tionghoa, bulan ketujuh dari kalender tahun baru Cina dikenal sebagai ‘bulan hantu.’

Legenda mengatakan bahwa hantu dan roh-roh liar kembali ke bumi pada awal bulan itu dan tinggal sampai hari ke-15, sebelum ‘gerbang hantu’ ditutup.

Tahun ini, hantu berada di bumi dari 7 Agustus hingga  4 September, dan  gerbang ditutup pada 20 Agustus.

Tanggal tersebut bertepatan dengan peringatan wafatnya Uskup Benediktus Cai Xiufeng dari Wuzhou (1917-2007) di Provinsi Guangxi.  Namun, umat Katolik Wuzhou merasa sedih karena uskup mereka masih tidak memiliki tempat pemakaman yang layak.

Melalui upayanya terus-menerus, Uskup Cai dicintai dan dihormati umat paroki. “Berkat Uskup Cai, kami memiliki kongregasi Religius wanita, yang dimulai dengan tiga biarawati dan kini tarekat itu telah memiliki 20 suster,” kata salah satu umat. “Gereja-gereja baru juga dibangun, satu demi satu.”

Dalam budaya Tionghoa, pemakaman itu penting bagi almarhum untuk memiliki tempat peristirahatan yang layak, tanpa tempat pemakaman, mereka tidak mungkin berada dalam kedamaian. Karena kekurangan lahan, banyak yang dikremasi daripada dimakankan, setelah kremasi abunya baru dimakamkan.

Uskup Cai ingin dikubur di keuskupan itu. Tapi, guci yang menyimpan abunya malah ditempatkan di sebuah ruangan  pastoran di Xiwang, desa Pingnan. Dan enam tahun kemudian, tempat itu masih ada.

“Saya merasa sedih setiap kali saya ingat belum ada pemakaman yang layak bagi uskup itu bahkan setelah enam tahun,” kata seorang anggota Gereja.

“Uskup kami bekerja keras meskipun sakit setelah dipenjara selama 20 tahun. Ia mengunjungi setiap sudut keuskupan itu dan sering pingsan di jalan akibat kelelahan.”

Pastor Yang Shiqing, administrator keuskupan itu, mengatakan kepada ucanews.com bahwa keuskupan itu tidak memiliki tempat pemakaman sendiri, atau uang yang cukup untuk membeli tanah untuk membuat makam.

“Pemerintah tidak mengembalikan properti yang sebelumnya dimiliki oleh keuskupan, yang disita selama kekacauan politik tahun 1950-an,” katanya.

Menurut Pastor Yang, keluarga uskup itu memberikan sebidang tanah, namun lokasinya sangat sulit bagi orang yang ingin memberikan penghormatan.

Dia menambahkan bahwa dia dan beberapa umat paroki telah membahas masalah ini selama bertahun-tahun tetapi belum mencapai solusi.

Dia juga menjelaskan bahwa belum ada aktivitas peringatan di tahun terakhir wafatnya karena pihaknya merasa khawatir pemerintah dapat mengganggu.

Bila pejabat pemerintah Cina mengetahui tempat pemakaman dan mereka akan merusak makam uskup itu karena statusnya tidak diakui negara.  Namun, komunitas yang diakui pemerintah tidak memiliki masalah dengan uskup dari komunitas bawah tanah.

Uskup John Baptist Tan Yanquan dari Keuskupan Nanning tetangganya, dan uskup yang diakui pemerintah sebagai uskup dari provinsi Guanxi, mengatakan kepada ucanews.com bahwa pihaknya tidak mencampuri urusan keuskupan lain.

“Namun,” katanya, “adalah tidak pantas kalau abu tidak dimakamkan di tempat yang layak, tidak peduli siapa orang itu. Keuskupan itu bisa menempatkan guci di belakang altar atau di sudut gereja untuk mengenang uskup itu.”

Pastor Yang berharap masalah ini akan diselesaikan hingga Peringatan Arwah Semua Orang Beriman 2014 karena kini keluarga Uskup Cai telah membeli sebidang tanah lain di samping Gereja Xiwang.

Suster: Six years on, a bishop remains unburied

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kemajuan sosial di Indonesia kala perempuan menerima penghargaan
  2. Presiden SBY dinilai kurang mampu menjaga keberagaman
  3. Pesan 'Urbi et Orbi' Paus Fransiskus pada Hari Raya Paskah 2014
  4. “Keselamatan akan segera datang kepada saya," tulis Asia Bibi dari balik jeruji besi
  5. Ribuan umat Islam hadiri deklarasi anti-Syiah di Bandung
  6. Tim delapan kardinal mulai membahas lagi reformasi
  7. Presiden ucapkan selamat Paskah
  8. Pria Kristen dibunuh karena tolak masuk Islam
  9. Komnas HAM: Aliansi tak berhak larang ajaran Syiah
  10. Umat Katolik Papua Nugini menghormati misionaris pertama
  1. Kemajuan sosial di Indonesia kala perempuan menerima penghargaan
  2. Pria Kristen dibunuh karena tolak masuk Islam
  3. Penerapan Hukum Syariah di Brunei mengancam orang Kristen
  4. Uskup pimpin Misa Paskah bersama penderita kusta
  5. Pertanyaan muncul terkait kanonisasi yang cepat terhadap dua Paus
  6. Presiden SBY dinilai kurang mampu menjaga keberagaman
  7. NGO desak hukuman lebih berat untuk pelaku kejahatan seksual terhadap anak
  8. Umat Katolik Papua Nugini menghormati misionaris pertama
  9. Hari Bumi, pemuka agama jadi kunci pelestarian lingkungan
  10. Imam anti-nuklir berjuang jadi anggota parlemen
  1. hmmm..semoga saja isa di tata dengan baik oleh pengurus dengan di bantu pemerint...
    Said kornelius,.. on 2014-04-19 09:49:00
  2. Setuju Romo....rakyat butuh media untuk bisa benar-benar mengenal calon presiden...
    Said Fransisca Ninin Nilamsari on 2014-04-17 19:59:00
  3. Ternyata anak2 ke sekolah tetap harus dijaga orang tua atau utusannya. Sekolah,...
    Said on 2014-04-17 08:02:00
  4. Niat baik dan bersahabat patut disambut baik dan dihargai. Mengapa tidak disebu...
    Said on 2014-04-17 07:45:00
  5. Setuju Romo, kita membutuhkan Pemimpin yang sungguh-sungguh memiliki komitmen un...
    Said Wahyu Handoko Yulianto on 2014-04-17 06:50:00
  6. Terima kasih Mgr. Koo. Kisah hidup yang menjadi inspirasi bagi kami utk memperta...
    Said corry on 2014-04-10 12:42:00
  7. Ria: sy jg geram dengan tindakan mantan pastor ini, yg akhirnya membuat nama Ger...
    Said corry on 2014-04-10 12:27:00
  8. Dimana2 orang Kristen dianiaya, dikambinghitamkan dgn alasan ini itu yg tdk terb...
    Said Corry on 2014-04-10 11:48:00
  9. Aneh negeri ini jg presiden odong2. Ini bukan negara muslim, shg seenaknya mener...
    Said Corry on 2014-04-10 11:41:00
  10. Metode blusukan memang telah dilakukan oleh Yesus dan juga para nabi, sehingga p...
    Said Hadrianus Wardjito on 2014-04-07 20:47:00
UCAN India Books Online